PT Semen Padang meraih Penghargaan Subroto 2023 untuk kategori program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Terinovatif Komoditas Mineral Bukan Logam pada ajang Penganugerahan Penghargaan Subroto 2023 yang digelar Kementerian ESDM, Jumat (29/9/2023).

Penghargaan Subroto merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Kementerian ESDM kepada para pemangku kepentingan yang telah melakukan kinerja terbaik dalam memajukan sektor energi dan sumber daya mineral di Indonesia

Dilansir dari laman www.semenpadang.co.id, penghargaan tersebut berhasil diraih berkat program unggulan dalam Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat, yaitu Penyelamatan Ikan Bilih Endemik Sumatera Barat (Sumbar) yang telah dimulai sejak tahun 2018.

PT Semen Padang bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bung Hatta (UBH), melakukan konservasi ikan bilih di space Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) PT Semen Padang dengan membuat kolam ikan yang dilengkapi dengan tempat pemijahan.

Konservasi ikan bilih merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat. Konservasi terhadap ikan endemik Danau Singkarak itu dilakukan karena populasinya terancam punah akibat eksploitasi yang dilakukan secara masif oleh nelayan di Danau Singkarak

Disebutkan juga di space Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) PT Semen Padang, selain menyediakan kolam-kolam ikan, juga disediakan laboratorium pemijahan. Hasilnya, sudah lebih dari 7000 ikan bilih hasil pemijahan yang telah disebar ke Danau Singkarak.

Selain menyebar ikan bilih hasil pemijahan, bersama dengan LPPM Universitas Bung Hatta, PT Semen Padang juga membuat space suaka perikanan (reservat) di Jorong Batu Baraguang, Nagari Sumpur, Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar.

Prof. Dr. Ir. Hafrijal Syandri,MS dari LPPM Universitas Bung Hatta menyebutkan, bahwa konservasi ikan bilih ini telah dimulai pada bulan Juni 2018. Kegiatan diawali dengan survei dan identifikasi sungai yang sesuai dengan habitat ikan bilih di aliran sungai di kawasan lapangan golf PT Semen Padang.

Disebutkan Prof.Hafrijal, bahwa keterlibatan Universitas Bung Hatta dalam konservasi ikan bilih adalah suatu bentuk kontribusi UBH, melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) yang didukung oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UBH. ┬ôSebagai upaya mempertahankan eksistensi ikan bilih di Danau Singkarak,” imbuh Prof.Hafrijal.(*indrawadi)