Tag: Laboratorium

Guru dan Siswa SMAN 7 Padang, Belajar Pembuatan Movie Pendek di Laboratorium Bahasa dan Studio FIB

Sulih Suara Pelajar dan guru SMAN 7 Padang belajar pembuatan movie pendek di Laboratorium Bahasa Dan Studio Sulih Suara Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta. Aktivitas ini merupakan implementasi dari kerjasama antara SMAN 7 Padang dan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta dalam melaksanakan program pengembangan kompetensi pelajar dan guru serta tridhrma perguran tinggi.

Laboratorium Bahasa Dan Studio Sulih Suara ini menjadi sarana penunjang pembelajaran dan praktik secara langsung oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta yang merupakan bantuan Hibah Grassroots Kebudayaan dari Pemerintah Jepang melalui Konsulat Jenderal Jepang kepada Sastra Jepang Universitas Bung Hatta.

Pelajar dan guru SMAN 7 Padang akan didampingi oleh pengelola Laboratorium Bahasa Dan Studio Sulih Suara Rizki Amauli, S. Hum dan Dwiki Madiya Febrian mahasiswa Sastra Inggris angkatan 2018. Aktivitas pendampingan pembuatan movie pendek ini akan berlangsung dari 7 Desember hingga 15 Desember 2023.

Rizki Amauli, S. Hum menyampaikan para pelajar SMAN 7 Padang akan membuat movie pendek yang bertemakan kebudayaan Minangkabau yaitu Silek. Kemudian akan dialih bahasakan dari Bahasa Indonesia ke bahasa Jepang melalui proses dubbing.

“Sebelum proses pembuatan movie pendek ini, pelajar dan guru pendamping SMAN 7 Padang akan diberikan pembekalan terlebih dahulu mengenai dasar pembuatan movie pendek dari persiapan sebelum produksi movie hingga pasca produksi movie. Kemudian diajarkan cara juga cara dubbing suara yang baik dan pengenalan alat-alat dubbing,” ungkapnya.

Dikatakan Rizki, pelajar dan guru pendamping SMAN 7 Padang akan diberikan pengetahuan tentang ilmu dasar pengeditan video menggunakan aplikasi seperti modifying yang standar dan bias digunakan dalam pembuatan movie.

“Kegiatan ini dapat memberikan dampak yang postif bagi pengembangan kemampuan softskills dan hardskills para pelajar sehingga ilmu yang telah diberikan di Laboratorium Bahasa Dan Studio Sulih Suara dapat menjadi bekal untuk membuat movie pendek dan karya lainya dikemudian hari,” tambahnya. (*ubey)

Gaungkan Desa Laboratorium Terpadu, UNJA Gelar Workshop Kolaboratif Hadirkan 3 Bupati

Telanaipura- Dalam rangka Pengembangan Mannequin Ekosistem Pembangunan Desa di seluruh Provinsi Jambi, Universitas Jambi menyelenggarakan kegiatan Workshop Ekosistem Kolaboratif Melalui Desa Laboratorium Terpadu (DLT): Mannequin Baru Pengembangan Desa dan Implementasi Program Tridharma Perguruan Tinggi pada Universitas Jambi Tahun 2023, yang dilaksanakan pada Selasa dan Rabu (5-6/9/23) di Gedung Mahligai 9 Class Room Lantai 11.

Kegiatan dibuka Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi, Prof. Dr.rer.nat. H. Rayandra Asyhar, M.Si. Serta dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni,Dr. Ir. Teja Kaswari,M.Sc, Dr. Aiyen Tjoa (Koordinator CRC990), Bupati Bungo H. Mashuri, S.P., M.E, Bupati Tanjung Jabung Timur H. Romi Hariyanto, S.E., Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief, S.E, serta dihadiri Ketua/Koordinator Program Studi yang ada di Universitas Jambi.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi, Prof. Dr. rer.nat. H. Rayandra AsDalam kegiatan ini yhar, M.SiWakil Rektor mengatakan kegiatan ini diharapkan mendapatkan pemahan bersama untuk membangun desa melalui program DLT UNJA.

“Kita membuat mannequin baru dari hasil penelitian dosen dan mahasiswa yaitu Desa Laboratorium Terpadu (DLT), Desa dijadikan laboratorium terpadu oleh dosen dan mahasiswa untuk penelitian secara terpadu diberbagai bidang,”ujar Prof. Rayandra.

Prof. Rayandra juga mengatakan Masyakarat DLT tidak hanya dibantu menghasilkan produk terbaik tapi juga kita bantu untuk memasarkannya.

“Kedepan kami berharap kegiatan dari dosen-dosen UNJA tapi juga peran serta pemerintah sehingga kita saling menguatkan,”ungkapnya.

Selain itu Prof. Dr.rer.nat. H. Rayandra Asyhar, M.Si. menyampaikan paparan dengan topik Desa Laboratorium Terpadu (DLT): Mannequin Baru Ekosistem Kolaborasi Universitas Jambi dan Pemerintah Daerah dalam Melaksanakan Program Pembangunan Daerah.

Bupati Bungo H. Mashuri, S.P., M.E, Pentingnya Membangun Kolaborasi Kabupaten dan Universitas Jambi dalam Program Pembangunan Daerah, Bupati Tanjung Jabung Timur H. Romi Hariyanto, S.E., menyampaikan paparannya dengan topik, Potensi Sumber Daya, Kebijakan Strategis dan Program Prioritas Pembangunan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief, S.E, menyampaikan topik paparanya yaitu Potensi Sumber Daya dan Permasalahan Masyarakat Desa di Kabupaten Batanghari dan Strategi Pemecahan Masalah.

Silvia Yuliansari Asril / HUMAS


Submit Views: 149


Bincang Ilmiah Desa Laboratorium Terpadu, Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit

Mendalo- Dalam rangka penguatan kapasitas Desa Laboratorium Terpadu (DLT) sebagai Stasion Information Lapangan guna menyediakan sarana pembelajaran Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang representatif dan akomodatif, Universitas Jambi menyelenggarakan kegiatan Bincang-Bincang Ilmiah dengan tema “My Linked Farming: Blockchain Traceabilty kawasan SPR-SISKA” yang diadakan di ruang Senat Gedung Rektorat UNJA Mendalo, Jum`at (21/7/23).

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Drs. Kamid, M.Si., Ph.D. serta dihadiri Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. rer.nat Rayandra Ashyar, M.Si., Dekan dan Wakil Dekan, Ketua Lembaga, Ketua PUI, Mitra Kerja Sama UNJA, serta undangan lainnya.

 

Ketua Panitia Pelaksana Prof. Dr. rer.nat Rayandra Ashyar, M.Si. mengatakan kegiatan kegiatan bincang-bincang ilmiah ini juga dihadiri Prof. Dr. Ir. Muladno, M.Sc. (SASPRI IPB) dan Ricky Tanudibrata (DIMITRA Company).

“Ini merupakan discussion board diskusi dengan orang-orang yang luar biasa, disini kita akan bincang ilmiah tentang penguatan kapasitas Desa Laboratorium Terpadu (DLT) sebagai Stasion Information Lapangan guna menyediakan sarana pembelajaran Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang representatif dan akomodatif,” ujar Prof. Rayandra.

Prof. Rayandra juga mengatakan salah satu manfaat yang dirasakan setelah adanya DLT ini adalah masyarakat sekitar DLT memafaatkan tanahnya untuk menjadi tanah yang produktif.

“Midset masyarakat sudah berubah kalau sekarang ada tanah sedikit saja disamping rumah langsung dimanfaatkan untuk menanam labu madu dari hasil penelitian DLT Universitas Jambi, dan labu tersebut dibantu dipasarkan oleh tim DLT UNJA,” jelas Prof. Rayandra.

Kedepan Prof. Rayandra berharap muncul ide-ide baru dari pemerintah sehingga Universitas Jambi yang memiliki banyak tenaga ahli bisa merealisasikan ide tersebut sehingga dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Drs. Kamid, M.Si., Ph.D., dalam sambutannya Prof. Kamid mengatakan kegiatan ini menarik untuk diikuti karena didalam kegiatan ini nantinya akan menjadi bahan pemikiran.

“Mudah-mudahan dalam kegiatan ini kita mendapatkan pencerahan dari bincang-bincang kita hari ini sehingga apa yang bisa kita berikan pada masyarakat Jambi khususnya bukan cuman sekedar pemikiran tapi juga prakteknya tapi bagaimana peternak-peternak ini bisa menjadi peternak yang unggul, peternak yang bisa menghasilkan penghasilan yang jauh lebih baik daripada sebelumnya,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini paparan dan diskusi yang akan di bincang bersama Prof. Dr. Ir. Muladno, M.Sc. yaitu mengenai `Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) pada Kawasan Sistem Integrasi Sapi` dan Ricky Tanudibrata dengan paparan dan diskusi `Kelapa Sawit (SISKA) dan Traceability “My Linked Farmer”: Teknologi berbasis Blockchain`.

Silvia Yuliansari Asril / HUMAS


Publish Views: 193


Mahasiswa Teknologi Rekayasa Komputer Jaringan FTI-UBH, Ciptakan SmartBox untuk Kontrol AC Laboratorium Komputer Jaringan Komputer dan Embedded System

“Alexa, activate AC 1!”, kata Fadly. “Okay”, jawab Alexa. Kemudian salah satu AC Laboratorium Komputer Jaringan dan Embedded System milik Prodi Teknologi Rekayasa Komputer Jaringan (TRKJ) Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta mati seketika. Begitulah kontrol AC yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen ketika ingin menghidupkan beberapa AC yang ada di labnya.

Menurut Fadly Kurniawan adalah salah satu mahasiswa yang menerapkan good residence melalui SmartBox adalah ciptaannya. Sedangkan Alexa adalah sebuah asisten cerdas digital yang dikembangkan Amazon yang dapat diintegrasikan dengan perangkat elektronik lab.

Disebutkan Fadly, SmartBox merupakan salah satu implementasi dari mata kuliah praktikum Web of Issues (IoT) yang ada di Prodi TRKJ. Dibangku kuliah, Mahasiswa akan belajar bersama membuat perangkat elektronik dapat saling terhubung melalui jaringan web. Beberapa alat yang telah diciptakan pada tahun ini selain SmartBox yaitu “Counter Push Up dengan Python dan Nodemcu” buatan Ali Rachman. Juga beberapa alat terkait dengan pendeteksi kelembaban tanah.

SmartBox juga dapat mengontrol AC lab sekaligus. Ketika mahasiswa atau dosen memasuki lab, tinggal ucapkan “Alexa, activate lab TRKJ!”, maka seluruh AC yang ada di lab hidup seketika secara bergantian. Jika ingin mematikan seluruh AC tinggal ucapkan “Alexa, flip off lab TRKJ!”, maka seluruh AC yang ada di lab mati secara bergantian.

Ditambahkannya, selain Alexa, AC ini juga dapat dikontrol oleh asisten cerdas digital lain yaitu Google Assistant. Dengan kalimat yang sama, kita tinggal mengucapkan “Hello Google, hidupkan AC 1!”, maka AC 1 akan hidup. Dengan adanya integrasi antara asisten cerdas digital dan perangkat elektronik lab melalui SmartBox ini, maka perangkat elektronik dapat dikontrol dan dimonitoring dengan baik, bahkan penggunaannya dapat dibuatkan jadwal waktunya ujar Fadly. AC bisa kita atur hidup dan mati jam berapa saja.

Sementara itu, Budi Sunaryo, S.T., M.T. Dosen TRKJ sekaligus pengasuh kegiatan di Laboratorium Jaringan Komputer dan Embedded System, menyebutkan bahwa SmartBox ini juga bisa diterapkan ke perangkat elektronik lainnya seperti lampu dan yang lainnya. Pengembangan ke depan bisa dipadupadankan dengan sensor lain seperti sensor gerak, sensor arus, dan yang lainnya.

Menurutnya lagi, yang menarik, log atau catatan penggunaan perangkat elektronik bisa dikembangkan untuk monitoring penggunaan jumlah daya yang terkait dengan pemakaian jumlah biaya yang dikeluarkan setiap hari atau setiap bulannya.

Pengembangan lain juga bisa dikembangkan dengan salah satu algoritma machine studying agar perangkat lebih cerdas dalam menentukan penggunaan daya melalui hidup dan matinya perangkat elektronik. Kebetulan Machine Studying adalah mata kuliah yang dipelajari juga oleh mahasiswanya baik secara teori maupun praktek.

Budi menyebutkan, saat ini mahasiswa TRKJ juga sedang membuat Sensible Hidroponik dimana kebutuhan air diatur melalui pompa air otomatis yang diatur berdasarkan knowledge dari sensor kelembaban tanah.

Rencananya Sensible Hidroponik ini akan dipasang di depan basecamp Himpunan Mahasiswa TRKJ yang juga bersebelahan dengan Laboratorium Jaringan Komputer dan Embedded System TRKJ. Ke depannya, penelitian mahasiswa ini bisa dipadupadankan untuk photo voltaic cell untuk pasokan energi listriknya.(*Budi/Indrawadi).