Tag: Progres

UNJA Sambut Tim Assessment Mission AKSI-ADB, Evaluasi Progres Pembangunan 9 Gedung Baru

JAMBI,- Universitas Jambi (UNJA) menerima kunjungan tim Assessment Mission Challenge ‘Advance Data and Abilities for Sustainable Progress – Asian Improvement Financial institution’ (AKSI-ADB) pada 28 – 29 November 2023. Kegiatan tersebut dilaksanakan di 9 lokasi pembangunan gedung baru UNJA dari AKSI-ADB.

Civitas akademika UNJA yang hadir menerima kunjungan tim Assessment Mission tersebut antara lain: Rektor UNJA, Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc., Ph.D.; Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Ir. H. Yusrizal, M.Sc.; Challenge Supervisor AKSI-ADB UNJA, Prof. Dr. Ir. Zulkarnain, M.Hort.Sc.; Koordinator Bidang Manajemen Aset Pejabat Pembuat Komitmen AKSI-ADB Challenge, Ir. M. Nuklirullah, S.T., M.Eng.; serta beberapa pimpinan fakultas di lingkungan UNJA.

Tim Assessment Mission ADB yang diketuai Sutarum Wiryono, hadir bersama dengan perwakilan Direktorat Sumber Daya – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), stakehoders ADB, Challenge Administration Unit (PMU), serta Challenge Implementation Unit (PIU).

Kegiatan diawali pada hari pertama dengan kunjungan ke lokasi proyek pembangunan gedung baru Pascasarjana di Kampus Telanaipura, lalu dilanjutkan kunjungan ke lokasi gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) di Kampus Buluran. Setelah melakukan kunjungan, kegiatan ditutup dengan diskusi di Ruang Rapat Dekan FKIK UNJA terkait pemaparan kemajuan proyek secara umum oleh Challenge Supervisor AKSI-ADB, serta diikuti oleh pemaparan rinci oleh PT WIKA terkait pelaksanaan pembangunan 3 gedung CWJ-01.

Tim WIKA menjelaskan bahwa realisasi progres pembangunan paket CWJ-01 yang dikerjakan saat ini sebesar  55,297 %. Paket  CWJ-01 ini terdiri dari 3 gedung, yaitu gedung FKIK, Pascasarjana, dan UNIFAC.

Kegiatan pada hari kedua dimulai dengan discussion board diskusi di Ruang Rapat Senat UNJA Mendalo bersama PT. Nindya Karya terkait pemaparan information umum CWJ-02 dengan realisasi progres sebesar 61,310 %. CWJ-02 sendiri terdiri dari 6 gedung, yaitu 3 gedung Built-in Classroom, 1 gedung Pupil Middle,1 gedung Laboratorium Sosial, dan 1 gedung Laboratorium Sains.

Rapat ini juga membahas dinamika  apa saja yang dihadapi dan bagaimana cara penyelesaiannya. Rapat dibagi menjadi 3 sesi, yang pertama membahas terkait civil work, dilanjutkan dengan membahas gentle program, dan finance proyek AKSI.

Wakil Rektor Bidang Umum Dan Keuangan Ir. H. Yusrizal, M.Sc., menyampaikan perlunya melakukan diskusi setelah meninjau ke lapangan.

“Setelah kita melakukan tinjauan ke lapangan, saya pikir memang penting untuk kita melakukan diskusi terhadap dinamika apa saja  yang ada di lapangan dan bagaimana untuk menindaklanjutinya,” tutur beliau.

Sutarum Wiryono selaku Ketua Tim Assessment Mission ADB menyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakannya peninjauan.

“Kami dari ADB bersama dengan tim Kementrian Pendidikan, Bappenas, dan Kementerian Keuangan kali ini melakukan overview mission untuk melihat perkembangan Proyek AKSI. Kita disini ingin mengetahui progres telah sampai dimana, apa-apa saja dinamika yang ada di lapangan, dan bagaimana rencana-rencana untuk bisa menyelesaikan sesuai dengan progres waktunya, sejauh mana progresnya sudah terlaksana, dan sementara ini kita lihat progresnya sudah ada kemajuan yang cukup rapi,” ujarnya.

Koordinator Bidang Manajemen Aset Pejabat Pembuat Komitmen AKSI-ADB Challenge, Ir. M. Nuklirullah, S.T., M.Eng., menegaskan komitmen terkait kontrak yang sudah disepakati.

“Jadi yang perlu kita tegaskan terkait proyek pembangunan CWJ-01 maupun CWJ-02 adalah komitmen-komitmen dari seluruh pihak, salah satunya komitmen dari para kontraktor untuk dapat menyelesaikan atau melaksanakan semua sisa pekerjaan dengan tepat waktu sesuai dengan dengan lingkup kontrak yang sudah kita sepakati,” ungkapnya.

Setelah diskusi berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi gedung UNIFAC, Cluster Hexagon, gedung Lab. Sosial, Lab. Sains, dan kemudian diakhiri dengan kunjungan ke lokasi Water Provide dan Remedy.

Dimas Anugrah Adiyadmo / Annisa / HUMAS


Put up Views: 50


Rektor Laporkan Progres MBKM dan Pembangunan 9 Gedung Baru pada Rapat Bersama Dewan Pengawas UNJA

MENDALO,- Jajaran pimpinan Universitas Jambi (UNJA) melaporkan capaian progres pembangunan 9 gedung baru di hadapan para Dewan Pengawas (Dewas) UNJA. Berlangsung di Ruang Rapat Senat Gedung Rektorat, pada hari Kamis (15/6/2023).

Rapat tersebut dipimpin oleh Rektor UNJA, Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc., Ph.D. dengan didampingi seluruh Wakil Rektor. Turut hadir juga Kepala Biro, Ketua Lembaga, Ketua SPT, Kepala UPT, Dekanat, dan tamu undangan lainnya yang ada di lingkup UNJA.

Rektor dalam paparannya menyampaikan beberapa hal, mulai dari perkembangan prestasi mahasiswa, inovasi tematik, capaian PUI-PT, inovasi UNJA pada 2023, pengembangan 9 aplikasi, dan pemanfaatan desa layanan terpadu.

“UNJA serius dalam membangun jembatan antar bidang keilmuan sehingga MBKM terkoneksi secara integratif. Penguatan kerja sama, rekomendasi biaya, serta standarisasi MBKM seperti struktur kurikulum, standar proses, penilaian, suasana akademik, dan pemantauan kerja sama mitra,” ujar Rektor.

“Kami juga menjamin bagaimana pelaksanaaan MBKM menjadi the mind-set untuk mensintesis informasi dan menjadi modal mahasiswa ke depannya. Semua hal yang telah kami lakukan sejak 2020 selalu dipedomankan pada keterkaitan IKU dengan Platform UNJA SMART,” pungkas Rektor.

Selain Rektor, Prof. Dr. Ir. Zulkarnain, M.Hort.Sc., CIQaR., CIQnR. selaku Supervisor Challenge ADB-AKSI UNJA, memaparkan mengenai progres dan laporan lapangan terhadap seluruh gedung baru UNJA yang saat ini sedang dibangun.

“Alhamdulillah deviasi pembangunan gedung baru yang ada di UNJA mendapat poin surplus, sehingga masih on the monitor. Seluruh pembangunan tersebut ditargetkan untuk selesai pada 4 Maret 2024, karena pada Juni 2024 harus sudah mengirikam laporan,” ujar Prof. Zulkarnain.

Dewan Pengawas UNJA lebih memfokuskan penyampaian terhadap saran-saran yang seharusnya dilakukan UNJA dalam transformasinya menuju PTN-BH.

“Harapan kami di Kementerian adalah universitas bisa berkembang bersama dengan cepatnya perkembangan teknologi, seperti contohnya Chat-GPT yang kami rasa sangat membantu kami di Kementerian. Lalu aktualisasi MBKM untuk membuat mahasiswa menjadi pribadi yang siap bekerja dengan teknologi, karena yang kita butuhkan ke depannya adalah orang-orang yang bisa menggunakan teknologi-teknologi tersebut,” ujar Anindito Aditono, Ketua Dewas UNJA.

“Karena saat ini UNJA sedang mempersiapkan diri menuju PTN-BH, kami harap UNJA dapat merumuskan pengaplikasian program-program dan inovasi-inovasi di UNJA menuju PTN-BH. Keterkaitan dengan pembangunan gedung-gedung baru, tadi sudah dipaparkan dengan baik secara teknisnya. Kami hanya ingin mengetahui mengenai peranan auditor terhadap progres pembangunan,” pungkas Dewas.

Setelah melaksanakan rapat, pimpinan UNJA bersama Dewas melaksanakan visitasi ke seluruh proyek pembangunan gedung baru UNJA. Dimulai dari Gedung UNIFAC, Gedung Built-in Classroom, Laboratorium Sains, Laboratorium Sosial, Gedung FKIK, dan Gedung Pascasarjana.

Dimas Anugrah Adiyadmo / HUMAS


Put up Views: 69