Tag: Pemberdayaan

Ikut Serta Program Pemberdayaan Masyarakat Desa, UBL Tanda Tangani Kesepakatan KKN Siger Berjaya 2023

Bandar Lampung – Universitas Bandar Lampung bersama 4 (empat) perguruan tinggi di Lampung lainnya yaitu Universitas Lampung (Unila), Universitas Islam Raden Intan Lampung (UIN RIL), Institut Teknologi Sumatera (Itera) dan Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya tanda tangani kesepakatan untuk menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bersama dengan nama KKN Siger Berjaya 2023. Penandatanganan kesepakatan disaksikan langsung Gubernur Lampung dan diwakili oleh Wakil Rektor I UBL Dr. Hery Riyanto, M.T beserta ke empat pimpinan kampus yang terlibat di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat Unila, Selasa (13/06/2023).

Kuliah Kerja Nyata Sinergi Bersama Perguruan Tinggi dan Pemprov Lampung Berdaya Saing, Sejahtera, dan Berbudaya atau disingkat KKN Siger Berjaya merupakan konsep penggabungan KKN antara Pemprov Lampung dengan Perguruan Tinggi yang bertujuan membangun wilayah provinsi Lampung melalui pemberdayaan masyarakat desa yang diharapkan dapat memaksimalkan potensi masing-masing wilayah kabupaten sehingga berdampak pada kemajuan daerahnya.

“UBL menyambut baik program KKN Sinergi Berjaya 2023 yang diinisiasi oleh Gubernur Lampung ini. Selama ini UBL juga berperan aktif melakukan kerjasama dengan berbagai pihak baik daerah, nasional maupun internasional dan berfokus pada penciptaan inovasi berbasis analysis yang bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan.

Bentuk kontribusi UBL terhadap pembangunan daerah seperti: Kartu Petani Berjaya, Edsy (Training System) dan berbagai inovasi yang dihasilkan dari kerjasama dengan instansi tingkat nasional seperti Batan, PT. Krakatau Baja Konstruksi, PT. Pindad dan lain lain. Beberapa waktu lalu di bidang inovasi, akademisi dan mahasiswa Teknik Mesin UBL menciptakan Automated Guided Automobile (AGV) atau kendaraan berpemandu otomatis yang ditampilkan pada even GMF Innovation Day 2023 yang diselenggarakan oleh PT. Garuda Upkeep Facility Aero Asia, anak perusahaan Garuda Indonesia,” terang Hery.

Mahasiswa dan Dosen UST Mengembangkan Desa Wisata Melalui Pemberdayaan Potensi Kearifan Lokal di Candi Umbul – Biro Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Dusun Candi Umbul memiliki potensi untuk dijadikan sebagai desa wisata dengan budaya lokal yang dimilikinya, pesona alam yang asri, objek wisata air hangat serta kuliner yang disajikan di pasar rakyat Candi Umbul merupakan kekayaan tersendiri bagi Candi Umbul untuk dapat menarik wisatawan yang membutuhkan tempat untuk melepas penatnya kehidupan perkotaan dengan menikmati suasana desa yang asri dan sejuk. Namun perlunya pendampingan kepada masyarakat agar memahami potensi yang dimiliki Candi Umbul untuk dapat menjadi desa wisata, sosialisasi kepada masyarakat untuk memberdayakan kearifan lokal serta membimbing masysarakat agar mampu mengelola digital advertising dalam mengenalkna Candi Umbul sebagai desa wisata.

Dosen dan mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa hadir dalam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Candi Umbul, Desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangakan Candi Umbul sebagai Desa wisata dengan memanfaatkan sumberdaya potensi kearifan lokal yang ada di daerah tersebut. Dosen pembimbing dalam pengabdian tersebut diantaranya adalah Dwi Susanto, M.Pd dari Prodi Pendidikan Seni Rupa, Dr. Muhammad Irfan,M.Pd dari Prodi Pendidikan Matematika dan Flora Grace P, S.Psi. Fakultas Psikologi.

Masyarakat yang menjadi sasaran dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah paguyuban UMKM Pasar Rakyat Candi Umbul yang di ketuai oleh Budi Wahono dan Supriyadi sebagai ketua Karangtaruna. Para pelaku UMKM atau pedagang yang menjadi peserta kegiatan workshop ini adalah dari kalangan karangtaruna Rogo Sejati Dusun Candi Umbul. Mayoritas para peserta ini dari kalangan ekomoni  menengah ke bawah yang berjumlah 20 orang, yakni 15 orang sebagai pedang makanan dan minuman sedangkan 5 orang sebagai pedagang kerajinan, mainan anak dan jasa. Sasaran masyarakat lainya yang juga turut serta dalam kegiatan ini diantaranya adalah dari kalangan pengrajin miniature truk atau di sebut Candi Umbul Oleng Group atau “Calem” yang diketuai oleh Ipin. Komunitas ini juga berperan aktif dalam setiap occasion yang di selenggaran oleh paguyuban Pasar Rakyat Candi Umbul dalam rangka turut serta mengisi dan memeriahkan acara juga sebagai ajang kreatifitas para remaja karangtaruna Dusun Candi Umbul dan sekitarnya. Selain itu Candi Umbul juga mempunyai kesenian Warok yang diketuai oleh Prihadi, hingga kini masih dilestarikan sebgai bagian usaha masayarakat untuk mempertahankan warisan budaya lokal.

Dari pengabdaian yang telah dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa UST melalui kegiatan KKN periode 1 periode 2022/2023 ini menjadi langkah yang strategis yang tepat dalam mengembangkan desa wisata Candi Umbul adalah melalui konsep potensi kearifan lokal. Hal ini mencerminkan keberagaman kebudayaan, tradisi, keindahan alam, kerajinan dan lain yang menjadi identitas kemudian menjadi satu konsentrasi destinasi wisata tanpa adanya persaingan dalam merebut wisatawan. Peluang yang dapat dikembangkan desa wisata di Candi Umbul melalui beberapa kekayaan yang dimiliki. Antara lain wisata situs purbakala, petualangan, wisata agro, wisata bahari, wisata kuliner, wisata budaya dan sejarah, dan wisata kreatif.