Tag: Pembangunan

Rektor UMJ Letakkan Batu Pertama Pembangunan TK Aisyiyah Cinangka


1

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., meletakkan batu pertama pembangunan Gedung TK Aisyiyah Bustanul Athfal 17 Cinangka, Minggu (03/12/2023). Ma’mun didampingi oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Depok, Camat Sawangan, dan Sekretaris Desa Cinangka meletakkan batu pertama dalam rangkaian acara Tabligh Akbar dan Pembukaan Musyawarah Ranting Muhammadiyah Cinangka.

Baca juga : Prof. Ma’mun: Ruh Tauhid Inti Keberhasilan Amal Usaha Muhammadiyah

Seusai peletakan batu, Ma’mun memberikan ceramah pada warga persyarikatan Cinangka yang digelar di Masjid Al-Birru, Cinangka, Sawangan, Depok. Ma’mun mengapresiasi program pembangunan TK tersebut, menurutnya itu adalah ciri khas Muhammadiyah. Menjadi Muhammadiyah, bermuhammadiyah, dan mengurus Muhammadiyah adalah hal yang tidak mudah.

Ma’mun bercerita sepenggal kisah AR Fahrudin ketika bertanya pada seseorang yang hendak bergabung dengan Muhammadiyah. “Bermuhammadiyah Ini pekerjaan luar biasa. Makanya ketika Pak AR Fahrudin bertanya pada orang yang mau masuk Muhammadiyah. ‘Apakah sudah siap?’ Ini karena serba susah. Jadi orang Muhamamdiyah itu uji keikhlasannya,” ungkap Ma’mun.

Prof. Ma’mun Murod, M.Si., menyampaikan ceramah dalam Tabligh Akbar Musyarawah Ranting Ke 13 Muhammadiyah dan Aisyiyah Cinangka di Masjid Al-Birru, Minggu (03/12/2023).

Hal ini sebagaimana pesan yang disampaikan KH Ahmad Dahlan pada kader Muhammadiyah agar senantiasa menghidupi Muhammadiyah dan tidak mencari hidup di Muhammadiyah . “Jadi kalau ada orang mau masuk Muhammadiyah untuk mendapatkan sesuatu itu keliru,” tegas Ma’mun.

Oleh karenanya UMJ sebagai salah satu Amal Usaha Muhammadiyah mewajibkan karyawannya aktif di Muhammadiyah dan ortom, mulai dari ranting, cabang, hingga pusat. “Hidup-hidupilah Muhamamdiyah, ketika sudah dapat gaji dan honor yang cukup, Sabtu dan Minggu ingat Muhammadiyah dan Aisyiyah. Datang untuk kumpul, rapat dan mengerjakan sesuatu untuk Muhammadiyah,” katanya.

Ma’mun menerangkan bahwa ketika waktu dan tenaga bahkan harta digunakan untuk mengurus Muhammadiyah akan melahirkan keberkahan. Ia menyebutnya sebagai uji nyali keikhlasan yang menjadi teologi Muhammadiyah. Ayat-ayat pembebasan selalu dikedepankan oleh Muhammadiyah.

Tidak hanya uji nyali keikhlasan, Muhammadiyah juga menemui tantangan yang luar biasa. Berdasarkan pada sejarah, Ma’mun merasa bahwa perkembangan Muhammadiyah hingga dapat eksis berdakwah 111 tahun adalah hasil dari kerja cerdas Ahmad Dahlan yang tidak dapat dilihat oleh semua orang.

Ketika Ahmad Dahlan dikafirkan karena melakukan perubahan pada hal yang bersifat basic. Salah satunya saat mendirikan lembaga pendidikan yang dianggap basic oleh Ahmad Dahlan. Ma’mun berpesan pada seluruh warga persyarikatan Muhammadiyah di Cinangka agar dapat melakukan penguatan sebagaimana tema yang diusung.

“Dua hal yang mesti dilakukan yaitu penguatan dalam konteks inside dan eksternal. Penguatan inside dilakukan dengan konsolidasi organisasi. Sedangkan penguatan eksternal dilakukan dengan cara toleransi dengan kelompok yang berbeda sebab Muhammadiyah memiliki manhaj dan bersikap ijtihad,” ungkapnya.

Tabligh Akbar dalam rangka Musyarawah Ranting Ke 13 Muhammadiyah dan Aisyiyah Cinangka dihadiri oleh Ketua PDM Depok H. Ali Wartadinata, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Depok Nurhayati, M.Pd., Camat Sawangan Anwat Nasihin, Kepala Desa Cinangka Abdul Musonip, Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Sawangan, Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Cinangka, serta segenap warga persyarikatan di sekitar ranting Cinangka.

Editor : Dian Fauzalia

Kuliah Umum Kelautan FPIK : Lima Kebijakan Pembangunan Sektor Kelautan dan Perikanan Berbasis Ekonomi Biru

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI terus mensosialisasikan dan berkomitmen untuk mengimplementasikan kebijakan ekonomi biru atau pengelolaan laut yang berkelanjutan di Indonesia melalui lima program prioritas utama.

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Riset Kelautan/Plt Staf Ahli Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Dr. Hendra Yusran Siry, S.Pi, M.Sc saat memberikan kuliah umum dihadapan mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta, di ruang sidang Dekan FPIK Kampus 1 Universitas Bung Hatta, Jumat,1/12/2023.

Disampaikan Hendra, arah kebijakan pembangunan sektor kelautan dan perikanan bebasis ekonomi biru tersebut mencakup perluasan kawasan konservasi laut, penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pembangunan perikanan budidaya ramah lingkungan, pengelolaan dan pengawasan pesisir dan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan, serta penanganan sampah plastik di laut.

Disebutkan, kelima program prioritas utama tersebut diperkuat dengan penguatan daya saing hasil kelautan dan perikanan yang didukung dengan peningkatan mutu untuk tingkatkan konsumsi domestik dan ekspor; penguatan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan terintegrasi yang diperkuat dengan teknologi satelit, serta peningkatan kapasitas SDM untuk pengembangan usaha kelautan dan perikanan.

Kuliah umum yang diikuti oleh puluhan mahasiswa FPIK-UBH tersebut dimoderatori oleh Dr.Harfiandri Damanhuri dosen FPIK-UBH juga di hadiri oleh Kepala BPSPL Padang, Fajar Kurniawan, S.T, M.A.P., M.MG., Kepala Loka Riset Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir, Rizki Anggoro Adi, S.T dan dosen-dosen di lingkungan FPIK serta undangan lainnya ditutup Hendra dengan kesimpulan antara lain, bahwa pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan Indonesia harus menempatkan ekologi sebagai panglima yang harus dijaga untuk masa depan anak cucu kita serta akan menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Penerapan kebijakan ekonomi biru yang konsisten akan melindungi laut dan memberi ruang hidup bagi sumber daya hayati di laut, pesisir dan pulau-pulau kecil sebagai sumber pangan serta memberi manfaat ekonomi secara berkelanjutan dan menjadi episentrum serapan karbon dunia, yang berkontibusi pada keberlangsungan hidup manusia dan pencegahan perubahan iklim world serta menjadikan produk perikanan Indonesia menjadi juara di pasal world, yang berdaya saing tinggi dan diproduksi melalui cara-cara yang ramah lingkungan.

Disimpulkan juga, bahwa ekonomi biru memerlukan aplikasi pengetahuan, dukungan teknologi dan inovasi tepat guna, yang tidak hanya mampu untuk memanfaatkan sumberdaya alam secara berkelanjutan, tetapi juga lebih nyata dalam inovasi sistem produksi. Perguruan Tinggi berperan besar dalam mewujudkan potensi ekonomi biru Indonesia, terutama melalui pendidikan, pengabdian masyarakat, riset dan inovasi dalam pengelolaan sumber daya maritim yang berkelanjutan.

Sebelum kuliah umum, ditandatangani juga perjanjian kerjasama antara Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Ir. Yusra, M.Si dengan Kepala Pusat Riset Kelautan/Plt Staf Ahli Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Dr. Hendra Yusran Siry, S.Pi, M.Sc.

Rruang lingkup kerjasama yang disepakati meliputi antara lain peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kelautan, pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka Tri Dharma Perguruan Tingg dan pemanfaatan sarana prasarana serta berbagi pakai informasi dan pengetahuan.(*Indrawadi)

UNJA Sambut Tim Assessment Mission AKSI-ADB, Evaluasi Progres Pembangunan 9 Gedung Baru

JAMBI,- Universitas Jambi (UNJA) menerima kunjungan tim Assessment Mission Challenge ‘Advance Data and Abilities for Sustainable Progress – Asian Improvement Financial institution’ (AKSI-ADB) pada 28 – 29 November 2023. Kegiatan tersebut dilaksanakan di 9 lokasi pembangunan gedung baru UNJA dari AKSI-ADB.

Civitas akademika UNJA yang hadir menerima kunjungan tim Assessment Mission tersebut antara lain: Rektor UNJA, Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc., Ph.D.; Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Ir. H. Yusrizal, M.Sc.; Challenge Supervisor AKSI-ADB UNJA, Prof. Dr. Ir. Zulkarnain, M.Hort.Sc.; Koordinator Bidang Manajemen Aset Pejabat Pembuat Komitmen AKSI-ADB Challenge, Ir. M. Nuklirullah, S.T., M.Eng.; serta beberapa pimpinan fakultas di lingkungan UNJA.

Tim Assessment Mission ADB yang diketuai Sutarum Wiryono, hadir bersama dengan perwakilan Direktorat Sumber Daya – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), stakehoders ADB, Challenge Administration Unit (PMU), serta Challenge Implementation Unit (PIU).

Kegiatan diawali pada hari pertama dengan kunjungan ke lokasi proyek pembangunan gedung baru Pascasarjana di Kampus Telanaipura, lalu dilanjutkan kunjungan ke lokasi gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) di Kampus Buluran. Setelah melakukan kunjungan, kegiatan ditutup dengan diskusi di Ruang Rapat Dekan FKIK UNJA terkait pemaparan kemajuan proyek secara umum oleh Challenge Supervisor AKSI-ADB, serta diikuti oleh pemaparan rinci oleh PT WIKA terkait pelaksanaan pembangunan 3 gedung CWJ-01.

Tim WIKA menjelaskan bahwa realisasi progres pembangunan paket CWJ-01 yang dikerjakan saat ini sebesar  55,297 %. Paket  CWJ-01 ini terdiri dari 3 gedung, yaitu gedung FKIK, Pascasarjana, dan UNIFAC.

Kegiatan pada hari kedua dimulai dengan discussion board diskusi di Ruang Rapat Senat UNJA Mendalo bersama PT. Nindya Karya terkait pemaparan information umum CWJ-02 dengan realisasi progres sebesar 61,310 %. CWJ-02 sendiri terdiri dari 6 gedung, yaitu 3 gedung Built-in Classroom, 1 gedung Pupil Middle,1 gedung Laboratorium Sosial, dan 1 gedung Laboratorium Sains.

Rapat ini juga membahas dinamika  apa saja yang dihadapi dan bagaimana cara penyelesaiannya. Rapat dibagi menjadi 3 sesi, yang pertama membahas terkait civil work, dilanjutkan dengan membahas gentle program, dan finance proyek AKSI.

Wakil Rektor Bidang Umum Dan Keuangan Ir. H. Yusrizal, M.Sc., menyampaikan perlunya melakukan diskusi setelah meninjau ke lapangan.

“Setelah kita melakukan tinjauan ke lapangan, saya pikir memang penting untuk kita melakukan diskusi terhadap dinamika apa saja  yang ada di lapangan dan bagaimana untuk menindaklanjutinya,” tutur beliau.

Sutarum Wiryono selaku Ketua Tim Assessment Mission ADB menyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakannya peninjauan.

“Kami dari ADB bersama dengan tim Kementrian Pendidikan, Bappenas, dan Kementerian Keuangan kali ini melakukan overview mission untuk melihat perkembangan Proyek AKSI. Kita disini ingin mengetahui progres telah sampai dimana, apa-apa saja dinamika yang ada di lapangan, dan bagaimana rencana-rencana untuk bisa menyelesaikan sesuai dengan progres waktunya, sejauh mana progresnya sudah terlaksana, dan sementara ini kita lihat progresnya sudah ada kemajuan yang cukup rapi,” ujarnya.

Koordinator Bidang Manajemen Aset Pejabat Pembuat Komitmen AKSI-ADB Challenge, Ir. M. Nuklirullah, S.T., M.Eng., menegaskan komitmen terkait kontrak yang sudah disepakati.

“Jadi yang perlu kita tegaskan terkait proyek pembangunan CWJ-01 maupun CWJ-02 adalah komitmen-komitmen dari seluruh pihak, salah satunya komitmen dari para kontraktor untuk dapat menyelesaikan atau melaksanakan semua sisa pekerjaan dengan tepat waktu sesuai dengan dengan lingkup kontrak yang sudah kita sepakati,” ungkapnya.

Setelah diskusi berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi gedung UNIFAC, Cluster Hexagon, gedung Lab. Sosial, Lab. Sains, dan kemudian diakhiri dengan kunjungan ke lokasi Water Provide dan Remedy.

Dimas Anugrah Adiyadmo / Annisa / HUMAS


Put up Views: 50


Lowongan Kerja Universitas Pembangunan Jaya

Skip to content material

Lowongan Kerja Universitas Pembangunan Jaya

Web page load hyperlink

Go to High

Seminar Nasional LPPM UNJA; Transformasi Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan A.I.

JAMBI,- Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jambi (UNJA) mengadakan Seminar Nasional dengan tema “Transformasi Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan”. Acara dilaksanakan secara hybrid melalui zoom assembly dan luring di Swiss-Belhotel Jambi pada (18/10/2023).

Acara dibuka oleh Rektor UNJA yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Drs. Kamid, M.Si. dan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Ir. Yusrizal, M.Sc., Ph.D.; Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Ir. Teja Kaswari, M.Sc.; Ketua Senat, Prof. Dr. H. Syamsurijal Tan, S.E., M.A.; Ketua LPPM, Dr. Ade Octavia, S.E., M.M.; Ketua Lembaga, dan Kepala Biro di lingkungan UNJA, serta undangan lainnya.

Acara ini menghadirkan 5 pemateri, yaitu Dr. Agus Kuncoro, S.Sos. (Kepala Pusat Pengembangan Kebijakan Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi); Muktamar Hamdi, S.E., M.M. (Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan); Luthfi Ilham Ramdhani, S.Sos. (Koordinator Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi dari Kemendikbudristek); Dr. Mohtar Yunianto, S.Si., M.Si. (Dosen Universitas Sebelas Maret); dan Drs. Jefri Marzal, M.Sc., D.I.T. (Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UNJA).

Kegitan ini bertujuan sebagai wahana bagi para peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan dalam berbagi pengetahuan terkait perkembangan teknologi Synthetic Intelligence (A.I.) untuk mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Yulia Monita, S.H., M.H. selaku Ketua Pelaksana, menyampaikan bahwa teknologi A.I. memiliki potensi besar untuk mengubah paradigma pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Seminar ini tidak hanya menjadi wadah untuk mendiskusikan perkembangan terbaru dalam bidang kecerdasan buatan tetapi juga akan menjadi platform untuk membangun kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak yang terlibat dalam upaya mewujudkan transformasi pembangunan yang berkelanjutan,” ucapnya.

Prof. Kamid mengatakan bahwa di zaman saat ini, A.I. dapat membawa pengaruh positif dan negatif. Maka dari tu, fokus para pendidik saat ini adalah menanamkan nilai-nilai karakter kepada mahasiswa.

“Seminar hari ini sangat luar biasa karena perkembangan teknologi yang begitu masif di sekitar kita. Disatu sisi bahwa kecerdasan buatan ini sangat besar manfaatnya dan sangat membantu aktivitas kita, tetapi di kalangan akademisi ini juga menjadi tantangan tersendiri,” ungkap beliau.

“Sebenarnya peran pendidik sekarang adalah bagaimana menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didiknya karena kalau hanya sekedar mengajar materi itu juga bisa dicari melalui Synthetic Intelligence atau kecerdasan buatan,” pungkasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh seluruh pemateri dan sesi diskusi serta tanya jawab. Lalu dilanjutkan dengan seminar panel yang dibagi ke berbagai ruangan yang berbeda dengan terdapat 171 pemakalah.

Dimas Anugrah Adiyadmo / Yulia / HUMAS
Foto: Asmah


Publish Views: 59


PEMBANGUNAN GEDUNG UHN SUGRIWA KAMPUS RATNA MASUKI TAHAP II

DENPASAR, UHN SUGRIWA – Pekerjaan konstruksi Tahap II Pembangunan UHN I Gusti Bagus Sugriwa ‘kampus Ratna’ dilaksanakan usai Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak, Kamis (6/7/2023).

Rapat Persiapan dihadiri oleh Rektor UHN Sugriwa, Prof. Dr.Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si selaku Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ni Luh Puri Arsini, SE; Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Prof. Dr. Drs. I Nyoman Yoga Segara, M.Hum; Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Dr. Drs. Ida Bagus Gede Subawa, M.Si; Kepala Bagian Umum, I Ketut Budi Rach Suarjaya, S.Kom.,M.Pd; Ketua SPI, Dr. I Ketut Wardana Yasa, SE., M.Fil.H beserta jajarannya dan Para Rekanan Pemenang tender.

Berbagai hal pekerjaan dan teknis dibahas dalam Rapat Persiapan Kontrak oleh Kontraktor, PT. Krisna Karya Konstruksi KSO dan PT Glebeg Bali Utama, Konsultan Pengawas, CV. Jaya Desain; Konsultan Perencana, PT. Pandu Persada, Pendamping Ahli Pekerjaan Konstruksi, Dr. Dewa Widnyana Maya yang notabene Kadis PU Bangli dan Dosen Teknik Univ. Udayana, I Gede Adi Susila, ST.,M.Sc.,Ph.D IPM; Pendamping Teknis Pekerjaan Konstruksi Gede Yudhi Asmara dari Dinas PU Provinsi Bali serta Perencana Pusat.

Pengerjaan gedung diharapkan rampung pada tanggal 17 Desember 2023 dengan estimasi penyelesaian seluruh pekerjaan pada tahun anggaran 2024. (might/sas).
,Pusdok-Humas-UHN Sugriwa
#UHN Sugriwa

Bahas Isu Pembangunan Rendah Karbon di Lampung dan Indonesia, SDGs Heart UBL Gelar FGD dengan IGES Jepang

Bandar Lampung – Sustainable Growth Objectives (SDGs) Heart Universitas Bandar Lampung menggelar Focus Group Dialogue (FGD) dengan Institute for World Environmental Methods (IGES) Jepang dengan judul “Interlinkages of the Transition to a Low-carbon Society and Attaining Sustainable Growth Objectives within the Province of Lampung, Indonesia”. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Gedung Rektorat UBL, Jumat 23/07/2023.

Dr. Mustafa Moinuddin, Analysis Supervisor & Deputy Director dari Built-in Sustainability Centre, IGES menjelaskan bahwa FGD ini merupakan lanjutan dari kegiatan survei on-line yang dilakukan dalam periode 13-20 Juni 2023. “Kegiatan FGD ini merupakan observe up dari kegiatan survei on-line beberapa waktu lalu dimana tujuannya adalah untuk berkonsultasi dengan para pemangku kepentingan lokal yang terdiri dari perwakilan lembaga pemerintah daerah, sektor bisnis, masyarakat sipil, dan akademisi untuk memahami beberapa isu utama terkait pembangunan rendah karbon di Provinsi Lampung, Indonesia dan interaksinya dengan SDGs baik sisi mitigasi maupun adaptasinya. Hasil dari survei ini akan digunakan untuk memperbarui database SDGs Interlinkages Visualization Software yang dijadikan acuan oleh Bappenas dalam menyusun dokumen-dokumen perencanaan terkait SDGs di tingkat nasional,” ungkap Mustafa.

Sementara itu, Dr. Eng. Fritz Akhmad Nuzir, sebagai Kepala SDGs Heart UBL juga menambahkan kegiatan FGD sebagai bagian dari kegiatan joint analysis antara IGES Jepang dan SDGs Heart UBL. “Kami mengundang perwakilan dari responden sebagai upaya untuk mengklarifikasi dan validasi hasil dari survei dan mengindentifikasi isu-isu terpenting di provinsi Lampung. Hasil dari joint reseach ini nantinya akan dipublikasikan melalui karya tulis ilmiah dan laporan penelitian. Sebelumnya, kegiatan penelitian bersama antara IGES Jepang dan UBL telah menghasilkan modul pembelajaran on-line tentang sistem financial institution sampah di Indonesia,” jelas Fritz.

Kegiatan FGD ini dibuka oleh Wakil Rektor I UBL Dr. Hery Riyanto, perwakilan Bappeda Provinsi Lampung sebagai Sekretariat SDGs Provinsi Lampung, akademisi dari PTN dan PTS di Lampung, BPS Provinsi Lampung, berbagai komunitas dan NGO pemerhati sosial dan lingkungan, serta pihak swasta dan pemilik industri.

Rektor UMJ: Pendidikan Merupakan Salah Satu Parameter Pembangunan

Salah satu parameter untuk mengukur indeks pembangunan manusia adalah pendidikan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia yaitu dengan cara melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Hal tersebut disampaikan Rektor UMJ Dr. Ma’mun Murod, S.Sos., M.Si., pada gelaran Yudisium dan Tasyakuran Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta (FAI UMJ) dengan mengusung tema Meningkatkan Kualitas dan Integritas Lulusan yang Unggul, Mandiri dan Berdaya Saing International bertempat di Gedung Aula FEB UMJ Jum’at (16/06/2023).

Baca juga : Kunjungan FAI UAD ke FAI UMJ Jelang Akreditasi

Sebanyak 124 Mahasiswa dinyatakan lulus dalam agenda yudisium program Sarjana dan Pascasarjana periode semester ganjil tahun akademik 2022/2022 dihadiri oleh Rektor UMJ Dr. Ma’mun Murod, S.Sos., M.Si., Dekan FAI UMJ, Dr. Sopa, M.Ag. Wadek I Busahdiar, M.A. Wadek II Dra. Romlah, M.Pd., Wadek III Nurhadi, S.Ag., M.A. serta seluruh sivitas akademika FAI UMJ.

Dalam hal ini, ketua pelaksana yudisium FAI UMJ Dina Febriani Darmansyah, S.E., M.M. melaporkan sebanyak 124 mahasiswa dinyatakan lulus dari program studi jenjang S1 Pendidikan Agama Islam sebanyak 70 mahasiswa, Hukum Keluarga Islam sebanyak 6 mahasiswa, Komunikasi Penyiaran Islam sebanyak 24 mahasiswa, Perbankan Syariah sebanyak 2 mahasiswa, Manajemen Zakat dan Waqaf sebanyak 3 mahasiswa, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah sebanyak 8 mahasiswa, dan Program S2 Magister Studi Islam sebanyak 11 mahasiswa.

Dekan FAI UMJ Dr. Sopa, M.Ag. mengucapkan selamat dan syukur kepada calon sarjana FAI UMJ yang telah menyelesaikan studinya baik pada jenjang S1 maupun S2. Hal ini, Sopa sampaikan sesuai dengan surat Luqman ayat 12 tentang makna bersyukur.

“Tidak semua yang masuk kuliah dapat menyelesaikan tugas kuliahnya dan tidak sedikit juga yang putus ditengah jalan. Maka dari itu lulusnya para calon sarjana ini patut untuk disyukuri,” ungkap Sopa.

Tidak hanya itu, Sopa pun berpesan agar calon sarjana tidak berhenti belajar sampai jenjang S1/S2 saja melainkan dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya. Layanan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk jenjang S2/S3 disampaikan Sopa bahwa banyak keuntungan yang akan diterima dari beasiswa LPDP tersebut seperti tunjangan kuliah, hingga biaya hidup.

Rektor UMJ Dr. Ma’mun Murod, S.Sos., M.Si. berpesan pada peserta yudisium bahwa perintah mencari ilmu hukumnya wajib. Lebih lanjut, Ma’mun menyampaikan bahwa dalam konteks pendidikan islam tidak ada istilah deskriminasi antara laki-laki dan perempuan yang ada hanya pada perannya saja.

“Deskriminasi antara laki-laki dan perempuan pada konteks pendidikan ini sering sqlah dipahami pada beberapa negara yang memiliki pemikiran tekstual dan kolot. Bisa dilihat dari sisi kualitas pendidikan ditingkat ASEAN belum berdiri pada posisi terhormat jika dibandingkan dengan negara tetangga. Padahal Indonesia ini negara yang satu-satunya dikonstitusikan sebanyak 20% untuk pendidikan,” tegas Ma’mun.

Ma’mun berharap pola pikir peserta yudisium yang sebentar lagi akan menjadi alumni dapat menghadirkan Muhammadiyah di tengah-tengah masyarakat. Dimana Muhammadiyah selalu menatap kedepan terkait spirit kemajuan dalam bermasyarakat.

“Tentu kita semua sudah paham perbedaan kemajuan spirit bermuhammadiyah dengan yang lainnya, paling tidak saat ada pertentangan ditengah masyarakat kalian dapat melerai dan meluruskannnya,” ungkap Ma’mun.

Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi beasiswa LPDP yang disampaikan langsung oleh Kaprodi Manajemen Studi Islam M. Hilali Basya, MA., Ph.D. sekaligus peninjau pengajuan proposal beasiswa calon penerima LPDP.

Hilali menyampaikan betapa pentingnya menyiapkan diri dalam menggali informasi beasiswa yang dituju. Seperti mengetahui 4 hal utama sebelum mencari beasiswa baik pada kompetensi kepribadian, rencana studi, kompetensi menyelesaikan studi, hingga rencana setelah studi harus matang dipersiapkan.

“Karena beasiswa ini tidak hanya menyediakan beasiwa kuliah saja melainkan ada beberapa hal seperti penelitian, pengabdian masyarakat hingga uang saku yang nantinya akan dibiayai,” ungkap Hilali.

Dalam kompetensi kepribadian, Hilali menjelaskan bahwa ketangguhan dalam menjalani kesulitan seperti peran dalam mengelola organisasi, lembaga atau kegiatan, hingga orientasi berprestasi.

Tidak hanya itu saja, rencana studi sebelum mendaftar beasiswa pun perlu dibuat rancangannya terkait pertimbangan memilih prodi dan universitas, memenuhi syarat kampus yang dituju, hingga relevansi prodi dengan pekerjaan/aktivitas saat ini.

Dilanjut dengan laporan mahasiswa terbaik FAI UMJ periode 2022/2023 yakni Muhammad Dafa Akmal IPK 3,84 predikat pujian, Imam Hanafi IPK 3,53 predikat pujian, dan Andini Febriani IPK 3,87 predikat pujian dari program S1. Sedangkan dari program studi S2 yakni Saiful Bahri IPK 3,88 predikat pujian.

Muhammad Dafa salah satu peserta yudisium terbaik menyampaikan terdapat 6 hal dalam proses mencari ilmu menurut syekh Ali Jumroh. Pertama, kecerdasan dimana seorang guru adalah pintu utama pendidikan. Kedua, semangat terus menerus terhadap apa yang diusahakan. Ketiga, bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu agar bermanfaat. Keempat, kecukupan biaya. Kelima, bimbingan seorang guru atau bersahabat dengan guru. Keenam, membutuhkan waktu lama dalam memperoleh ilmu.

“Setiap individu memiliki goal untuk mencapai itu semua dengan dibuktikan adanya sebuah kerja keras, proses, untuk meraih terhadap lika liku kehidupan, surga telah diwariskan kepada kalian dari apa yang kalian telah diusahakan,” ungkap Dafa.

Selain Dafa, kesan dan pesan pun disampaikan oleh perwakilan orang tua dari peserta yudisium terbaik Dolly Novaruddin Siregar, S.E. yang menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi positif kepada UMJ karena telah berhasil mendidik dan mengantarkan para calon sarjana dalam menyelesaikan studinya.

“Kami sangat bahagia dan bangga putra dan putri kami telah mendapat bekal untuk dapat menatap masa depan menjadi lebih baik, tidak hanya itu teruntuk calon sarjana agama islam tentu setelah lulus jangan membuat kalian takabur namun pencapaian tersebut dapat dijadikan pendorong untuk meraih kesuksesan dimasa mendatang,” tutup Dolly.

Gelaran yudisium diakhiri dengan kemeriahan lantunan lagu melayu yang dibawakan oleh Siti Mardotillah mahasiswi prodi Komunikasi Penyiaran Islam dengan judul lagu Zapin Melayu dan Laksana Raja Dilaut. Kemeriahan pun turut diikuti oleh seluruh peserta yudisium dan segenap sivitas akademika FAI UMJ.

Editor : Tria Patrianti


1

Rektor Laporkan Progres MBKM dan Pembangunan 9 Gedung Baru pada Rapat Bersama Dewan Pengawas UNJA

MENDALO,- Jajaran pimpinan Universitas Jambi (UNJA) melaporkan capaian progres pembangunan 9 gedung baru di hadapan para Dewan Pengawas (Dewas) UNJA. Berlangsung di Ruang Rapat Senat Gedung Rektorat, pada hari Kamis (15/6/2023).

Rapat tersebut dipimpin oleh Rektor UNJA, Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc., Ph.D. dengan didampingi seluruh Wakil Rektor. Turut hadir juga Kepala Biro, Ketua Lembaga, Ketua SPT, Kepala UPT, Dekanat, dan tamu undangan lainnya yang ada di lingkup UNJA.

Rektor dalam paparannya menyampaikan beberapa hal, mulai dari perkembangan prestasi mahasiswa, inovasi tematik, capaian PUI-PT, inovasi UNJA pada 2023, pengembangan 9 aplikasi, dan pemanfaatan desa layanan terpadu.

“UNJA serius dalam membangun jembatan antar bidang keilmuan sehingga MBKM terkoneksi secara integratif. Penguatan kerja sama, rekomendasi biaya, serta standarisasi MBKM seperti struktur kurikulum, standar proses, penilaian, suasana akademik, dan pemantauan kerja sama mitra,” ujar Rektor.

“Kami juga menjamin bagaimana pelaksanaaan MBKM menjadi the mind-set untuk mensintesis informasi dan menjadi modal mahasiswa ke depannya. Semua hal yang telah kami lakukan sejak 2020 selalu dipedomankan pada keterkaitan IKU dengan Platform UNJA SMART,” pungkas Rektor.

Selain Rektor, Prof. Dr. Ir. Zulkarnain, M.Hort.Sc., CIQaR., CIQnR. selaku Supervisor Challenge ADB-AKSI UNJA, memaparkan mengenai progres dan laporan lapangan terhadap seluruh gedung baru UNJA yang saat ini sedang dibangun.

“Alhamdulillah deviasi pembangunan gedung baru yang ada di UNJA mendapat poin surplus, sehingga masih on the monitor. Seluruh pembangunan tersebut ditargetkan untuk selesai pada 4 Maret 2024, karena pada Juni 2024 harus sudah mengirikam laporan,” ujar Prof. Zulkarnain.

Dewan Pengawas UNJA lebih memfokuskan penyampaian terhadap saran-saran yang seharusnya dilakukan UNJA dalam transformasinya menuju PTN-BH.

“Harapan kami di Kementerian adalah universitas bisa berkembang bersama dengan cepatnya perkembangan teknologi, seperti contohnya Chat-GPT yang kami rasa sangat membantu kami di Kementerian. Lalu aktualisasi MBKM untuk membuat mahasiswa menjadi pribadi yang siap bekerja dengan teknologi, karena yang kita butuhkan ke depannya adalah orang-orang yang bisa menggunakan teknologi-teknologi tersebut,” ujar Anindito Aditono, Ketua Dewas UNJA.

“Karena saat ini UNJA sedang mempersiapkan diri menuju PTN-BH, kami harap UNJA dapat merumuskan pengaplikasian program-program dan inovasi-inovasi di UNJA menuju PTN-BH. Keterkaitan dengan pembangunan gedung-gedung baru, tadi sudah dipaparkan dengan baik secara teknisnya. Kami hanya ingin mengetahui mengenai peranan auditor terhadap progres pembangunan,” pungkas Dewas.

Setelah melaksanakan rapat, pimpinan UNJA bersama Dewas melaksanakan visitasi ke seluruh proyek pembangunan gedung baru UNJA. Dimulai dari Gedung UNIFAC, Gedung Built-in Classroom, Laboratorium Sains, Laboratorium Sosial, Gedung FKIK, dan Gedung Pascasarjana.

Dimas Anugrah Adiyadmo / HUMAS


Put up Views: 69