Tag: Pembelajaran

FIP UNWAHA bersama MABU Jombang mengadakan Workshop Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Canva dan Digitalisasi Administrasi Guru

Kemajuan Teknologi dan Informasi di Period Industri 4.0 dan Period Society 5.0 yang semakin berkembang pesat sangat mempengaruhi berbagai bidang kehidupan termasuk di dunia pendidikan. Sehingga hal ini menuntut civitas akademika FIP untuk lebih cepat beradaptasi dengan kemajuan teknologi dalam pembelajaran. Sebagai bentuk implementasi kerjasama dengan sekolah, FIP Unwaha Jombang bersama dengan Madrasah Aliyah Bahrul Ulum (MABU) Jombang pada Senin, 18 Desember 2023 mengadakan Workshop dengan tema “Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Canva dan Digitalisasi Administrasi Guru “.

Pada kesempatan tersebut hadir tiga pemateri yang ekspert pada bidangnya masing-masing, yakni Bapak Mashuda, S.Pd., M.Si., Dr. M. Qoyum Zuhriawan, M.Pd. dan Aji Massani.  Acara tersebut dibuka langsung oleh dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Bapak M. Farid Nasrulloh, M.Pd. Pada sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pendidik seharusnya melek teknologi baik di tingkat Pendidikan Tinggi maupun di sekolah, karena Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia pendidikan telah banyak memberikan inovasi-inovasi terbaru untuk menunjang optimalisasi proses pembelajaran di kelas.

Bapak Aji Massani pada kesempatan tersebut menyampaikan materi terkait Digitalisasi Administrasi Guru yang dapat memberikan kemudahan dan mempercepat kerja guru. M. Qoyum Zuhriawan menyampaikan materi penggunaan Canva dalam pembelajaran. Sedangkan pemateri ketiga Bapak Mashuda menyampaikan penggunaan quizziz dalam pemberian penilaian hasil belajar siswa. Dengan adanya pelaksanaan workshop ini Bapak/Ibu peserta semakin semangat menggunakan tekonologi dalam pembelajaran. Harapannya ke depan semakin sering diadakan pelaksanaan workshop atau pelatihan sebagai bentuk simbiosis mutualisme antara Perguruan Tinggi dengan Sekolah/Madrasah.

FIP UMJ Dukung Pengembangan Pembelajaran STEM Coding


4

Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIP UMJ) mendukung pengembangan pembelajaran Science, Know-how, Engineering and Arithmetic  (STEM) Coding dengan melaksanakan Indonesian Workshop Facilitator for STEM-Coding Studying 2023, Kamis, (14/12/2023) di Gedung Enterprise Heart UMJ.

Baca juga : Prodi PAUD UMJ Jadi Tuan Rumah Rakernas APG PAUD/PIAUD se-PTMA

Kegiatan yang diinisiasi oleh Perkumpulan Penggiat Sains Teknologi rekayasa Matematika Indonesia (PPSTEMI) berkolaborasi dengan ARTec Training Japan, Wow Studying Singapore, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA dan Heart for Excellence of Lesson and Studying Research (CELLS) Universitas Pendidikan Indonesia ini, diikuti oleh 29 dosen yang mengampu di bidang Pendidikan Sains, Teknologi, Kejuruan dan Matematika yang berasal dari 25 perguruan tinggi se-Indonesia dan menghadirkan empat orang fasilitator dari Wow Training Singapore dan Artec Japan.

Adapun dosen UMJ yang terlibat sebagai peserta dalam kegiatan ini berasal dari dua program studi yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PGPAUD). Keduanya merupakan program studi yang telah menerapkan pembelajaran STEM di FIP UMJ.

Wakil Rektor 1 UMJ, Dr. Muhammad Hadi, S.Kp., MKep., Menyambut hangat kedatangan para peserta workshop. Pada kesempatan itu, ia menyatakan dukungannya atas kerja sama ini. Menurutnya kegiatan ini menjadi penting untuk mendukung pengembangan sarana pembelajaran. Hadi berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat.

Ketua Pengumpulan Penggiat Sains Teknologi Rekayasa Matematika Indonesia (PPSTEMI), Arif hidayat, M.Si., PhD Ed.,  menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan STEM khususnya STEM Coding kepada dosen. Dalam hal ini, peserta diberikan pemaparan materi yang berkaitan dengan pembelajaran STEM Coding mulai dari pembelajaran STEM Coding untuk tingkat dasar, menangani STEM Coding untuk tingkat dasar, pembelajaran STEM Coding untuk tingkat SMP dan SMA, dan fasilitasi pembelajaran STEM Coding serta tindak lanjutnya.

Arif berharap kegiatan ini dapat mendukung pengembangan STEM Coding dan bisa menyebar dengan baik. “harapannya para dosen kembali ke universitas masing-masing kemudian mendukung untuk mengembangkan STEM Coding dan bermitra dengan sekolah di lingkungan kampus,” Ungkap Arif.

Seusai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian Equipment Pembelajaran STEM Coding kepada peserta kegiatan untuk mengembangkan pembelajaran STEM di lembaganya masing-masing. Melalui workshop yang akan berjalan selama dua hari hingga 14 Desember 2023, akan melahirkan 25 pusat studi kajian tentang STEM di masing-masing Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia.

Ketua Program Studi Magister Pendidikan Dasar, Dr. Muhammad Sofian Hadi, M.Pd., mengatakan ini merupakan ajang internasional pertama yang berkaitan dengan STEM yang diselenggarakan oleh FIP UMJ. “Semoga nanti akan ada kegiatan-kegiatan lainnya, tidak hanya STEM yang levelnya di Tingkat internasional,” Pungkas Sofian.

Editor : Dian Fauzalia

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembelajaran Mata Kuliah Wajib

Bertempat di ruang sidang Rektor, Kampus 1 Universitas Bung Hatta Ulak Karang, Selasa, 28/11/2023. Tim Monitoring dan Evaluasi Program Bantuan Pembelajaran Mata Kuliah Wajib pada Kurikulum Pendidikan Tinggi Berbasis Proyek, melakukaN monitoring dan Evaluasi pelaksanaan mata kuliah wajib (MKWK).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kelemahan dan kekurangan selama pelaksanaan pembelajaran dipimpin oleh Prof, Dr.Encep Syarief Nurdin dari Universitas Pendidikan Indonesia dan dibuka oleh Wakil Rektor 1 Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Hendra Suherman, S.T., M.T, dihadiri secara daring dan throughout dari Universitas Andalas, Universitas Riau, Universitas Muhamadiah Riau, Universitas Negeri Jambi, Universitas Negeri Padang dan tuan rumah Universitas Bung Hatta.

Perguruan tinggi di Indonesia wajib melaksanakan penyelenggaraan empat mata kuliah wajib, sejalan dengan perubahan kurikulum dan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Lewat program Program Bantuan Pengembangan Mannequin Pembelajaran MKWK Berbasis Proyek, perguruan tinggi diharapkan bisa menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun tentang Pendidikan Tinggi. Pasal 35 Undang-Undang Nomor 12 menyebutkan adanya kewajiban untuk menyelenggarakan 4 mata kuliah wajib.

Mata Kuliah Wajib yang dimonitoring dan evaluasi yaitu Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Kewarganegaraan, dan Pendidikan Bahasa Indonesia. (*IM)

Buat Aplikasi Pembelajaran Abad 21, Mahasiswa UNJA Juara 1 LKTI di Halu Oleo Kendari


Mendalo,- Tim mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Jambi (UNJA) yang terdiri dari Devi Reza angkatan 2021 dan Yunita angkatan 2022 berhasil meraih Juara 1 Karya Tulis Ilmiah dalam kegiatan Olimpic of financial training cabang Lomba LKTI yang dilaksanakan di Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara 1-7 November 2023.

Bertanding dengan 5 tim finalis lainnya, Devi dan Yuni berhasil mendapatkan hadiah berupa piala, sertifikat, dan uang pembinaan.

Pada tulisan karya tulis ilmiahnya membahas tentang analisis kesulitan pembelajaran abad 21 ini. maka dari itu timnya mengajukan sebuah ide gagasan inovatif berupa rancangan aplikasi yang memberikan kemudahan dalam pembelajaran abad 21, aplikasi yang di berikan nama pinter teknologi ini berisi 3 fitur yaitu Materials (yang berisikan topik-topik pembelajaran yang informatif mengenai materi yang ingin di pelajari), berisikan buku-buku elektroniksinetartif, video animasi dan lainnya.

Devi menjelaskan motivasi dan persiapan yang mereka lakukan sebelum mengikuti lomba dalam kegiatan tersebut.

“Motivasinya untuk mengasah talent dan menambah pengetahuan dibidang kepenulisan. Untuk persiapannya full paper, doa dari kedua orang tua dan latihan dan untuk harapan kedepannya bisa kembali ikut serta dalam lomba dicabang lain dan kembali menjadi juara” jelasnya.

Kaprodi mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas raihan prestasi mahasiswanya.

“Setelah mendaftar, mereka berkonsultasi dengan prodi dan diberi pembimbing yang sesuai dengan bidang ilmunya. Alhamdulillah karena giatnya mereka mau berdiskusi dengan pembimbingnya. Syukur Alhamdulillah mendapatkan juara,”tutupnya.

Silvia Yuliansari Asril / Welsa / HUMAS


Submit Views: 26


PBSI UNJA Gelar Seminar Nasional Pembelajaran Bahasa, Sastra, dan Budaya

MENDALO,- Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi (UNJA) menyelenggarakan Seminar Nasional Pembelajaran Bahasa, Sastra, dan Budaya (SNPBSB) 4. Diselenggarakan di Gedung Labor FKIP pada Kamis, 2 November 2023.

Kegitan ini dihadiri oleh Sekretaris Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra (PBS), Failasofah, S.S., M.Pd., Ph.D.; Kaprodi PBSI, Drs. R. Imam Suwardi Wibowo, M.Pd.; para dosen PBSI, guru pamong PLP dari beberapa sekolah, dan 120an mahasiswa PBSI.

Narasumber utama dalam Semnas tersebut merupakan dosen Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Houtman, M.Pd.

Sesuai dengan laporan Ketua Pelaksana, Arum Gati Ningsih, M.Pd. mengatakan bahwa SNPBSB merupakan kegiatan rutin Prodi PBSI yang saat ini adalah yang ke-4 dan telah dilaksanakan di tahun-tahun sebelumnya.

Dengan mengusung tema ‘Merdeka Belajar dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra’, pada seminar ini yang bertujuan untuk menghasilkan berbagai pemikiran yang solutif dan inovatif dengan berbagai permasalahan yang menjadi tema.

Sekretaris Jurusan PBS, Failasofah, S.S., M.Pd., Ph.D., dalam sambutannya yang sekaligus membuka acara secara resmi, menyampaikan bahwa penguasaan Bahasa Indonesia yang baik menjadi hal yang utama untuk bisa menguasi bahasa lainnya.

Kaprodi PBSI, Drs. R. Imam Suwardi Wibowo, M.Pd., menyampaikan harapannya kepada mahasiswa dan guru pamong PLP terkait Merdeka Belajar dan Kurikulum Merdeka.

“Diharapkan para mahasiswa bisa memahami Merdeka Belajar, dengan adanya pencerahan dari seminar hari ini mahasiswa paham tentang Kurikulum Merdeka. Hal yang penting dalam Kurikulum Merdeka terkait P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Tujuan akhir dari Kurikulum Merdeka ini adanya P5, karena ke sanalah tujuan dan regulasi pemerintah yang berkiatan dengan Kurikulum Merdeka.,” tutur beliau.

“Menjadi guru sekarang dengan berbagai pengetahuan, sikap, maupun psikomotoriknya harus paham tentang itu semua. Jadi harapan kami mahasiswa PBSI maupun guru pamongnya pasti lebih mengerti yang sesuai dengan sekolah masing-masing,” lanjut beliau.

Dr. Houtman, M.Pd. menjelaskan meskipun realisasi penerapan Merdeka Belajar berbeda di setiap lembaga, fasilitas dan konsep yang dibuat dapat disesuaikan dengan harapan pemerintah.

 

“Merdeka Belajar merupakan sebuah platform yang disiapkan oleh pemerintah untuk dilaksankan oleh lembaga institusi di bawahnya. Di lingkungan perguruan tinggi tentu Prodi bertanggung jawab serta mempunyai kebijakan menyiapkan kemampuan dalam persiapan perangkat untuk mendukung konsep Merdeka Belajar. Tajuk besarnya adalah menempatkan mahasiswa pada sosok pelajar yang diharapkan seperti kreatif dan mandiri. Kemudian konsep proyek yang diajar dan dilatih adalah bagaimana mahasiswa mampu sampai pada taraf yang diinginkan,” ujarnya.

“Setiap perguruan tinggi, sekolah punya kebijikan sendiri-sendiri sehingga realisasinya itu bisa berbeda, tetapi sebagai sebuah lembaga dan sebagai pemangku kebijakan harus mencoba untuk menfasilitasi konsep yang sudah dibuatkan, hingga sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pemerintah,” pungkas Dr. Houtman.

Acara dilanjutkan dengan foto bersama, setelah itu sesi seminar bersama narasumber Dr. Houtman, M.Pd. dan Dr. Drs. Andiopenta Purba, M.Hum, serta diskusi panel bersama pemakalah.

Dimas Anugrah Adiyadmo / Kaka / HUMAS
Foto: Rohanee


Publish Views: 28


Mannequin Pembelajaran Kreatif dan Inovatif Abad ke-21

Magister Ilmu Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIP UMJ) gelar kuliah umum bertajuk Pembelajaran Kreatif, Inovatif, dan Menyenangkan di Tingkat Sekolah Dasar melalui Zoom Assembly, Sabtu (30/9/23).

Baca juga : FIP UMJ Sambut Mahasiswa Program PMM 2023 dari Unismuh Bangka Belitung

Tantangan menjadi seorang guru adalah menciptakan pembelajaran yang menarik. Terlebih lagi, memasuki abad ke-21 memaksa guru mengembangkan mannequin pembelajaran kreatif dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, dan kreatif adalah fondasi dalam mengembangkan pembelajaran kreatif dan inovatif. Hal ini disampaikan oleh Dekan FIP UMJ, Prof. Dr. Iswan, M.Si., saat sambutan pembukaan kuliah umum Magister Ilmu Pendidikan.

“Guru harus mampu menuangkan strategi pendekatan pembelajaran yang efektif, sehingga murid tidak bosan dalam mengikuti pembelajaran. Pembelajaran dengan pendekatan IPTEK dan STEAM (Science, Expertise, Engineering, Artwork, and Arithmetic) merupakan salah satu unsur yang harus diperhatikan dalam pembelajaran kreatif dan inovatif abad ke dua puluh satu,” ungkap Iswan.

Ketua Program Studi Magister Ilmu Pendidikan FIP UMJ, Dr. Muhamad Sofian Hadi, S.S, M.Pd., menyampaikan harapannya para peserta bisa memahami bagaimana membuat pembelajaran yang kreatif, inovatif dan menyenangkan di degree tingkat sekolah dasar. Ia juga menambahkan bahwa akan ada lanjutan kerjasama dengan Dikbud Kota Tangerang Selatan dan bisa menjadi stimulus untuk guru-guru melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.

Turut dihadiri Kepala Seksi Bidang Sekolah Dasar dan Kurikulum Dikbud Kota Tangerang Selatan, H. Muhamad Masyhud, SE., Kelompok Kerja Pemilik Sekolah (KKPS) Kecamatan Jatiasih, H. Supyanto M.Pd., Koordinator Pendidikan Profesi Guru (PPG) UMJ, Prof. Dr. Herwina Bahar, M.A., Anggota Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) PP Muhammadiyah Dr. Dien Nurmarina Malik Fadjar, M.A., dan Dendi Wijaya Saputra, S.Pd., M.Pd., Wakil Dekan FIP UMJ, Dosen, hingga civitas akademika FIP UMJ

Narasumber kuliah umum dosen dari Universitas Muhammadiyah Malang Dr.Erna Yayuk, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa mannequin pembelajaran kreatif dan inovatif adalah menciptakan suasana kelas yang menyenangkan bagi para murid. Menurutnya, pembelajaran tidak boleh terpusat kepada guru tetapi memberikan kebebasan kepada murid.

Lebih lanjut Erna menjelaskan, menciptakan kelas yang menyenangkan atau kreatif didorong dengan pembelajaran yang efektif. Pembelajaran yang efektif dilihat dari dua sisi, guru dan murid. Untuk menciptakan pembelajaran efektif dari siswa, guru harus memberikan bimbingan dengan memperhatikan kondisi, metode, hingga strategi belajarnya. Kemudian, Pembelajaran tersebut harus didukung dengan metode mengajar efektif dari sisi guru. Murid diajak untuk mencari, menemukan, melihat pokok masalah, dan berusaha memecahkan masalah tersebut.

Selanjutnya, Erna dikenal juga sebagai Anggota Lembaga Penelitian dan Pengembangan Aisyiyah (LPPA) ini menyampaikan, senada yang disampaikan oleh Dekan FIP UMJ bahwa memasuki abad ke-21 pembelajaran inovatif harus memperhatikan beberapa aspek, diantaranya melakukan integrasi teknologi, pembelajaran aktif berdasarkan pengalaman, kolaborasi pembelajaran sosial, fleksibilitas dan personalisasi, berpikir kritis dan kreatifitas, pembelajaran berkelanjutan, wawasan berbasis information, perspektif world, peran mengajar, dan integrasi keterampilan perangkat lunak.

Tidak hanya itu, dalam proses pembelajaran ada beberapa model-model yang inovatif yaitu kelas terbalik, pembelajaran berbasis proyek, pengajaran dan pembelajaran sejawat, gamifikasi dan pendidikan holistik, pembelajaran dipersonalisasi, pembelajaran bauran, microlearning dan experiential studying, virtuality actuality dan augmented actuality, pembelajaran adaptif berbasis AI, dan neuroedukasi.

“Secara kesimpulan, pembelajaran yang inovatif menuntut kepada kolaborasi siswa dan guru, berorientasi HOTS (Larger Order Considering Expertise), mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi, dan berorientasi pada keterampilan belajar abad ke dua puluh satu,” pungkas Erna.

Kuliah umum ini diikuti oleh mahasiswa baru Magister Ilmu Pendidikan dan guru tingkat sekolah dasar dari berbagai provinsi.

Editor : Tria Patrianti


1

Tim Pengabdian FKIP Latih Guru di Muaro Jambi Aplikasi Teknologi Pembelajaran Digital

 

 

Mendalo- Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan kegiatan sivitas akademika dalam mengamalkan dan membudayakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, salah satunya dilakukan oleh Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi (UNJA) pada Sabtu, (12/8/23), Kegiatan ini dilaksanakan di SMPN 46 Muaro Jambi.

Dosen FKIP tersebut yakni Tubagus Zam Zam Al Arif, S,Pd., M.Pd., Delita Sartika, S.S., M.ITS., Ph.D., Dedy Kurniawan, S.S, M.A., Dr Reli Handayani, S.S., M.Pd., dan Hidayati, S.Pd., M.Pd. kegiatan ini dilakukan untuk pengabdian kepada sekolah mitra untuk switch teknologi dalam bentuk “Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Teknologi Sebagai Media Pembelajaran Digital Bagi Guru di Kabupaten Muaro Jambi”.

Ketua tim pengabdian masyarakat, Tubagus Zam Zam Al Arif, S,Pd., M.Pd mengnatakan sasaran kegiatan pengabdian ini yaitu para guru di beberapa sekolah di sekitar Desa Tangkit, Kabupaten Muaro Jambi. Meliputi SMPN 46 Muaro Jambi, MA Raudhatul Muhajirin, MTs Raudhatul Muhajirin, dan MI Raudhatul Muhajirin.

“Kami berharap dengan adanya pelatihan ini agar para guru dapat meningkatkan kualitas dan kompetensi guru yang akan berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran di sekolah, dan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Universitas Jambi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,”ujar Tubagus Zam Zam Al Arif.

Kepala SMPN 46 Muaro Jambi juga mengatakan kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat bagi peserta pelatihan karena ilmu yang didapat akan berdampak besar bagi peserta didik di kemudian hari.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada tim pengabdian atas pelaksanaan kegiatan pelatihan tersebut,”ungkapnya.

Pada kegiatan ini, peserta pelatihan menerima materi tentang media pembelajaran, kemudian dilanjutkan dengan materi penggunaan aplikasi H5P dan Lumi sebagai media pembelajaran, lalu langsung dipraktikkan bersama para peserta pelatihan.

Silvia Yuliansari Asril / Arvan / HUMAS


Put up Views: 19

FKIP-UBH Selenggarakan BIMTEK Pembelajaran PESERTA PPG DALAM JABATAN Kategori I Tahun 2023

Dalam penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Dalam Jabatan Kategori II tahun 2023, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bung Hatta, salah satu perguruan tinggi swasta lembaga yangmenyelenggarakan Bimbingan Teknis Pembelajaran untuk untuk dosen dan guru pamong PPG Bidang Studi Pendidikan Guru Sekolah (PGSD), di Lodge The ZHM Premiere, Selasa, 12/9-2023.

Rektor Universitas Bung Hatta dalam hantaran katanya saat membuka bimtek tersebut menyebutkan, bahwa FKIP Universitas Bung Hatta adalah satu-satunya perguruan tinggi swasta yang ditunjuk untuk melaksanakan program Pendidikan Profesi Guru di Sumatera Barat untuk kategori dalam jabatan. Disebutkan Rektor salah satu tujuan diselenggarakannya bimtek tersebut adalah untuk meningkatkan kualitas dosen dan guru pamong dalam melaksanakan program PPG di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara PPG, termasuk di Universitas Bung Hatta.

Sementara itu Dekan FKIP Dr. Yetty Morelent, M.Hum, mengatakan Tahun Akademik 2023/2024, FKIP-UBH mendapatkan kuota sebanyak 60 orang mahasiswa PPG dalam jabatan dari Dirjen PPG Kemdikbud. Disebutkan juga rencana jadwal pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Kategori I Tahun 2023 antara lain : Belajar mandiri mulai dari tanggal 7 September s/d 18 September, Orientasi dimulai tanggal 19 September dan pendalaman materi akan berlangsung sampai dengan tanggal 25 November.

Kordinator PPG FKIP Dr. Lely Refnita, M.Pd, dalam laporannya menyampaikan bimtek yang digelar di ikuti oleh dosen dan guru pamong dengan menghadirkan narasumber antara lain Dekan FKIP-UBH Dr. Yetty Morelent, M.Hum, dan dari dosen-dosen FKIP UBH sendiri antara lain Dra.Zulfa Amrina,M.Pd, Dr. Karmila Suryani,M.Kom, Dr. Wirnita Eska.S.Pd,M.M, Dr. Lely Refnita, M.Pd dan Arisal Yanuarafi.M.Kom dari Informasi dan Teknologi Universitas Bung Hatta.(*Indrawadi).

LPP AIK UMJ Lakukan Upgrading Dosen dan Evaluasi Pembelajaran

Lembaga Pengkajian dan Penerapan Al-Islam dan Kemuhammadiyah Universitas Muhammadiyah Jakarta (LPP AIK UMJ) selenggarakan Upgrading Dosen AIK dan Evaluasi Sistem Pembelajaran AIK UMJ di Ruang Sidang Gedung Perintis UMJ, Rabu (30/08/2023).

Baca juga : Halaqah Tarjih LPP-AIK UMJ Bahas Kepemimpinan dalam Islam

Kegiatan yang mengangkat tema “Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan” ini ditujukan bagi dosen AIK di lingkungan UMJ. Upgrading dan evaluasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan dan perspektif Muhammadiyah dan upaya penyepakatan pokok pembelajaran AIK.

Ketua LPP AIK UMJ, Drs. Fakhrurazi, MA., pada kesempatan ini menyampaikan lima pilar Muhammadiyah yang perlu diterapkan di UMJ, yaitu pembelajaran AIK, penelitian AIK, pengabdian masyarakat tentang AIK, kampus Islami serta integrasi ilmu.

“Yang belum ditekuni selama ini adalah standar penelitian. Berdasarkan standar mutu AIK di UMJ, AIK mempunyai kewajiban untuk melakukan penelitian, sebagai dosen AIK tentunya kita akan memberikan kontribusi,” tutur Fakhrurazi.

Sementara itu Badan Pengurus Harian UMJ, Drs. Ateng, dalam pemaparannya menyampaikan pemahaman tentang nilai Al-Qur’an. “Pahamilah Al-Qur’an sepaham-pahamnya sehingga Al-Qur’an bisa berfungsi,” tutur Ateng.

Jika dikaitkan dengan visi UMJ, yaitu terkemuka, trendy, dan Islami, kekuatan UMJ terletak kepada nilai Islami. Dalam hal ini, Islami berkaitan dengan nilai Al-Qur’an bahwa UMJ akan menghantarkan terkemuka dengan nilai-nilai Al-Qur’an. “Tugas kita adalah memahami nilai Al-Qur’an sehingga berfungsi sebagai pedoman kehidupan bagi orang yang bertakwa,” tegas Ateng kepada seluruh Dosen AIK UMJ.

Lebih lanjut Badan Pengurus Harian UMJ, Drs. Nandi Rahman, menyampaikan tentang paham agama dalam Muhammadiyah. Beliau mengatakan Muhammadiyah adalah ahlul haq wassunah yaitu mengikuti Al-Qur’an dan Sunnah. “Paham agama dalam Muhammadiyah dapat dilihat pada matan dan keyakinan cita-cita Muhammadiyah. Islam yang sesungguhnya adalah islam yang akan menghantarkan kita kepada dunia akhirat,” tambahnya.

Editor : Tria Patrianti


3

PKM Prodi Pendidikan Fisika UNJA: Inovasi Teknologi Pembelajaran di SMA Negeri 8 Tanjung Jabung Timur

TANJABTIM,- Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan PMIPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi (UNJA) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada tanggal 7 Agustus 2023 bertempat di SMA Negeri 8 Tanjung Jabung Timur.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan tim dosen dan dibantu oleh mahasiswa dalam rangka menunjang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kelompok masyarakat yang menjadi sasaran pengabdian adalah guru-guru dan siswa di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Program pengabdian ini mendapat sambutan yang positif dari guru-guru di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Diikuti oleh 63 peserta guru SMP dan SMA, serta 16 siswa SMA, diharapkan menjadi upaya dalam memberikan solusi terhadap beberapa permasalahan yang ditemukan di lapangan.

Beberapa contohnya adalah masalah kurangnya pemahaman guru dalam penulisan karya ilmiah, pemanfaatan nearpod sebagai media pembelajaran, pemanfaatan aplikasi Flip PDF dalam menyusun bahan ajar, dan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis etnosains dan STEAM-2C.

Selain itu, juga untuk menjawab kebutuhan siswa yang masih belum paham dalam merencanakan karir di masa depan mereka.

Tim Pengabdian Prodi Pendidikan Fisika melaksanakan kegiatan di ruang berbeda sesuai topik berdasarkan permasalahan tersebut. Ada enam judul kegiatan pengabdian yaitu:

  • Peningkatan Kompetensi Penulisan Karya Ilmiah Guru SMAN 8 Tanjung Jabung Timur (ketua tim Prof. Drs. Maison, M.Si., Ph.D.);
  • Pelatihan Penggunaan Nearpod sebagai Media Pembelajaran Interaktif bagi Guru – guru SMAN 8 Tanjung Jabung Timur (ketua tim Drs. Darmaji, M.Si.);
  • Pelatihan Penggunaan Bahan Ajar Berbantuan Flip PDF Presentasi dengan Mentimeter.com (ketua tim Haerul Pathoni, S.Pd., M.Pfis.);
  • Pelatihan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka Terintegrasi Etnosains Pada Guru di SMAN 8 Tanjung Jabung Timur (ketua tim Dra. Jufrida, M.Si.);
  • Pelatihan Penerapan Mannequin STEAM-2C Pada Pembelajaran Fisika Bagi Guru SMAN 8 Tanjab Timur (ketua tim Drs. Menza Hendri, M.Pd.);
  • Bimbingan Karir Untuk Siswa Kelas XI IPA SMAN 8 Tanjung Jabung Timur (ketua tim Drs. M. Hidayat, M.Pd.).

Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB diawali dengan acara perkenalan Tim Pengabdian dan dilanjutkan dengan penyampaian deskripsi singkat program pengabdian oleh Haerul Pathoni, S.Pd., M.Pfis., selaku Kaprodi Pendidikan Fisika.

Setelah itu, Ika Kartika Sari, S.Si., M.Pd. selaku Kepala SMA Tanjung Jabung Timur membuka secara resmi kegiatan pengabdian tersebut. Setelah acara pembukaan selesai, peserta dibagi ke dalam ruangan sesuai topik yang telah dipilih/ditentukan sebelumnya sesuai dengan minat para guru dan siswa.

Setelah semua peserta memasuki ruangan, Tim Pengabdian menyampaikan materi dan memberikan penugasan kepada peserta untuk memperdalam pemahaman mereka terkait materi yang telah dijelaskan oleh Tim Pegabdian.

Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian berjalan dengan lancar. Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir dan berdiskusi dengan tim pengabdian. Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari peserta bahwa kegiatan ini menambah pengetahuan, wawasan, dan kompetensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di dalam kelas. Peserta juga berharap agar kolaborasi dapat ditingkatkan dan kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Dimas Anugrah Adiyadmo / HUMAS / ist*


Put up Views: 73