Tag: Pendanaan

Prodi Manajemen Pemerintahan UNJA Raih Pendanaan Kemdikbudristek Melalui “Sanitasi untuk Semua”

JAMBI,- Program Studi D4 Manajemen Pemerintahan Universitas Jambi (UNJA) Tahun 2023 berhasil lolos pendanaan Kemdikbudristek Direktorat Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD). Tim ini dinyatakan lolos seleksi pada 7 Juni 2023.

P2MD ini bertujuan menumbuhkan kepedulian dan mengajak kontribusi mahasiswa dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Tim P2MD Prodi D4 Manajemen Pemerintahan beranggotakan 10 orang mahasiswa yang terhimpun dalam Himpunan Mahasiswa Manajemen Pemerintahan. Attempt Syeftiani, S.A.P., M.P.A. sebagai dosen pendamping sangat bangga atas kerja keras tim sehingga menjadi 1 dari 3 Prodi di Universitas Jambi yang lolos pendanaan P2MD tahun 2023.

Tim P2MD yang diketuai oleh Zulfan Fachrezi Zulkifli mengangkat tema “Sanitasi untuk Semua: Pendampingan dan Pengelolaan Sanitasi dan Penyedia Air Bersih Untuk Masyarakat  Desa Tebing Tinggi”.

Sanitasi merupakan usaha untuk membina dan menciptakan suatu keadaan yang baik di bidang kesehatan, terutama kesehatan masyarakat. Berdasarkan knowledge BPS Kabupaten Batang Hari yang memiliki akses terhadap sanitasi layak pada tahun 2020 sebesar 84,57% dan pada tahun 2021 sebesar 79,68% dan terakhir pada tahun 2022 sebesar 80,26%.

Information tersebut merupakan upaya beberapa pihak baik pemerintah  dan juga masyarakat  dalam upaya membangun sanitasi secara bersama-sama. Dalam pembentukan Sanitasi perlu adanya mahasiswa untuk berkontribusi langsung ke masyarakat dalam pendampingan dan pengelolaan sanitasi yang baik. Maka dari itu Desa Tebing Tinggi merupakan tempat salah satu lokasi yang patut diperhatikan dalam bidang Sanitasi dikarenakan Sanitasi di Desa Tebing Tinggi jauh dari kata maksimal.

Kegiatan P2MD akan dilaksanakan pada bulan Juli-November 2023 di Desa Tebing Tingg. Dalam pelaksanaan kegiatan ini,Tim P2MD akan melakukan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan pada warga Desa Tebing Tinggi dalam Program Sanitasi yang Layak. Selanjutnya diharapkan dengan terbentuknya Sanitasi yang layak  diharapkan mampu menyejahterakan desa tersebut sesuai dengan luaran dari Program P2MD yang telah diajukan.

Zulfan Fachrezi Zulkifli juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan Universitas Jambi karena telah memfasilitasi dan mensupport penuh untuk Tim dari vokasi Universitas Jambi dalam mengikuti seleksi pendanaan P2MD ini.

Dimas Anugrah Adiyadmo / HUMAS / ist*


Submit Views: 123


Luncurkan Program Pondok Sehat, Pojok Sehat, dan Galeri Obat Natural; Tim PPK Ormawa FKIK Lolos Pendanaan Kemdikbudristek

Kota Jambi- Tim PPK Ormawa LD ATH-THOBIB FKIK Universitas Jambi 2023 lolos pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI. Tim ini dinyatakan lolos seleksi pada Jumat (16/6/23).

Ketua tim, Nur Radiah, mengatakan tim ini beranggotakan 14 orang dan 1 ketua, dari seluruh jurusan yang ada di FKIK, seperti Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Program Studi Ilmu Kedokteran, Farmasi, Psikologi, dan Keperawatan.

“Kami bergabung dalam 1 Ormawa yaitu LD ATH- THOBIB, kami mengikuti proposal ini berawal dari mengikuti YIC yang di selenggarakan dari BEM FKIK UNJA, lalu kami terpilih menjadi juara 1 kemudian maju lagi di tahap fakultas yang di selenggarakan Universitas Jambi, dan kami terpiliih menjadi bagian 16 proposal yang lulus di tahap Universitas Jambi,” ujar Nurradiah.

Kemudian ia mengatakan setelah masuk 16 proposal dari UNJA, disaring lagi ditingkat nasional untuk seleksi administrasi dan substansi.

“Alhamdulillah tim kami lulus, dan untuk menuju pendanaan ada satu langkah lagi yaitu seleksi presentasi proposal yang kami rancang, dan hari Jumat lalu dan Alhamdulillah LD ATH- THOBIB FKIK lulus pendanaan PPK ORMAWA 2023,” ungkap Nurradiah.

Selanjutnya ia mengatakan ada ada 3 program yang membuat proposal ini lolos pendanaan yaitu Pertama pondok sehat yang berfokus kan untuk menurunkan angka pernikahan dini yang terjadi disana sehingga tidak terjadi stunting, melalui sistem literasi dan nantinya kami akan bekerja sama dengan lembaga profesi seperti PPNI, IDI, HIMPSI, dan lAI yang akan diadakan di 4 RT yang ada di sana.

Kemudian, kedua Pojok Sehat yang berfokus kepada remaja serta anak anak yang ada disana kmi bekerja sama dengan PIK-R, agar para remaja mengetahui apa saja dampak pernikahan dini, dan kami menyediakan sesi konsling yang bekerja sama dengan HIMPSI (himpunan psikologi indonesia) dan untuk anak anak agar bisa menjauhi dari stunting.

Yang ketiga, Nurradiiah mengatakn Galeri Obat Natural yaitu galeri obat yang diadakan pembuatannya kami memanfaatkan tumbuhan yang ada disana yang bisa di olah menjadi obat, ini akan bekerja sama dengan Ikatan apoteker Indonesia, sehingga tingkat keterampilan warga desa terutama ibu ibu PKK bisa meningkat.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Nofrans Eka Saputra, S.Psi., M.A., mengatakan pembinaan mahasiswa melalui sekolah organisasi untuk Ormawa di FKIK berhasil mengembangkan kapasitas ormawa yang berperan & berkontribusi untuk menyelesaikan masalah di masyarakat, dalam konteks ini PPK FKIK berupaya membentuk Kelurahan Sehat untuk pencegahan stunting sebagai permasalahan nasional.

“Capaian ini diharapkan bisa menjadi contoh baik bagi ormawa lainnya di FKIK atau Universitas Jambi sehingga capaian IKU prestasi nasional bagi FKIK bahkan bagi Universitas Jambi dapat tercapai dengan maksimal dan bermanfaat utk penguatan kapasitas ormawa tersebut,” tutupnya.

Silvia Yuliansari Asril / HUMAS


Publish Views: 99


Produk Natural UMJ Raih Pendanaan Matching Fund KEDAIREKA 2023

Universitas Muhammadiyah Jakarta berhasil meraih pendanaan pada kegiatan Matching Fund Kedaireka batch 1 gelombang 3 tahun 2023 untuk proposal berjudul Peningkatan Mutu Dan Pasar Diversifikasi Produk Berbasis Lebah Madu Dan Natural pada Senin, (05/06/2023).

Penelitian yang diketuai oleh ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Prof. Dr. Tri Yuni Hendrawati, M.Si., IPM., ini akan menghasilkan produk jelly natural dan obat kumur propolis bersama mitra CV Madu Apiari Mutiara.

Baca juga : LPPM Gelar Workshop Proposal Penelitian Dosen

Kepala LPPM UMJ, Yuni Hendrawati, menuturkan bahwa proposal Matching Fund Kedaireka ini merupakan hilirisasi analysis terkait permen jelly natural dan obat kumur porpolis natural sesuai dengan Skema A1 terkait kerja sama dan rencana bisnis yang telah disepakati oleh pihak komersialisasi produk, produk tersertifikasi, dan bukti produk telah siap untuk dipasarkan.

Pelaksanaan penelitian ini akan menggabungkan 7 dosen UMJ dan Gunadarma serta melibatkan 30 mahasiswa S1/S2 prodi Teknik Kimia, Teknik Industri, Manajemen, Ilmu Gizi, dan Informatika Universitas Gunadarma sebagai tim pelaksanaan penelitian lebah madu dan natural.

Keterlibatan mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan Matching Fund Kedaireka 2023 ini dilakukan sebagai peningkatan mutu studi lintas disiplin keilmuan sehingga membutuhkan kerja sama antara dosen dan mahasiswa untuk melancarkan rancangan bisnis yang akan dilaksanakan.

“Adanya matching Fund ini kita mempunyai pemenuhan dengan IKU 1 terkait mahasiswa berkegiatan di luar kampus, IKU 3 karya dosen di hilirisasi dengan IKU 5 yang artinya dosen dan mahasiswa dituntut untuk tidak hanya dikampus saja,” ungkap Yuni.

Proses pelaksanaan pun dilakukan dengan membuat prototype components, pengujian, produksi skala terbatas, hingga pemenuhan site pemasaran yang semua itu merupakan implementasi dari merdeka belajar kampus merdeka.

Lebih lanjut, Yuni mengatakan sasaran utama dari hasil penelitian peningkatan mutu dan pasar diversifikasi produk lebah madu dan natural ini adalah 20 karyawan dari mitra CV Madu Apriari Mutiara yang akan membuka outlet UMKM kebinaan dengan menjual produk natural berupa permen jelly natural, permen propolis, dan obat kumur propolis natural.

“Kami juga memerlukan 25 Hak Kekayaan Intelektual (HKI) termasuk 5 di antaranya peluncuran media on-line untuk produk dan prototype sesuai dengan apply universitas, di mana matching fund ini merupakan kegiatan yang tidak hanya penelitian saja, melainkan sudah dihilirisasi dengan pengabdian masyarakat,” sambung Yuni.

Tidak hanya itu, permen jelly natural dengan permen jelly yang biasa dijual di pasaran pun memiliki banyak perbedaan. Di antaranya seperti pada pemanis buatan atau gula yang digunakan pada permen jelly biasa, sedangkan permen jelly natural bahan dasar utamanya adalah rempah-rempah tradisional Indonesia seperti sereh, jahe, dan lain sebagainya.

“Tentu produk natural ini juga akan diperjualbelikan di sekitar kampus UMJ dengan harapan bisa dijadikan memento khas UMJ jika ada kegiatan yang melibatkan tamu undangan dari luar UMJ,” tutur Yuni.

Yuni berharap dari hasil penelitian yang ia laksanakan bersama dengan tim dosen juga mahasiswa akan menjadi function mannequin dalam proses pengembangan baik pada penelitian nasional maupun internasional. keterlibatan kerja sama tim kemdikbudristek pun diperlukan sehingga dampak dan manfaat dari hasil penelitian sesuai dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) baik perguruan tinggi dan kemdikbudristek.

Selain Ketua LPPM UMJ, dosen Ilmu Administrasi Publik FISIP UMJ Dr. Khaerul Umam, M.Si. pun meraih pendanaan Matching Fund kedaireka Kemdikbudristek RI batch 1 gelombang 3 tahun 2023, dengan judul penelitian Penguatan Kelembagaan dan Guru dalam Membangun Madrasah/Sekolah/Pesantren Merdeka dari Perundungan dan Kekerasan Seksual di Yayasan Attaqwa yang bermitra dengan Yayasan Attaqwa.

Editor : Tria Patrianti


19