Tag: Potensi

WISUDA VII UHN SUGRIWA, REKTOR TEKANKAN PENGEMBANGAN POTENSI DIRI WISUDAWAN

MANGUPURA, UHN SUGRIWA – Rektor UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si beserta Senat dan jajaran melepas 401 wisudawan, Rabu (16/8/2023) bertempat di The Patra Bali Resort & Villas Kuta.

Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda VII UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar dibuka Ketua Senat, Prof. Dr. Drs. I Nengah Lestawi.,M. Si dengan dihadiri oleh 24 orang anggota Senat.

Pada kesempatan itu, Rektor mengucapkan selamat kepada para wisudawan karena sudah berhasil menamatkan diri dari UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Prof. I Gusti Ngurah Sudiana juga berpesan agar mahasiwa lebih kreatif dan aktif dalam mencari peluang di dunia kerja. “Kenali dan kembangkan potensi yang ada pada diri dan jaga nama baik almamater,” pesannya.

Lebih lanjut, Rektor menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerja tim panitia dan dukungan mahasiswa atas terselenggaranya wisuda ini. Rektor pun berterimakasih kepada para dosen yang telah membimbing, mengarahkan dan mendidik mahasiswa, dengan seluruh ilmu pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai ethical.

Adapun 401 wisudawan terdiri dari 190 orang dari Fakulas Dharma Acarya, 28 orang dari Fakultas Brahma Widya, 99 orang dari Fakultas Dharma Duta, dan 84 orang dari Pascasarjana. Lulusan terbaik diraih oleh Ni Putu Diana Sari dari Fakultas Dharma Duta, Program Studi Hukum Hindu dengan IPK : 3,99, predikat dengan Pujian, Ida Ayu Nindia Brahmani Putri dari Program Studi Dharma Acarya, IPK : 4.00, predikat dengan Pujian dan I Made Pasek Subawa, Program Studi Ilmu Agama, IPK : 3.81 predikat dengan Pujian.

Hadir dalam momentum yang baik ini, Direktur Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI secara digital melalui Zoom, Kepala Kantor Wilayah Provinsi Bali yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Pendidikan Hindu, Ketua PHDI Provinsi Bali , Ketua Ikatan Alumni , Ketua Presiden BEM, Ketua DPM, Para Wakil Dekan 1, Wakil Direktur Pascasarjana, serta Pejabat Struktural dan Non Struktural serta Pejabat Fungsional di Lingkungan UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. (nas/sas)
.
Pusdok-Humas-Uhnsugriwa
#uhnsugriwa

Kuliah Pakar UMJ Bahas Potensi Anak Berkebutuhan Khusus

Semua anak memiliki potensi, masih kurang pengembangan terhadap potensi anak berkebutuhan khusus. Perlunya memahami dan mengarahkan potensi anak untuk membangun masa depan dan karakter bagi mereka. Hal ini disampaikan Prof. Akhsanul In’am, Ph.D., saat menyampaikan pidato utama dalam Kuliah Pakar Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta (SPs UMJ) Sabtu (05/08/2023).

Kuliah pakar yang mengusung tema Layanan Anak Berkebutuhan Khusus digelar secara daring dan diikuti oleh mahasiswa SPs UMJ, akademisi dan pakar bidang pendidikan dari berbagai universitas. Selain Direktur Program Pascasarjana Universitas Muhamamdiyah Malang (UMM) Prof. Akhsanul In’am, Ph.D., kuliah umum juga menghadirkan Direktur SPs UMJ Prof. Dr. Masyitoh, M.Ag., dan sederet narasumber dari berbagai universitas.

Narasumber tersebut adalah Dr. Hani Sholihah, M.Ag. (Institut Nahdalatul Ulama Tasikmalaya), Dr. Nur Fajrie, M.Pd. (Universitas Muria Kudus), Dr. Dian Cita Sari, M.Pd.I. (Universitas Islam Negeri), Dr. C. Noorilham Ismail (Universitas Malaya Malaysia), dan Dr. Suharsiwi, M.Pd. (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UMJ).

Salah satu narasumber, Dosen Institut Nahdlatul Ulama Tasikmalaya Dr. Hani Sholihah, M.Ag. memberikan paparan tentang hak anak berkebutuhan khusus.”Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) memiliki hak yang sama seperti anak pada umumnya dan diatur secara undang-undang,” ungkap Hani.

Sementara itu, dosen PGMI UMJ Dr. Suharsiwi, M.Pd., membahas tentang partisipasi layanan Individu Berkebutuhan Khusus (IBK). “Orang tua dan guru perlu memahami karakteristik anak yang berkebutuhan khusus yang nantinya bisa melakukan therapy agar bisa mengarahkan bagaimana potensi anak tersebut. Dukungan dari masyarakat dan pemerintah juga diperlukan,” papar Suharsiwi.

Suharsiwi menambahkan bahwa pendidikan perlu hadir untuk membantu IBK di Indonesia. Hal ini dikarenakan IBK mempunyai banyak variasi sekaligus menjadi tantangan. Adanya komunitas dan dukungan pemerintah kota seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial yang bersinergi dapat membantu penanganan IBK. Salah satunya melalui porgram pelatihan kader Posyandu disabilitas yang menyasar ke setiap desa dengan melibatkan Puskesmas.

Editor: Dinar Meidiana


25

Mahasiswa dan Dosen UST Mengembangkan Desa Wisata Melalui Pemberdayaan Potensi Kearifan Lokal di Candi Umbul – Biro Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Dusun Candi Umbul memiliki potensi untuk dijadikan sebagai desa wisata dengan budaya lokal yang dimilikinya, pesona alam yang asri, objek wisata air hangat serta kuliner yang disajikan di pasar rakyat Candi Umbul merupakan kekayaan tersendiri bagi Candi Umbul untuk dapat menarik wisatawan yang membutuhkan tempat untuk melepas penatnya kehidupan perkotaan dengan menikmati suasana desa yang asri dan sejuk. Namun perlunya pendampingan kepada masyarakat agar memahami potensi yang dimiliki Candi Umbul untuk dapat menjadi desa wisata, sosialisasi kepada masyarakat untuk memberdayakan kearifan lokal serta membimbing masysarakat agar mampu mengelola digital advertising dalam mengenalkna Candi Umbul sebagai desa wisata.

Dosen dan mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa hadir dalam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Candi Umbul, Desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangakan Candi Umbul sebagai Desa wisata dengan memanfaatkan sumberdaya potensi kearifan lokal yang ada di daerah tersebut. Dosen pembimbing dalam pengabdian tersebut diantaranya adalah Dwi Susanto, M.Pd dari Prodi Pendidikan Seni Rupa, Dr. Muhammad Irfan,M.Pd dari Prodi Pendidikan Matematika dan Flora Grace P, S.Psi. Fakultas Psikologi.

Masyarakat yang menjadi sasaran dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah paguyuban UMKM Pasar Rakyat Candi Umbul yang di ketuai oleh Budi Wahono dan Supriyadi sebagai ketua Karangtaruna. Para pelaku UMKM atau pedagang yang menjadi peserta kegiatan workshop ini adalah dari kalangan karangtaruna Rogo Sejati Dusun Candi Umbul. Mayoritas para peserta ini dari kalangan ekomoni  menengah ke bawah yang berjumlah 20 orang, yakni 15 orang sebagai pedang makanan dan minuman sedangkan 5 orang sebagai pedagang kerajinan, mainan anak dan jasa. Sasaran masyarakat lainya yang juga turut serta dalam kegiatan ini diantaranya adalah dari kalangan pengrajin miniature truk atau di sebut Candi Umbul Oleng Group atau “Calem” yang diketuai oleh Ipin. Komunitas ini juga berperan aktif dalam setiap occasion yang di selenggaran oleh paguyuban Pasar Rakyat Candi Umbul dalam rangka turut serta mengisi dan memeriahkan acara juga sebagai ajang kreatifitas para remaja karangtaruna Dusun Candi Umbul dan sekitarnya. Selain itu Candi Umbul juga mempunyai kesenian Warok yang diketuai oleh Prihadi, hingga kini masih dilestarikan sebgai bagian usaha masayarakat untuk mempertahankan warisan budaya lokal.

Dari pengabdaian yang telah dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa UST melalui kegiatan KKN periode 1 periode 2022/2023 ini menjadi langkah yang strategis yang tepat dalam mengembangkan desa wisata Candi Umbul adalah melalui konsep potensi kearifan lokal. Hal ini mencerminkan keberagaman kebudayaan, tradisi, keindahan alam, kerajinan dan lain yang menjadi identitas kemudian menjadi satu konsentrasi destinasi wisata tanpa adanya persaingan dalam merebut wisatawan. Peluang yang dapat dikembangkan desa wisata di Candi Umbul melalui beberapa kekayaan yang dimiliki. Antara lain wisata situs purbakala, petualangan, wisata agro, wisata bahari, wisata kuliner, wisata budaya dan sejarah, dan wisata kreatif.