Tag: PBSI

Mahasiswa PBSI FKIP UNJA Sukses Gelar Pertunjukan Teater ‘Batimbang Hidup’ di Taman Budaya Jambi

JAMBI,- Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi (UNJA) sukses menggelar pertunjukan teater berjudul ‘Batimbang Hidup’ yang diselenggarakan di Gedung Teater Area Taman Budaya Jambi pada Rabu (06/12/2023).

Kegiatan ini dihadiri oleh dosen PBSI FKIP UNJA yaitu Dra. Yusra D, M.Pd. dan Oky Akbar, M.Pd., Gr. yang didaulat menjadi narasumber atau pemantik pertunjukan pada pementasan teater Batimbang Hidup.

Selain itu, turut hadir Edy Mulyadi, S.Pd. yang merupakan sastrawan Jambi yang sekaligus menjadi dosen Praktisi UNJA yang membimbing dan melatih mahasiswa selama proses persiapan pementasan.

Pelaksanaan kegiatannya juga didukung dan disponsori langsung dari berbagai pihak, seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata UPTD Taman Budaya, Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia (HIMABINDO), serta AK Telephone Jambi.

‘Batimbang’ sendiri merupakan upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat Banjar di Kuala Tungkal. Upacara ini dilaksanakan atas dasar siklus kehidupan pada kelahiran salah satu anggota keluarga masyarakat tersebut.

Naskah Batimbang Hidup ini merupakan karya Devi Hanan, mahasiswi PBSI FKIP UNJA semester 5 yang memuat cerita tentang sepasang suami-istri yang baru dikaruniai anak. Akan tetapi, karena anaknya lahir di bulan Safar, terjadilah berbagai konflik yang terus menimpa hidup mereka, seperti pertentangan ideologi, serta paksaan dari keluarga yang ada di kampung untuk melaksanakan upacara Batimbang.

Dra. Yusra D, M.Pd. menyampaikan sambutan dan ucapan selamat kepada para mahasiswa yang tampil pada pertunjukan teater ini.

“Selamat ananda, ananda sudah berkarya, dan mudah-mudahan ini bukanlah karya yang pertama dan terakhir, tapi merupakan karya pertama yang akan berlanjut dengan karya-karya berikutnya. Saya sangat bangga dan bahagia karena ternyata ananda bisa berkreativitas, kreativitas tidaklah dilihat dari seberapa banyak yang kita perbuat, tetapi seberapa bermakna apa yang kita perbuat itu bagi banyak orang,” tutur beliau.

Kepala UPTD Taman Budaya Jambi, Eri Argawan S.E., di akhir pertunjukan memberikan apresiasinya terhadap pertunjukan yang disuguhkan, beliau mengaku sangat menikmati karya yang dipertunjukkan.

“Untuk pertunjukkan ini saya bisa menikmati karyanya yang juga berasal dari kearifan lokal dan ini yang diingankan oleh Taman Budaya sebenarnya. Mudah-mudahan saya berharap ke depannya terus lahir dan tidak berhenti sampai disini karena proses berkesenian itu memang membutuhkan waktu,” pungkas beliau.

Dimas Anugrah Adiyadmo / Indri / Juwita / HUMAS

Foto: Iswanto


Publish Views: 72


PBSI UNJA Gelar Seminar Nasional Pembelajaran Bahasa, Sastra, dan Budaya

MENDALO,- Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi (UNJA) menyelenggarakan Seminar Nasional Pembelajaran Bahasa, Sastra, dan Budaya (SNPBSB) 4. Diselenggarakan di Gedung Labor FKIP pada Kamis, 2 November 2023.

Kegitan ini dihadiri oleh Sekretaris Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra (PBS), Failasofah, S.S., M.Pd., Ph.D.; Kaprodi PBSI, Drs. R. Imam Suwardi Wibowo, M.Pd.; para dosen PBSI, guru pamong PLP dari beberapa sekolah, dan 120an mahasiswa PBSI.

Narasumber utama dalam Semnas tersebut merupakan dosen Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Houtman, M.Pd.

Sesuai dengan laporan Ketua Pelaksana, Arum Gati Ningsih, M.Pd. mengatakan bahwa SNPBSB merupakan kegiatan rutin Prodi PBSI yang saat ini adalah yang ke-4 dan telah dilaksanakan di tahun-tahun sebelumnya.

Dengan mengusung tema ‘Merdeka Belajar dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra’, pada seminar ini yang bertujuan untuk menghasilkan berbagai pemikiran yang solutif dan inovatif dengan berbagai permasalahan yang menjadi tema.

Sekretaris Jurusan PBS, Failasofah, S.S., M.Pd., Ph.D., dalam sambutannya yang sekaligus membuka acara secara resmi, menyampaikan bahwa penguasaan Bahasa Indonesia yang baik menjadi hal yang utama untuk bisa menguasi bahasa lainnya.

Kaprodi PBSI, Drs. R. Imam Suwardi Wibowo, M.Pd., menyampaikan harapannya kepada mahasiswa dan guru pamong PLP terkait Merdeka Belajar dan Kurikulum Merdeka.

“Diharapkan para mahasiswa bisa memahami Merdeka Belajar, dengan adanya pencerahan dari seminar hari ini mahasiswa paham tentang Kurikulum Merdeka. Hal yang penting dalam Kurikulum Merdeka terkait P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Tujuan akhir dari Kurikulum Merdeka ini adanya P5, karena ke sanalah tujuan dan regulasi pemerintah yang berkiatan dengan Kurikulum Merdeka.,” tutur beliau.

“Menjadi guru sekarang dengan berbagai pengetahuan, sikap, maupun psikomotoriknya harus paham tentang itu semua. Jadi harapan kami mahasiswa PBSI maupun guru pamongnya pasti lebih mengerti yang sesuai dengan sekolah masing-masing,” lanjut beliau.

Dr. Houtman, M.Pd. menjelaskan meskipun realisasi penerapan Merdeka Belajar berbeda di setiap lembaga, fasilitas dan konsep yang dibuat dapat disesuaikan dengan harapan pemerintah.

 

“Merdeka Belajar merupakan sebuah platform yang disiapkan oleh pemerintah untuk dilaksankan oleh lembaga institusi di bawahnya. Di lingkungan perguruan tinggi tentu Prodi bertanggung jawab serta mempunyai kebijakan menyiapkan kemampuan dalam persiapan perangkat untuk mendukung konsep Merdeka Belajar. Tajuk besarnya adalah menempatkan mahasiswa pada sosok pelajar yang diharapkan seperti kreatif dan mandiri. Kemudian konsep proyek yang diajar dan dilatih adalah bagaimana mahasiswa mampu sampai pada taraf yang diinginkan,” ujarnya.

“Setiap perguruan tinggi, sekolah punya kebijikan sendiri-sendiri sehingga realisasinya itu bisa berbeda, tetapi sebagai sebuah lembaga dan sebagai pemangku kebijakan harus mencoba untuk menfasilitasi konsep yang sudah dibuatkan, hingga sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pemerintah,” pungkas Dr. Houtman.

Acara dilanjutkan dengan foto bersama, setelah itu sesi seminar bersama narasumber Dr. Houtman, M.Pd. dan Dr. Drs. Andiopenta Purba, M.Hum, serta diskusi panel bersama pemakalah.

Dimas Anugrah Adiyadmo / Kaka / HUMAS
Foto: Rohanee


Publish Views: 28


Kreativitas Mahasiswa PBSI UNJA, Olah Kulit Pisang Jadi Cemilan ‘Kuping Bara’

MENDALO-, Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Universitas Jambi (UNJA) menjadi salah satu tim yang lolos pada PMW 2023 dengan beranggotakan Mahrus sebagai ketua tim, Tri Sarlinda, Lulu Nurulita Liada Putri, Tari Safitri, dan Safira Rahayu. Dengan mentor pendamping yaitu Drs. Eddy Pahar Harahap, M.Pd. dan Hilman Yusra, S.Pd., M.Pd.

Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) merupakan program pengembangan keterampilan mahasiswa dalam berwirausaha. Program wirausaha ini bertujuan untuk membina mahasiswa dalam menciptakan usaha mandiri. Selain itu, mereka juga bisa mengkonversi ke mata kuliah dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan tersebut didanai sebesar Rp. 6.300.000,- dan dilaksanakan secara berkala selama 4 bulan.

Produk yang dibuat Mahrus dan tim berbahan dasar kulit pisang yang didapat dari penjual pisang, kulit pisang yang digunakan dibeli dengan memperhatikan kualitasnya yang masih baru, segar, dan belum kecoklatan.

Proses produksi yang dilalukan dimulai dari perebusan kulit pisang, penggilingan, serta penjemuran. Produk cemilan tersebut mereka namai dengan “Kuping Bara Chips (kulit pisang banyak rasa)”. Untuk varian rasanya terdiri dari rasa Authentic, Rumput laut, Balado, Jagung Manis, Keju Manis, dan Seblak.

“Untuk lolos seleksi PMW, produk yang dibuat harus berbeda, unik, serta inovasi yang baru,” ujar ketua tim.

Dari produk mereka hal yang ditonjolkan adalah dikemasan tertera barcode, untuk memudahkan pembeli dapat menscan informasi mengenai element produk dan tulisan singkat berupa cerpen yang dilatarbelakangi oleh program studi asal mahasiswa tersebut.

“Semoga produk cemilan yang kami ciptakan dapat berkembang dengan baik dan diterima dilingkungan masyarakat,” ucap terakhir Mahrus.

Dimas Anugrah Adiyadmo HUMAS / Riska / Rohanee


Publish Views: 67


3 Pesan Kepala HUMAS UNJA Saat Pembekalan MBKM Jurnalistik PBSI

MENDALO,- HUMAS Universitas Jambi yang diwakili oleh Mochammad Farisi, S.H. LL.M. selaku Koordinator Pusat Dokumentasi dan Informasi Publik (HUMAS UNJA), melaksanakan kegiatan pembekalan bagi mahasiswa MBKM Jurnalistik UNJA pada Rabu (30/8/23) di Ruang Petuah UNJA Mendalo.

Kegiatan pembekalan tersebut diinisiasi oleh Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP UNJA, dan merupakan rangkaian kegiatan yang harus dijalani mahasiswa Magang MBKM Jurnalistik sebelum melaksanakan praktek magang di HUMAS UNJA.

Kegiatan tersebut merupakan pertemuan ke-4 dalam pembekalan mahasiswa Magang MBKM Jurnalistik, setelah 3 pertemuan sebelumnya telah digelar bersama Ketua LPTIK UNJA, Dr. Ir. Sahrial, M.Si., dua orang Dosen Pembimbing Lapangan yaitu Drs. Eddy Pahar Harahap, M.Pd. dan Hilman Yusra, S.Pd., M.Pd., serta Dimas Anugrah Adiyadmo, S.Pd., M.Pd. selaku jurnalis HUMAS UNJA dan mentor mahasiswa Magang MBKM Jurnalistik.

Pelaksanaan pembekalan ini dilakukan guna menambah wawasan mahasiswa untuk lebih mengenal tentang dunia jurnalistik dan penulisan berita yang berisi informasi penting dan menarik sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan berita.

Hal tersebut juga menjadi langkah awal perkenalan lebih dekat mahasiswa Magang MBKM Jurnalistik dengan HUMAS UNJA dan bentuk kerja sebagai jurnalis di UNJA.

“Visi HUMAS UNJA ialah ‘Responsif Mengelola Reputasi Universitas’, dengan demikian HUMAS UNJA menjadi garda terdepan dalam menyikapi serta mewadahi segala sumber informasi dan publikasi UNJA,” ujarnya.

Dalam penyampaian materi, beliau menegaskan 3 poin penting dari tujuan HUMAS UNJA yaitu, citra posistif, opini posistif, dan kepercayaan masyarakat (public belief).

Mahasiswa Magang MBKM Jurnalistik di Humas Unja harus menjadikan 3 poin penting tersebut sebagai landasan dari kegiatan jurnalisnya nanti. Antusias dan kreativitas yang baik dari mahasiswa diharapkan dan dinantikan dalam kolaborasi dengan Humas UNJA dan UNJA SMART TV.

“Saya berharap ke depannya mahasiswa mampu untuk lebih aktif dan berani dalam setiap melaksanakan kegiatan ataupun saat berdiskusi untuk mewujudkan platform UNJA SMART,” pungkasnya.

Pada akhir kegiatan, Korpus HUMAS UNJA meminta mahasiswa untuk mengikuti kegiatan Kejati yang saat itu sedang dilaksanakan di Ruang senat Lt 3. Mahasiswa diminta untuk mengamati serta belajar membuat sebuah berita dari kegiatan yang sedang berlangsung.

Dimas Anugrah Adiyadmo / Annisa / Kaka Y / Fara S / HUMAS


Submit Views: 139


Mahasiswi PBSI UNJA Juara 1 Lomba Microteaching Bidang Soshum di FORKOM FKIP Se-Indonesia


TERNATE,- Dinna Fitriani, mahasiswi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Universitas Jambi (UNJA) berhasil meraih Juara 1 Lomba Microteaching Bidang Soshum di FORKOM FKIP Se-Indonesia. Berlangsung di Universitas Khairun Ternate, Maluku Utara, pada  6-9 Juli 2023.

Dinna berhadapan dengan 65 peserta di babak sem ifinal, sebelum masuk ke babak last bersaing dengan 8 finalis dan keluar sebagai juara 1. Prestasi Dinna tersebut membuatnya membawa pulang hadiah berupa trofi, sertifikat, dan uang pembinaan.

“Motivasinya karena ingin mencari pengalaman, dengan latihan mengajar, menyusun RPP, dan LKPD. Harapannya bisa ikut lagi lomba lomba selanjutnya, dan bisa diterapkan di dunia kependidikan saat menjadi guru,” ujar Dinna.

Drs. R. Imam Suwardi Wibowo, M.Pd., selaku Kaprodi PBSI FKIP UNJA mengungkapkan kebanggannya terhadap prestasi yang diraih mahasiswanya.

“Selaku Ketua Prodi PBSI bangga dengan capaian Dinna sebagai juara 1. Ini salah satu bentuk tindak lanjut mata kuliah Pembelajaran Mikro (Micro instructing), yang pengampunya saya tim dengan Ibu Rahmawati. Saya mengapresiasi keberhasilan tersebut. Semoga dalam kesempatan lain tidak hanya Dinna yang berpartisipasi. Harapannya mahasiswa yang lain juga dapat berpartisipasi menyumbangkan prestasinya,” ungkap beliau.

Dimas Anugrah Adiyadmo / HUMAS


Publish Views: 85



Kuy Koreksi: Proyek Analisis Kebahasaan Mahasiswa PBSI UNJA

MENDALO,- Enam orang mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Jambi (UNJA) menginisiasi sebuah Proyek Analisis Kebahasaan yang diberi nama Kuy Koreksi. Diselenggarakan pada Mei – Juli 2023 di depan Ruang Kuliah PBSI, Gedung FKIP UNJA Mendalo.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Wulan Permata Sari, Amelia Agustina, Vanesya Tri Utami, Cindy Devira, Mutia Hanifah Bafadhal, dan Khaulah Azzuhra, serta dibimbing oleh dosen pengampu mata kuliah Analisis Kesalahan Berbahasa, Drs. R Imam Suwardi Wibowo, M.Pd. dan Priyanto S.Pd., M.Pd.

Proyek tersebut berupa jasa free of charge analisis kesalahan berbahasa dalam bentuk tulisan. Objek yang dianalisis adalah tulisan hasil mahasiswa berupa proposal, jurnal, artikel, dan tugas akhir lainnya. Selain menerima jasa secara langsung di Gedung FKIP, mereka juga menerima melalui media sosial.

Sebelum terlaksananya proyek tersebut, para mahasiswa PBSI tersebut sudah terlebih dahulu membuat dan menyelesaikan sintak-sintak yang nantinya akan dilakukan dalam proyek analisis kesalahan berbahasa tersebut, diantaranya adalah menentukan pertanyaan mendasar (begin with the essensial query), mendesain perencanaan proyek (design a plan for the challenge), menyusun jadwal (create a schedule), dan rancangan proyek yang didiskusikan bersama tim dan dosen pembimbing mata kuliah.

Kegiatan pegiat bahasa ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sekali seminggu. Hasil analisis akan dijadikan konten edukatif yang dikemas semenarik mungkin dan dipublikasikan melalui Instagram dan TikTok @kuykoreksi_ sebagai bentuk informasi mengenai kesalahan berbahasa Indonesia.

Proyek tersebut bertujuan agar tugas-tugas dalam bentuk tulisan mahasiswa dapat sesuai dengan tata Bahasa Indonesia yang berlaku ditinjau dari PUEBI dan KBBI. Oleh karena itu, diharapkan mahasiswa dapat terbantu dengan adanya jasa free of charge yang diberikan oleh tim mahasiswa PBSI.

Drs. R Imam Suwardi Wibowo, M.Pd. mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan mahasiswa tersebut ialah untuk melatih keterampilan mahasiswa dari segi subsatansi dan pemakaian bahasa tulis, penulisan kalimat, dan pengembangan paragraf.

“Praktik mata kuliah analisis kesalahan berbahasa pada karya ilmiah ini bertujuan untuk melatih keterampilan mahasiswa dari segi subsatansi dan pemakaian bahasa tulis, penulisan kalimat, dan pengembangan paragraf. Selain itu mahasiswa juga dapat menjelaskan jenis-jenis kesalahan berbahasa dan langkah-langkah analisisnya. Hal ini juga dapat membantu mahasiswa yang sedang menulis skripsi dari segi tata bahasanya. Untuk praktinya mata kuliah ini menga menerapkan challenge primarily based studying,” ujar beliau.

Priyanto S.Pd., M.Pd., yang juga menjadi dosen pembimbing berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bekal mahasiswa dengan pengetahuan entrepreneur di bidang Bahasa Indonesia.

“Tahun kedua menerapkan PjBL pada mata kuliah Analisis Kesalahan Berbahasa agar dapat membekali mahasiwa dengan pengetahuan entrepreneur di bidang Bahasa Indonesia seperti jasa proofreading hingga menulis menulis kreatif. Saat ini menjadi salah satu peluang yang bagus untuk mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia,” ungkap Priyanto.

Dimas Anugrah Adiyadmo / HUMAS / ist*

 


Publish Views: 175