Tag: PTMA

Prodi PAUD UMJ Jadi Tuan Rumah Rakernas APG PAUD/PIAUD se- PTMA


5

Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (PAUD FIP UMJ) menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke- 1 Asosiasi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini/Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (APG PAUD/PIAUD) se- Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) bertajuk PG-PAUD PTMA Menuju Indonesia Emas. Acara akan berlangsung sejak 16-17 November 2023, di Gedung Rektorat lama UMJ.

Baca juga : Dosen dan Mahasiswa PBSI FIP UMJ Mengisi Acara Competition Bahasa dan Sastra Media Indonesia

PG PAUD UMJ merupakan prodi pertama perguruan tinggi swasta yang memperoleh akreditasi A di tahun 2019 dan berproses menjadi unggul pada tahun 2022, sehingga dalam hal ini diharapkan mampu menularkan hal-hal positif kepada PTMA lainnya.

Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., menyambut hangat kedatangan APG PAUD se-PTMA. Ma’mun mengatakan kegiatan ini perlu dilaksanakan untuk berproses dan menata kedepan terutama yang berkaitan dengan tema Rakernas. Menurutnya, primary perwujudan Indonesia Emas berangkat dari prodi PG PAUD sebagai dasar dari proses pendidikan.

Ma’mun berharap melalui Rakernas ini dapat mengatasi beberapa permasalahan yang ada seperti kondisi stunting, bullying, pendidikan dan sebagainya. “Kalau dikaitkan dengan konteks politik, pendidikan kita bisa disebut gagal karena tidak mampu melahirkan orang-orang yang berintegritas. Saya berharap dari Rakernas ini kita tidak boleh alergi dengan politik, karena semua ada kaitannya dengan politik. Justru itu kita harus punya primary yang serius apalagi PAUD yang paling dasar,” ujar Ma’mun sekaligus membuka acara.

Pada kesempatan yang sama, Ketua APG PAUD/PIAUD PTMA, Dr. Tasrif, mengatakan ini merupakan Rakernas pertama yang dilaksanakan dalam dua periode. Goal utama dari kegiatan ini adalah bagaimana menaikkan akreditasi Prodi PAUD untuk bisa berdaya saing dengan perguruan tinggi lainnya.

“Melalui Rakernas ini kami berharap akan menghasilkan program kerja yang berhubungan dengan pengembangan prodi itu sendiri,” ungkap Tasyrif.

Lebih lanjut Wakil Dekan II FIP UMJ sekaligus ketua panitia Rakernas, Dr. Diah Andika Sri, M.Pd., mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan seluruh Prodi PG PAUD PTMA agar bisa berkolaborasi meningkatkan prestasi, baik dosen maupun mahasiswa untuk memetakan prodi yang unggul dan yang belum unggul.

“Kami berharap prodi PG PAUD bisa saling bahu-membahu untuk mendukung kemajuan bersama, melahirkan prodi yang tangguh untuk berkontribusi di dunia pendidikan usia dini dan melahirkan kebijakan yang memengaruhi pendidikan anak usia dini di Indonesia,” ujar Diah.

Kegiatan terdiri dari beberapa rangkaian perlombaan yang telah berlangsung sejak bulan Juli, mulai dari sosialisasi hingga proses penilaian. Ada tiga jenis perlombaan yang berhubungan dengan kreatifitas pendidikan untuk anak usia dini yaitu mendongeng, alat permainan edukatif, dan tari pendidikan yang dikhususkan untuk mahasiswa. Dari perlombaan ini diharapkan lahir calon guru yang kreatif dan mampu menghadapi tantangan di Indonesia emas. Pada kegiatan ini turut hadir kaprodi PG PAUD di lingkungan PTMA.

Editor : Dian Fauzalia

UMJ Jalin Kerja Sama Dengan UNMUHA Perkuat Catur Dharma di PTMA

Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., (kiri) dan Rektor UNMUHA Dr. Aslam Nur, M.A (kanan) saat perlihatkan lembar memorandum of understanding, di Ruang Rektor Gedung Muhammadiyah Civilazation Heart, Jumat (20/10/2023).

Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) terima kunjungan sekaligus jalin kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA), di Ruang Rektor Gedung Civilization Heart, Jumat (20/10/23).

Baca juga : UMJ Jalin Kerja Sama dengan BNN

Kerja sama diresmikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., dan Rektor UNMUHA Dr. Aslam Nur, M.A. Kerja sama yang disepakati tersebut sebagai pelaksanaan Catur Dharma meliputi bidang pendidikan, penelitian, Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK), hingga pertukaran mahasiswa.

“Kerja sama ini melingkupi Catur Dharma, karna kami berada dalam lingkungan PTMA (Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah). Tentu, yang lainnya kami berharap ada riset-riset kolaborasi untuk menunjang akreditasi Perguran Tinggi,” ungkap Ma’mun.

Ma’mun menambahkan bahwa PTMA perlu memiliki sinergi dalam memajukan Muhammadiyah. “Kita berbicara pengembangan Muhammadiyah di Jakarta dan Aceh, Kita harus memiliki semangat yang sama dengan melakukan kerja sama lainnya,” ujar Ma’mun saat dimintai keterangan usai pertemuan.

Ma’mun didampingi oleh Wakil Rektor I Dr. Muhammad Hadi, S.Kp., M.Kep bersama Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Dr. Endang Zakaria, MH., menerima kedatangan Rektor UNMUHA beserta Kepala Biro Administrasi Umum Dr. Nuzulman, S.E., M.Si., dan Tim Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Zulkifli Umar, S.E., M.Si.

Nuzulman mengungkapkan bahwa kunjungan ini sangat berarti dan berharga dalam membangun ikatan antar universitas dilingkungan PTMA. Nuzulman berharap hasil Kerja sama ini segera ditindaklanjuti oleh Fakultas dalam bentuk Memorandum of Settlement (MOA).

Baca juga : Dian Fauzalia


14

UMJ Jadi Kampus Pertama Terapkan IKU di PTMA

Badan Pimpinan Harian Universitas Muhammadiyah Jakarta, Drs. Abdul Cebba, AK., M.BA., CA., CPA., saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan IKU pimpinan di Auditorium Fakultas Pendidikan, Kamis, (14/09/2023).

Anggota Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Drs. Abdul Cebba, AK., M.BA., CA., CPA., menyampaikan bahwa UMJ menjadi kampus pertama di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) yang menerapkan Indeks Kinerja Utama (IKU). Hal ini disampaikan Cebba dalam acara penandatanganan IKU di Auditorium Fakultas Ilmu Pendidikan, Kamis (14/09/2023).

Baca juga : UMJ Lakukan Penandatanganan IKU Pimpinan Periode 2023-2024

“IKU di UMJ ini akan menjadi mannequin atau rujukan untuk seluruh PTMA. Sistem ini akan mengedepankan tata kelola dan target-target yang luar biasa. Tentunya, hal itu terkait dengan kinerja setiap Sumber Daya Manusia (SDM) dan utamanya lagi, kinerja perguruan tinggi untuk dicapai oleh setiap unit,” jelas Cebba saat ditemui diakhir acara penandatanganan IKU.

IKU merupakan dasar individu dalam berkinerja mulai rektor, wakil rektor, pimpinan di lingkungan rektorat maupun fakultas. Dalam penerapan IKU akan terlihat pencapaian dalam satu tahun dan dapat menjadi bahan evaluasi .

Menurut Cebba, keberhasilan IKU harus dicapai dengan menurunkannya kepada seluruh pimpinan di UMJ. “Harapannya adalah bagaimana mendorong ketercapaian baik IKU yang dituangkan dari PP Muhammadiyah, maupun untuk rencana strategis, termasuk visi-misi UMJ,” tambah Cebba.

Lebih lanjut, Cebba menjelaskan bahwa perlu dibangun kebersamaan dalam rangkai mencapai IKU. Karena, IKU ini merupakan sistem fashionable yang sudah dibangun di perguruan tinggi lainnya. “Oleh karena itu, UMJ adalah kampus pertama yang menjalankan sistem ini di lingkungan PTMA, sehingga kita bisa menuju world class college, termasuk membangun peradaban fashionable yang islami,” ungkap Cebba.

Terakhir, ia menegaskan semua yang dibangun ini merupakan untuk kebaikan UMJ bukan untuk kepentingan pribadi. Ia juga berharap bahwa program ini menjadi budaya sehingga setiap pimpinan dituntut memberikan kontribusi demi kemajuan UMJ.

Editor : Tria Patrianti


24

FISIP UMJ Gelar Workshop Kurikulum Administrasi Publik Bersama Seluruh PTMA

Program Studi Ilmu Administrasi Publik di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia menggelar Workshop Kurikulum secara daring dengan tema “Pengembangan Kapasitas Administrator Publik dalam Period Society 5.0” di Aula Kasman Singodimedjo pada Kamis, (22/06/2023).

Baca juga : Empat Prinsip Tingkatkan Kualitas Lulusan Sarjana Gizi

Workshop Kurikulum yang berfokus pada pengembangan kapasitas Administrasi Publik dalam period Society 5.0. Acara ini menjadi magnet bagi para dosen di bidang Administrasi Publik yang ingin mengikuti perkembangan terkini dalam menghadapi tantangan masa depan.

Workshop Kurikulum yang digelar oleh prodi Administrasi Publik FISIP UMJ tersebut menjadi ajang diskusi dan pertukaran ide antara dosen yang berasal dari di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Prodi Administrasi Negara/Publik Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah (APSANP PTMA).

Tujuan utama dari Workshop Kurikulum ini adalah mengidentifikasi dan membahas perubahan yang dihadapi oleh Administrasi Publik dalam period Society 5.0, serta mengembangkan strategi dan keahlian yang diperlukan untuk menghadapinya.

Para narasumber yang dihadirkan dalam Workshop Kurikulum adalah pakar di bidang Administrasi Publik yang telah memiliki pengalaman luas dan pemahaman mendalam tentang Society 5.0. Mereka membahas berbagai aspek kunci seperti pemanfaatan teknologi terkini, adaptasi kebijakan publik, perubahan dalam tata kelola organisasi pemerintahan dan Kurikulum.

Prof. Dr. Tobroni, M.Si (Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah) Sudibyo Aji Wijaksono, S.T., M.P.A. (Deputi Bidang Sumberdaya Manusia Aparatur Kemenpan RB) Dr. Khoirul Muluk (Wakil Ketua IAPA) dihadirkan sebagai narasumber dalam kegiatan ini.

Prof. Dr Tobroni, M.Si. menyampaikan gagasanya dengan tema Integrasi Keilmuan Administrasi Publik dengan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Menurutnya bahwa kehidupan saat ini tidak dapat dipisahkan dari pengaruh yang signifikan dari ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) serta agama. IPTEK telah memberikan kemajuan yang luar biasa dan solusi untuk tantangan yang dihadapi manusia.

“Penguatan kurikulum  berbasi IPTEK secara konseptual harus mencakup teori dan metode pendidikan, substantif pendidikan, tujuan pendidikan, dan filosofi pendidikan serta harus sejalan dan diintegrasikan dengan Islam dalam bentuk ilmu pengetahuan dengan kebenaran Al-Qur’an dan Hadits”, jelas Tabroni.

Sementara itu Sudibyo Aji Wijaksono, S.T., M.P.A. dalam temanya Kompetensi Lulusan Prodi Administrasi Publik bagi Pengguna. Menjelaskan bahwa saat ini masih banyak permasalahan publik yang menjadi persoalan besar seperti pengangguran, ketimpangan pendidikan, dan masalah kesehatan.

Sudibdyo juga berbicara mengenai solusi dari permasalahan tersebut bisa kita lakukan melalui Rumusan PP Manajemen Pegawai ASN yang mencabut 307 peraturan dan sebagian dari 16 peraturan harus didukung dengan improve expertise mahasiswa Administrasi Publik dan Analis Kebijakan. Diharapkan dengan adanya solusi tersebut dapat membuat ASN bekerja lebih profesional dan dapat mengatasi tantangan dan masalah publik.

Dalam kesempatan yang sama Dr. Khairul Muluk, M.Si dengan tema materi Kurikulum Administrasi Publik Berbasis OBE dan Persiapan Akreditasi LAMSPAK. Menjelaskan  bahwa kurikulum administrasi publik saat ini berbasis OBE (Final result Primarily based Schooling). OBE merupakan pendekatan kurikulum yang menekankan keberlanjutan pada proses pembelajaran secara inovatif, interaktif dan efektif.

Khairul juga membahas  dan menjelaskan Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK) sebagai instrumen penyusunan akreditasi yang diinisiasi oleh organisasi program studi Administrasi Publik, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Politik dan Asosiasi Profesi. Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) bertugas untuk menyusun, melakukan, menerbitkan, membangun dan mengembangkan instrumen akreditasi program studi perguruan tinggi.

Workshop Kurikulum  di laksanakan selama dua hari dari Rabu (21/06/2023) hingga Kamis (22/06/2023) di lanjutkan dengan agenda terakhir Musyawarah Nasional APSANP PTMA untuk membahas dan pengesahan AD/ART dan pemilihan formatur.

Kegiatan ini di hadir oleh Dekan FISIP UMJ Dr. Evi Satispi, M.Si., Wakil Dekan I FISIP UMJ Drs. H. Moh. Amin Tohari, M.Si., Wakil Dekan II Djoni Gunanto, S.IP.,M.SI, Wakil Dekan III Dr. Fal. Harmonis, M.Si. dan Dosen di lingkungan FISIP UMJ.

Editor : Budiman


1