Tag: Politeknik

UMJ Terima Kunjungan Studi Banding Politeknik STIA LAN Bandung


26

Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menerima kunjungan studi banding atau benchmark Politeknik STIA LAN Bandung. Wakil Rektor II UMJ Dr. Ir. Mutmainah, MM., menyambut pimpinan Politeknik STIA LAN Bandung di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Muhammadiyah Civilization Centre, Rabu (06/12/2023).

Baca juga : Universiti Utara Malaysia Kembali Kunjungi FISIP UMJ

Pada pertemuan itu, Wakil Rektor II didampingi oleh Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Pusat Information, Teknologi, dan Informasi, serta Kantor Kerjasama dan Urusan Internasional. Topik yang menjadi bahasan pada benchmark seputar layanan teknis akademik, pedoman penyelenggaraan pendidikan, pengelolaan sistem atau digitalisasi layanan akademik, integrasi layanan perkuliahan, penelitian dan penunjang lainnya, serta sarana dan prasarana pendukung akademik.

Koordinator Akademik dan Kerja Sama Politeknik STIA LAN Bandung Melati Dewi Asri, S.Pd., M.E., menyampaikan bahwa becnhmarking merupakan upaya untuk menemukan strategi dalam pelayanan dan pengelolaan mahasiswa reguler. Diketahui kampus kedinasan ini mulai menerima mahasiswa reguler sejak bertransformasi kelembagaan menjadi perguruan tinggi vokasi.

“Kami juga sudah benchmark ke perguruan tinggi lain. UMJ salah satu perguruan tinggi tujuan kami, dilihat dari segi kredibilitas dan reputasi dirasa sudah sangat baik. Apalagi jumlah mahasiswa banyak, kami ingin melihat bagaimana pengelolaan dan pelayanannya,” ungkap Melati saat dimintai keterangan seusai pertemuan.

Ia juga mengungkapkan harapannya dapat menjalin hubungan lebih erat dengan UMJ melalui MoU (memorandum of understanding). Hal tersebut mendapat tanggapan positif dari Wakil Rektor II UMJ Dr. Ir. Mutmainah, MM. Menurutnya UMJ juga dapat melakukan studi banding ke Politeknik STIA LAN Bandung.

“Politeknik STIA LAN Bandung adalah kampus negeri yang kekhususannya di bidang administrasi maka UMJ juga bisa melakukan studi banding khususnya untuk FISIP dan FEB. Kerja sama juga dapat dilakukan melalui program pertukaran mahasiswa, pengembangan karir lulusan, dan jejaring dunia kerja,” ujar Mutmainah.

Mutmainah juga menerangkan kunjungan tersebut menunjukkan bahwa UMJ cukup diakui oleh perguruan tinggi di luar DKI Jakarta dan menjadi dorongan semangat bagi UMJ untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada mahasiswa terutama akademik. “Sekarang ini benchmark digitalisasi menjadi dominan. Oleh karenanya pengembangan UMJ di bidang digitalisasi khususnya sistem informasi harus lebih ditingkatkan lagi,” tutupnya.

Editor : Dian Fauzalia

DALAMI BUDAYA BALI, MAHASISWA POLITEKNIK NANYANG SINGAPURA KUNJUNGI UHN SUGRIWA

BANGLI, UHN SUGRIWA – Sekitar 15 mahasiswa dari Singapura belajar budaya Bali ke UHN IGB Sugriwa Denpasar, Jumat (6/10). Mereka berkunjung karena ingin mengetahui pemahaman mendalam lembaga tinggi ini tentang budaya Bali.

Mahasiswa dari Nanyang Polytechnic, Singapore ini ditemani dua dosennya yaitu Tan Garry dan Ayob Bin Ismail. Mereka diterima Wakil Dekan I Fakultas Dharma Duta, Dr. I Gede Sutarya, SST.Par.,M.Ag; Wakil Dekan II, Ni Gusti Ayu Kartika, M.Ag; Wakil Dekan III, Dr. I Dewa Wesnawa; Ketua Jurusan Pariwisata Budaya, Dr. I Wayan Wiwin, SST.Par.,M.Par. dan Sekretaris, Ni Nyoman Sudarningsih, S.Ag.,M.Ag. Sebelum ke kampus, mahasiswa ini telah mengunjungi Desa Wisata Penglipuran, Bangli.

Dr.I Gede Sutarya, SST.Par.,M.Ag menyambut baik kunjungan tersebut dan mengharapkan ada lanjutan kerja sama dengan universitas dari Singapura berupa pertukaran mahasiswa dan praktek kerja ke Negeri Singa tersebut. Dia menyatakan, UHN Sugriwa siap menerima pertukaran mahasiswa dari Singapura untuk belajar kebudayaan dan filsafat. UHN Sugriwa bahkan telah memiliki asrama untuk menampung pertukaran mahasiswa di kampus Bangli. “Kita harapkan kerja sama terus berlanjut,” katanya.

Pada bagian lain, Dr. I Wayan Wiwin, SST.Par.,M.Par menjelaskan tentang konsep desa wisata di Penglipuran. Desa tradisional tersebut dinyatakan menganut konsep Tri Hita Karana, yaitu konsep keharmonisan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan manusia dengan lingkungan. Konsep itu diwujudkan melalui pembagian ruang yang disebut Tri Mandala, yaitu utama mandala, madya mandala, dan nista mandala. “Tri Hita Karana ini menjadi landasan filosofis desa-desa di Bali,” ujarnya.

Sutarya menambahkan, Tri Hita Karana berakar dari filosofis tarian kosmis Siwa, yang disebut Siwanataraja. Pada tarian itu, Siwa membawa senjata Trisula, yang bermakna menuju keharmonisan. Tarian Siwa ini adalah tarian untuk mencapai keharmonisan alam semesta. Tarian ini yang menjadi landasan konsep Tri Hita Karana untuk menuju hubungan harmonis. “Tarian Siwa adalah landasan pembangunan keharmonisan itu,” jelasnya.

Menanggapi penjelasan itu, Garry menyatakan kekagumannya terhadap konsep keharmonisan ini. Hubungan harmonis dengan masyarakat adalah harapan untuk melengkapi Singapura menjadi kota yang berbudaya, tak hanya kota bisnis. Karena itu, ia mengaku ingin belajar lebih dalam lagi dari Bali. “Untuk mengisi itu, kami belajar ke Bali,” ujar dosen senior ini.

Kunjungan mahasiswa ini diakhiri dengan jalan-jalan keliling kampus. mahasiswa menghabiskan waktu banyak bercengkrama dengan rusa-rusa di kampus. Mereka juga tampak antusias memberi makan hewan yang dilindungi tersebut. Pada jalan-jalan tersebut dijelaskan tentang konsep kampus yang berlandaskan Tri Hita Karana, sehingga memiliki tempat suci, perkantoran dan lingkungan yang asri. Para mahasiswa ini mengagumi tata ruang kampus Bangli yang hijau.

Para mahasiswa ini juga sempat bertatap muka dengan para mahasiswa dari Prodi Industri Perjalanan. Mereka sangat menikmati suasana perkenalan antara mahasiswa ini. Suasana ini dibangun untuk mewujudkan UHN Sugriwa sebagai World Class College. Karena itu, mimbar-mimbar akademik yang lebih luas akan terus dibangun dalam rangka ini, melalui berbagai kegiatan.

Sementara itu, Rektor UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. juga menyambut baik kunjungan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa UHN Sugriwa kian dikenal oleh pihak dalam maupun luar negeri. Rektor juga menyatakan dalam waktu dekat akan ada lagi kunjungan sekaligus tambahan kerja sama dengan perguruan tinggi dari Thailand dan Jepang. “Perluasan kerja sama dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi ini merupakan salah satu hal penting dalam rangka UHN menuju World Class College tahun 2033 yang telah dicanangkan Bapak Menteri Agama,” tandasnya. (nas/sas)

.
Pusdok-Humas-Uhnsugriwa
#uhnsugriwa

Akademisi UBL Beri Kuliah Umum di Politeknik Cina

Bandar Lampung – Dr. Eng. Fritz Akhmad Nuzir, dosen Program Studi Arsitektur Universitas Bandar Lampung berikan kuliah umum di Guangxi Fashionable Polytechnic School, Cina. Kuliah umum ini diselenggarakan oleh lembaga Go Examine yang merupakan bagian dari China-ASEAN Technical Training Cooperation Platform pada Senin 26/06/2023.

Materi kuliah umum tentang Digital Building Business disampaikan oleh akademisi UBL ini secara daring, sementara dosen dan ratusan mahasiswa Guangxi Fashionable Polytechnic School berkumpul di aula kampus yang dilengkapi dengan fasilitas audio video trendy dan mengikutinya secara luring. Fritz memaparkan tentang peluang dan potensi digitalisasi dalam dunia konstruksi dengan merespon berbagai tantangan yang ada, khususnya di Indonesia. “Tren Future Building yang berbasis teknologi haruslah mengutamakan pengembangan bisnis konstruksi dan sumber daya manusianya. Salah satunya melalui edukasi di perguruan tinggi, dimana perguruan tinggi memainkan peranan sangat penting dalam pengembangan sumber daya manusia,” terangnya.

Kuliah umum ini diikuti dengan sangat antusias oleh seluruh mahasiswa di sana, terlihat dari interaksi pertanyaan yang diajukan saat sesi diskusi dan tanya jawab. Sebelumnya akademisi UBL yang juga Kepala Pusat Studi Mekatronika dan Otomatisasi UBL, Riza Muhida Ph.D juga pernah diundang untuk memberikan kuliah umum dibidangnya.