Tag: Pengukuhan

6 Guru Besar Baru UNJA Sampaikan Orasi Ilmiah di Acara Pengukuhan

Mendalo- Universitas Jambi (UNJA) kembali mengukuhkan 6 guru besar yang secara resmi mendapatkan SK Kenaikan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen. Pengukuhan dilaksanakan di Balairung Pinang Masak UNJA Mendalo, pada senin (30/10/2023).

Pegukuhan ini merupakan periode ke -3 dari 3 periode pengukuhan Guru Besar baru UNJA. Periode pertama telah di lakukan pada 25 oktober 2023. Periode kedua telah dilakukan pada 26 Oktober 2023.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Senat UNJA, Prof. Dr. Syamsurijal Tan, S.E., M.A. Rektor UNJA, Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc., Ph.D, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Drs. Kamid, M.Si. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Ir. Teja Kaswari, M.Sc. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. rer.nat. Rayandra Asyhar, M.Si. beserta sejumlah anggota senat serta undangan lainnya.

6 Guru Besar baru tersebut berasal dari 4 Fakultas, dengan rincian 2 Guru Besar dari Fakultas Pertanian (Faperta), 2 Guru Besar dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 1 Guru Besar dari Fakultas Peternakan (Fapet) dan 1 Guru Besar dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Berikut nama-nama Guru Besar yang dikukuhkan pada periode ketiga:

– Prof. Dr. Ir. Aswandi, M.Si. (Fakultas Pertanian)
– Prof.Dr. Ir. Edison, M.Sc. (Fakultas Pertanian)
– Prof. Dr. Afrizal, S.E.,M.Si.,Ak.,C.A. (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
– Prof. Dr. Yulmardi, S.E., M.S. (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
– Prof. Dr. Ir. Afzalani, M.P. (Fakultas Peternakan)
– Prof. Dr. Supian, S.Ag, M.Ag. (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)

Pada kegiatan ini Rektor UNJA mengukuhkan secara resmi 6 guru besar UNJA dengan simbolis pemasangan atribut guru besar. Setelah pemasangan atribut selesai dilaksanakan, 6 guru besar tersebut secara bergantian menyampaikan orasi ilmiah di hadapan seluruh pimpinan UNJA dan tamu undangan yang hadir.

Ketua Senat UNJA, Prof. Dr. Syamsurijal Tan, S.E., M.A. Menyempaikan tanggapan dan harapanya terkait 19 Guru Besar yang telah dikukuhkan.

“Guru besar itu merupakan karier tertinggi dari pada seorang dosen kalo jabatan lain itu adalah bonus tapi kalau guru besar atau Profesor itu karier yang harus ditembuh seorang dosen dari awal sampai karir tertinggi, dalam universitas jambi ini juga merupakan salah satu indikator kemajuan dari UNJA kita tahu bahwa tahun 2023 terjadi suatu peningkatan guru besar yang sangat signifikan dalam tiga hari ini kita mengukuhkan 19 Profesor ini artinya UNJA makin maju UNJA menuju Good College makin lama makin terwujud, mudah-mudahan guru besar yang sudah dilantik ikut dapat berkontribusi memajukan UNJA,” ujar beliau.

Rektor UNJA, Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc., Ph.D yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Drs. Kamid, M.Si., menyampaikan ucapan selamat dan harapannya atas Guru Besar yang telah dikukuhkan pada periode ketiga ini.

“Pada hari ini genap 19 guru besar telah di kukuhkan di universitas jambi untuk itu ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi UNJA dengan bertambahnya guru besar ini semakin memperkuat instintusi dalam mengemban Tri Dharma Perguruan Tinggi, untuk itu UNJA berharap kepada guru besar yang telah di kukuhkan dapat memberikan kontribusinya bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengabdiannya pada lingkungan sekitar terutama bermanfaat pada masyarakat Jambi. Selamat atas capaian ini dan semoga dengan adanya guru besar ini tentunya dapat menambah kuantitas dan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan tinggi,” ungkap Prof. Kamid.

Prof. Dr. Supian, S.Ag, M.Ag. Selaku salah satu dari 19 Guru Besar yang telah dikukuhkan menyampaikan perasaan dan harapanya kedepan terhadap Universitas Jambi.

“Alhamdullilah saya besama kolega-kolega yang lain selama tiga periode kita melakukan pengukuhan dan ini hari terakhir, tentu kami merasa bersyukur dan bangga atas pencapaian dalam memproleh jabatan akademik tertinggi guru besar saat ini dan ini tentu bukan hanya sebagai anugerah tetapi kami juga menyadarinya sebagai sebuah tantangan dan amanah yang diletakkan dipundak kami agar bagaimana kami kedepan kami bisa berkontribusi bisa banyak memberikan kemajuan-kemajuan bagi UNJA kedepan khususnya sesuai dengan bidang keilmuan kami masing-masing dan tentu saja bagaimana kita dalam membawa UNJA ini bersama-sama seluruh keluarga Besar UNJA untuk semakin maju, semakin Good di masa yang akan datang,”pungkasnya.

Silvia Yuliansari Asril / Fara / HUMAS
Foto: Dara / Marta


Put up Views: 281

Mahasiswa FKM UMJ Ikuti Pengukuhan Muhammadiyah Aisyiyah Kota Tangsel –

Empat Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKM UMJ) yaitu Dimas Imam Prayogo, Naufal Alif Ramadhan, Adipatra Kenaro, dan Delia Azkia diundang secara resmi untuk mengikuti kegiatan pengukuhan bersama Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Blandongan Gedung Balaikota Tangerang Selatan, Sabtu, (23/09/2023).

Baca Juga : Mahasiswa FKM UMJ Ikuti Konferensi Energi Tingkat Internasional

Pengukuhan merupakan tradisi di Muhammadiyah untuk mengkonfimasi keabsahan sebagai agenda penguatan amanah, motivasi dan pengabdian untuk memimpin Muhammadiyah dan Aisyiyah selama 5 tahun kedepan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan anggota Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Banten dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) beserta Majelis dan Lembaga PDM dan PDA Tangerang Selatan (Tangsel) periode 2022-2027.

Walikota Kota Tangerang Selatan, H. Benyamin Davnie dalam sambutannya menyampaikan pendidikan di Tangsel mengalami masalah selama proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). “Sekolah-sekolah Muhammadiyah di Tangsel ada untuk berbagai kalangan, baik bawah sampai menengah. Ini merupakan salah satu solusi pendidikan formal di Tangsel,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan masih banyak tantangan untuk kota Tangsel di masa depan, seperti infrastruktur dan hukum. Davnie juga menyoroti permasalahan polusi udara, yang menurutnya sudah diupayakan pemerintah kota Tangsel dengan menanam pohon, uji emisi, dan lain-lain.
ke depan untuk kota Tangsel

Walikota Kota Tangerang Selatan, H. Benyamin Davnie (tengah kiri), etua PWM Banten, Dr. KH. Saad Ibrahim, MA., (tengah kanan) , PWM Banten, PDA Banten dan PDM dan PDA Tangsel di Aula Blandongan Gedung Balaikota Tangerang Selatan, Sabtu, (23/09/2023).

Ketua PWM Banten, Dr. KH. Saad Ibrahim, MA., turut memberikan pesan agar para pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) maupun PDA menghindari tiga penyakit perpecahan. “Ketiga penyakit itu adalah Ananiyah yaitu egoisme, Ashabiyah yaitu merasa paling hebat dan Hisbiyah yaitu terlalu fanatik organisasi,” tutur Saad.

Acara pengukuhan dimulai dengan Tarian Persembahan dari SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang. Kemudian dilanjut dengan Launching Web site Muhammadiyah Kota Tangsel yaitu tangselmu.id, sekaligus Pemutaran Video Testimoni dari berbagai tokoh serta Tausyiyah oleh Ketua PP Muhammadiyah.

Mahasiswa FKM UMJ yang turut diundang dalam kegiatan, Delia Azkia menyampaikan harapan besarnya ke pengurus Muhammadiyah dan Aisyiyah Tangsel yang baru dikukuhkan. Ia berharap Muhammadiyah di Tangsel bisa mengimbangi kecepatan isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat Kota Tangerang Selatan, yang sejalan dengan program utama Muhammadiyah, yaitu education, feeding, dan therapeutic.

Pengukuhan ini turut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Banten, Dr. KH. M. Syamsuddin, M.Pd., Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Banten, Dr. Hj. Ima, Ni’mah, Ketua KPU Tangerang Selatan, M. Taufiq MZ, dan perwakilan undangan guru dari sekolah Muhammadiyah.

Editor : Dinar Meidiana


18