Tag: Salah

5 Program PKK Orwama UNJA Siap Bangun Desa, Salah Satunya Sekolah Perempuan Entrepreneur

MENDALO,- Universitas Jambi (UNJA) melaksanakan kegiatan ‘Pelepasan dan Pembekalan Mahasiswa Penerima PPK Ormawa’ di Ruang Rapat Senat, Gedung Rektorat UNJA Mendalo, pada hari Selasa (18/7/2023).

Sebanyak 5 kelompok yang terdiri dari 68 mahasiswa UNJA dinyatakan lolos PPK Ormawa yang didanai maksimal 40 juta Rupiah oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Diktiristek. 5 kelompok tersebut terdiri dari 3 fakultas, yaitu Faperta 2 kelompok, FKIP 2 kelompok, dan FKIK 1 kelompok.

PPK Ormawa sendiri merupakan program yang membangun kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) melalui berbagai proses dimana Perguruan Tinggi mempromosikan Ormawa dan diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.

Nantinya 5 kelompok PPK Ormawa tersebut akan melaksanakan programnya di 5 daerah berbeda, yaitu di Kelurahan Legok, Desa Kasang Pudak, Desa Serasah, Desa Teluk Kecamatan Pemayung, dan Kelurahan Mudung Laut.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Ir. Teja Kaswari, M.Sc., Lurah Mudung Laut, dan para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni yang ada di lingkup UNJA.

Dalam acara pembekalan tersebut Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UNJA juga turut memberikan sosialisasi berupa edukasi dalam mencegah terjadinya kekerasan seksual bagi para mahasiswa yang akan melaksanakan praktek di lapangan.

Rincian program dari 5 kelompok PKK Ormawa tersebut antara lain:

  • Kelurahan Sehat: Program Penguatan Kesehatan Berbasis Literasi Kesehatan Sebagai Upaya Mengatasi Pernikahan Dini untuk Menekan Angka Stunting di Kelurahan Legok;
  • Rumah Srikandi: Sekolah Perempuan sebagai Upaya Pengembangan Entrepreneur Guna Menunjang Perekonomian Masyarakat Desa Kasang Pudak;
  • Implementasi Konsep “Zero Waste Manufacturing Administration” Bidang Pertanian: Dari Pengolahan Limbah Sawit dan Pengomposan Limbah Ternak Serta Pemanfaatannya di Desa Serasah;
  • Pemberdayaan Masyarakat Melalui Produk Lokal Sebagai Eskalasi Ekonomi dengan Diversifikasi Olahan Kacang Tanah (Arachis Hypogae) di Desa Teluk Kecamatan Pemayung;
  • Pemberdayaan Rumah Pohon Kajanglako sebagai Program Pengembangan Seni dan Budaya Melayu Jambi, Kelurahan Mudung Laut Kota Jambi.

Ketua PPK Ormawa UNJA, Dr. Supian, S.Ag., M.A., berharap PPK Ormawa tahun ini bisa memberikan sesuatu yang bermakna dan lebih baik lagi.

“Alhamdulillah tahun ini ada 5 proposal mahasiswa kita yang lolos pendaan PPK Ormawa. Mudah-mudahan nanti insyaAllah bisa survive dan menjadi abdidaya. Contoh nyata karya PPK Ormawa yang dulu namanya PHP2D di Desa Kebun Nanas di Tangkit. Semoga tahun ini bisa menjadi lebih baik lagi dibandingkan yang sebelumnya,” tutur Dr. Supian.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Ir. Teja Kaswari, M.Sc., menyampaikan pesan pembekalan kepada para mahasiswa.

“Kegiatan ini adalah kegiatan yang diusulkan organisasi mahasiswa ke pusat, makanya harus dikawal betul pelaksanaan dan capaian goal menjadi abdidaya. Kami titip betul kepada pemerintah desa untuk mengawal betul mahasiswa kami. Jangan sampai terjadi hal-hal yang negatif ditampilkan mahasiswa kita. Di Mudung Laut juga terkenal dengan daerah yang agamis, perhatikan betul bagaimana kehidupan bermasyarakat di sana. Satgas PPKS UNJA juga nanti mohon diberikan materi tentang PPKS kepada para mahasiswa,” ujar Dr. Teja.

Kegiatan pelepasan ditutup dengan pemasangan almamater kepada perwakilan mahasiswa sebagai seremoni simbolis.

Dimas Anugrah Adiyadmo / HUMAS


Put up Views: 12


Rektor UMJ: Pendidikan Merupakan Salah Satu Parameter Pembangunan

Salah satu parameter untuk mengukur indeks pembangunan manusia adalah pendidikan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia yaitu dengan cara melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Hal tersebut disampaikan Rektor UMJ Dr. Ma’mun Murod, S.Sos., M.Si., pada gelaran Yudisium dan Tasyakuran Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta (FAI UMJ) dengan mengusung tema Meningkatkan Kualitas dan Integritas Lulusan yang Unggul, Mandiri dan Berdaya Saing International bertempat di Gedung Aula FEB UMJ Jum’at (16/06/2023).

Baca juga : Kunjungan FAI UAD ke FAI UMJ Jelang Akreditasi

Sebanyak 124 Mahasiswa dinyatakan lulus dalam agenda yudisium program Sarjana dan Pascasarjana periode semester ganjil tahun akademik 2022/2022 dihadiri oleh Rektor UMJ Dr. Ma’mun Murod, S.Sos., M.Si., Dekan FAI UMJ, Dr. Sopa, M.Ag. Wadek I Busahdiar, M.A. Wadek II Dra. Romlah, M.Pd., Wadek III Nurhadi, S.Ag., M.A. serta seluruh sivitas akademika FAI UMJ.

Dalam hal ini, ketua pelaksana yudisium FAI UMJ Dina Febriani Darmansyah, S.E., M.M. melaporkan sebanyak 124 mahasiswa dinyatakan lulus dari program studi jenjang S1 Pendidikan Agama Islam sebanyak 70 mahasiswa, Hukum Keluarga Islam sebanyak 6 mahasiswa, Komunikasi Penyiaran Islam sebanyak 24 mahasiswa, Perbankan Syariah sebanyak 2 mahasiswa, Manajemen Zakat dan Waqaf sebanyak 3 mahasiswa, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah sebanyak 8 mahasiswa, dan Program S2 Magister Studi Islam sebanyak 11 mahasiswa.

Dekan FAI UMJ Dr. Sopa, M.Ag. mengucapkan selamat dan syukur kepada calon sarjana FAI UMJ yang telah menyelesaikan studinya baik pada jenjang S1 maupun S2. Hal ini, Sopa sampaikan sesuai dengan surat Luqman ayat 12 tentang makna bersyukur.

“Tidak semua yang masuk kuliah dapat menyelesaikan tugas kuliahnya dan tidak sedikit juga yang putus ditengah jalan. Maka dari itu lulusnya para calon sarjana ini patut untuk disyukuri,” ungkap Sopa.

Tidak hanya itu, Sopa pun berpesan agar calon sarjana tidak berhenti belajar sampai jenjang S1/S2 saja melainkan dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya. Layanan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk jenjang S2/S3 disampaikan Sopa bahwa banyak keuntungan yang akan diterima dari beasiswa LPDP tersebut seperti tunjangan kuliah, hingga biaya hidup.

Rektor UMJ Dr. Ma’mun Murod, S.Sos., M.Si. berpesan pada peserta yudisium bahwa perintah mencari ilmu hukumnya wajib. Lebih lanjut, Ma’mun menyampaikan bahwa dalam konteks pendidikan islam tidak ada istilah deskriminasi antara laki-laki dan perempuan yang ada hanya pada perannya saja.

“Deskriminasi antara laki-laki dan perempuan pada konteks pendidikan ini sering sqlah dipahami pada beberapa negara yang memiliki pemikiran tekstual dan kolot. Bisa dilihat dari sisi kualitas pendidikan ditingkat ASEAN belum berdiri pada posisi terhormat jika dibandingkan dengan negara tetangga. Padahal Indonesia ini negara yang satu-satunya dikonstitusikan sebanyak 20% untuk pendidikan,” tegas Ma’mun.

Ma’mun berharap pola pikir peserta yudisium yang sebentar lagi akan menjadi alumni dapat menghadirkan Muhammadiyah di tengah-tengah masyarakat. Dimana Muhammadiyah selalu menatap kedepan terkait spirit kemajuan dalam bermasyarakat.

“Tentu kita semua sudah paham perbedaan kemajuan spirit bermuhammadiyah dengan yang lainnya, paling tidak saat ada pertentangan ditengah masyarakat kalian dapat melerai dan meluruskannnya,” ungkap Ma’mun.

Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi beasiswa LPDP yang disampaikan langsung oleh Kaprodi Manajemen Studi Islam M. Hilali Basya, MA., Ph.D. sekaligus peninjau pengajuan proposal beasiswa calon penerima LPDP.

Hilali menyampaikan betapa pentingnya menyiapkan diri dalam menggali informasi beasiswa yang dituju. Seperti mengetahui 4 hal utama sebelum mencari beasiswa baik pada kompetensi kepribadian, rencana studi, kompetensi menyelesaikan studi, hingga rencana setelah studi harus matang dipersiapkan.

“Karena beasiswa ini tidak hanya menyediakan beasiwa kuliah saja melainkan ada beberapa hal seperti penelitian, pengabdian masyarakat hingga uang saku yang nantinya akan dibiayai,” ungkap Hilali.

Dalam kompetensi kepribadian, Hilali menjelaskan bahwa ketangguhan dalam menjalani kesulitan seperti peran dalam mengelola organisasi, lembaga atau kegiatan, hingga orientasi berprestasi.

Tidak hanya itu saja, rencana studi sebelum mendaftar beasiswa pun perlu dibuat rancangannya terkait pertimbangan memilih prodi dan universitas, memenuhi syarat kampus yang dituju, hingga relevansi prodi dengan pekerjaan/aktivitas saat ini.

Dilanjut dengan laporan mahasiswa terbaik FAI UMJ periode 2022/2023 yakni Muhammad Dafa Akmal IPK 3,84 predikat pujian, Imam Hanafi IPK 3,53 predikat pujian, dan Andini Febriani IPK 3,87 predikat pujian dari program S1. Sedangkan dari program studi S2 yakni Saiful Bahri IPK 3,88 predikat pujian.

Muhammad Dafa salah satu peserta yudisium terbaik menyampaikan terdapat 6 hal dalam proses mencari ilmu menurut syekh Ali Jumroh. Pertama, kecerdasan dimana seorang guru adalah pintu utama pendidikan. Kedua, semangat terus menerus terhadap apa yang diusahakan. Ketiga, bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu agar bermanfaat. Keempat, kecukupan biaya. Kelima, bimbingan seorang guru atau bersahabat dengan guru. Keenam, membutuhkan waktu lama dalam memperoleh ilmu.

“Setiap individu memiliki goal untuk mencapai itu semua dengan dibuktikan adanya sebuah kerja keras, proses, untuk meraih terhadap lika liku kehidupan, surga telah diwariskan kepada kalian dari apa yang kalian telah diusahakan,” ungkap Dafa.

Selain Dafa, kesan dan pesan pun disampaikan oleh perwakilan orang tua dari peserta yudisium terbaik Dolly Novaruddin Siregar, S.E. yang menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi positif kepada UMJ karena telah berhasil mendidik dan mengantarkan para calon sarjana dalam menyelesaikan studinya.

“Kami sangat bahagia dan bangga putra dan putri kami telah mendapat bekal untuk dapat menatap masa depan menjadi lebih baik, tidak hanya itu teruntuk calon sarjana agama islam tentu setelah lulus jangan membuat kalian takabur namun pencapaian tersebut dapat dijadikan pendorong untuk meraih kesuksesan dimasa mendatang,” tutup Dolly.

Gelaran yudisium diakhiri dengan kemeriahan lantunan lagu melayu yang dibawakan oleh Siti Mardotillah mahasiswi prodi Komunikasi Penyiaran Islam dengan judul lagu Zapin Melayu dan Laksana Raja Dilaut. Kemeriahan pun turut diikuti oleh seluruh peserta yudisium dan segenap sivitas akademika FAI UMJ.

Editor : Tria Patrianti


1