Tag: Kurikulum

Kurikulum Transisi PAUD Ke SD Jadi Bahasan Webinar Nasional Prodi PAUD UMJ


3

Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (PAUD FIP UMJ) selenggarakan webinar nasional bertajuk Kurikulum Transisi Paud Ke Sekolah Dasar secara daring melalui zoom assembly, Sabtu (18/11/23).

Baca juga : Dosen FIP UMJ Raih Gelar Doktor Bidang Ilmu Pengetahuan Budaya

Acara ini merupakan rangkaian kegiatan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke-1 Asosiasi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini/Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (APG PAUD/PIAUD) se-Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dimana UMJ menjadi tuan rumah.

Dekan FIP UMJ Prof. Dr. Iswan, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya perhatian terhadap kurikulum pendidikan anak usia dini. Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan hal yang strategis.

“Pendidikan Anak Usia Dini merupakan hal basic dalam proses pembelajaran awal anak. Maka dari itu, diskusi ini bisa menjadi fondasi dalam membentuk kurikulum pendidikan anak usia dini. Tentu, nantinya bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak, “ungkap Iswan.

Lebih lanjut, Ketua APG PAUD/PIAUD PTMA, Dr. Tasrif, mengatakan pengembangan pembelajaran Anak Usia Dini merupakan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama oleh berbagai pihak. Baginya, memunculkan karakter pembelajaran adalah hal utama yang harus dilakukan.

Dalam kesempatan ini, Keynote Speaker,  Deputi Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Didik Suhardi, S.H., M.Si., Ph.D., mengungkapkan bahwa dalam strategi siklus pembangunan manusia yang dimiliki Kemenko PMK, pembangunan nilai-nilai karakter harus ditanamkan pada tahap PAUD, pra sekolah, dan SD kelas rendah. Hal ini harus didukung ketersedian bantuan operasional penyelenggaran PAUD.

Lebih lanjut, Didik menyampaikan bahwa pada 100 tahun usia kemerdekaan, Indonesia mempunyai harapan menjadi negara besar dan sejahtera. Oleh karenanya, perlu membangun masa depan bangsa dengan kondisi Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dan berkarakter unggul, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

“SDM berkarakter pancasila, berkualitas, dan berdaya saing international berperan penting dalam pembangunan sosial, budaya, ekonomi, dan politik,” tutur Didik.

Webinar ini menghadirkan tiga narasumber yakni Direktur SD Kemendikbud Ristek Dikti Dr. Muhammad Hasbi, M.Pd., Ketua Pokja PAUD BAN PDM Majelis PAUD Dasmen PWA Banten Dr. Irma Yuliantina, M.Pd., Pimpinan Aisyiyah Majelis PAUD Dasmen Dra. Kis Rahayu, M.Si., dan dimoderasi oleh Wadek II FIP UMJ, Dr. Diah Andika Sari, M.Pd.

Narasumber pertama membahas kebijakan kurikulum Transisi PAUD ke Sekolah Dasar. Menurut Hasbi, terdapat miskonsepsi tentang kemampuan baca, tulis, dan hitung (Calistung) pada pendidikan anak usia dini dan SD.

“Di masyarakat kita saat ini, masih banyak miskonsepsi yang terjadi terkait kemampuan Calistung pada murid sekolah dasar kelas awal. Masih banyak guru dan juga orang tua yang beranggapan bahwa Calistung merupakan penentu utama keberhasilan anak dalam belajar,” ungkap Hasbi

Miskonsepsi besar itulah kini sedang diluruskan oleh Kemendikbudristek dengan pembuatan kebijakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan diantaranya menghapuskan calistung, menerapkan masa perkenalan, dan menerapkan pembelajaran membangun enam fondasi anak nilai-nilai agama dan budi pekerti, keterampilan sosial dan bahasa, kematangan emosi, kematangan kognitif yang meliputi kemampuan literasi dan numerasi,  kemampuan motorik, dan pemaknaan positif atas proses belajar.

“Guru diharapkan dapat melakukan strategi pembelajaran yang aktif, eksploratif, interaksi positif, dan menyenangkan. Selain itu, sekolah melaporkan perkembangan anak kepada orang tua atau wali sehingga tercipta komunikasi antara sekolah dengan keluarga,” ujar Hasbi

Kemudian, Irma melanjutkan pembahasan mengenai kurikulum transasi PAUD ke SD. Menurutnya, tidak terpenuhinya kemampuan fondasi pada usia dini hingga masa sekolah menimbulkan masalah lainya yang lebih besar. Ia menyampaikan bahwa perlu memahami kemampuan fondasi yang perlu dimiliki oleh anak usia dini.

“Perlu ada kesinambungan kurikulum SD dengan PAUD sehingga beberapa negara merasa perlu adanya kurikulum yang bisa menjembatani kita mengenal istilah The Bridge Curriculum, hal lain juga yang sangat menentukan yakni kompetensi, kapasitas dan kemampuan melaksanakan proses pembelajaran” ungkap Irma.

Terakhir, Kis rahayu menjelaskan bagaimana implementasi transasi kurikulum PAUD ke SD dengan Gerakan ‘Aisyiyah Cinta Anak (GACA). GACA merupakan gerakan yang dilakukan Pimpinan Pusat Aisyiyah Majelis PAUD, Dasar dan Menengah sebagai upaya dalam menciptakan suasana aman dan nyaman di sekolah, agar anak belajar dengan baik tanpa ada rasa khawatir akan adanya perundungan (bullying) atau bahkan kekerasan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Editor : Dian Fauzalia

Lokakarya Kurikulum Magister Peternakan UNJA

Jambi- Program Studi Magister Peternakan Fakultas Peternakan Univesitas Jambi (UNJA) Mengadakan Kegiatan Lokakarya Kurikulum di Ruang Seminar Gedung A Lantai 2 Fakultas Peternakan UNJA Mendalo pada Rabu, (17-18/10/23).

Acara dihadiri Dekan Fakultas Peternakan Prof. Dr. Ir. Agus Budiyansyah, M.S., Ketua Prodi Magister Ilmu Peternakan Prof. Dr. Ir. Ucop Haroen, M.S., Wakil Pokpan, Wakil Kepala Dinas tanaman pangan, holikultura, dan peternakan Provinsi Jambi, alumni Fakultas Peternakan, Wakil Dekan Fakultas Peternakan, ketua program studi Fakultas Peternakan, civitas akademika serta mahasiswa program studi peternakan. Acara menghadirkan langsung Narasumber Pakar Kurikulum dari Universitas Gajah Mada (UGM) Prof. Ir. Nafiatul Umami, S.Pt, M.P., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., serta di moderatori oleh Dr. Ir. Noferdiman.

Dekan Fakultas Peternakan Universitas Jambi Prof. Dr. Ir. Agus Budiyansyah, M.S. mengatakan bahwa Program Pascasarjana Peternakan sudah lama belum melakukan revisi kurikulum.

“Kita sudah lama belum melakukan revisi kurikulum untuk S2, ini kesempatan baik kita mengundang pakar kurikulum dari Universitas Gajah Mada untuk menelaah kurikulum yang ada pada saat ini mungkin ada yang diperbaiki, kemarin kita juga mengundang stakeholder dari berbagai instansi seperti dinas pangan dan peternakan Provinsi Jambi, Pokpan, untuk memberikan masukan tentang kurikulum kita,” ucapnya.

Narasumber pada kegiatan ini adalah Prof. Ir. Nafiatul Umami, S.Pt, M.P., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. Dalam paparannya ia menyatakan bahwa fokus capaian pembelajaran diharapkan tidak terlalu kaku.

“Fokus kita pada hari ini Bagaimana kurikulum Program Magister Peternakan, bagaimana progres asesmen yang kita kerjakan, portofolio serta dokumen dokumen kelengkapan ASIIN. Sesuai dengan peraturan Rektor kami pada tahun 2022, capaian pembelajaran kami sudah simpel yaitu sikap 2 Menunjukkan sikap Pancasila kesadaran dan kepentingan berbangsa dan bernegara, menunjukkan sikap jujur serta bertanggungjawabkan sepanjang hayat kemudian penguasaan pengetahuan, bukan hanya memahami tetapi sudah sampai ke penguasaan ilmu pengetahuan, ini kita pakai untuk membuat capaian pembelajaran.”ujar Prof. Nafiatul Umami.

Prof. Nafiatul Umami juga mengatakan. Saat ini program studi magister ilmu peternakan UGM menawarkan 5 minat studi, yaitu nutrisi dan makanan ternak, sistem produksi ternak, kebijakan dan bisnis peternakan, teknologi hasil ternak, serta reproduksi dan pemuliaan ternak tropik.

“Kurikulum masing-masing minat studi tersebut didukung oleh 5 departemen yang memiliki laboratorium. Prodi harus mengawali sejak awal, sejak disemester 1 mereka sudah harus langsung riset dan kita tidak terlalu kaku kapan harus riset, kapan Mahasiswa harus proposal, kapan mahasiswa harus seminar. Karena dikatakan kurikulum kita fleksibel, jadi kurikulumnya ada capaian pembelajaran tetapi tidak kaku. Adapun konsep dan prinsip utama OBE yaitu fokus pada capaian pembelajaran, blackwards curriculum design, memfasilitasi kesempatan belajar, kesesuaian terstruktur (Studying outcome-learning activities-assessment), siklis sistirmatik P-D-C-A,”jelasnya.

Setelah paparan materi dari Prof. Nafiatul Umami Kegiatan diakhiri dengan penyerahan cinderamata dan sertifikat kepada narasumber Prof. Nafiatul Umami, serta melakukan foto bersama.

Silvia Yuliansari Asril / Welsa / HUMAS
Foto: Rohanee


Put up Views: 366

Magister Ilmu Lingkungan UNJA Adakan Lokakarya Peninjauan Kurikulum

JAMBI,- Program Studi Magister Ilmu Lingkungan (MIL) Pascasarjana Univesitas Jambi (UNJA) Mengadakan Kegiatan Lokakarya Peninjauan Kurikulum tahun 2023 di lodge Swiss Bell Jambi pada Sabtu, (16/9/23).

Acara dibuka oleh Direktur Pascasarjana Universitas Jambi Prof. Dr. H. Haryadi, SE, M.MS. kegiatan ini diketuai oleh Dr. Ir. Rosyani, M. Koordinator Pusat Studi Lingkungan Universitas Jambi. Acara ini dihadiri oleh mahasiwa MIL Angkatan 10 (2022), Angkatan 11 (2023), Himamil, Ikamil, UJM pascasarjana, Dosen pengajar dan Stakeholder.

Narasumber pada kegiatan ini Prof. Dr. Nadiroh, M.Pd. dari Program Studi S3 Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH) Universitas Negeri Jakarta. Ketua pelaksana dari kegiatan Dr. Ir. Rosyani, M. menyapaikan harapanya terkait dengan kegiatan ini.

“Menurut saya ini memang waktu yang tepat bagi magister ilmu lingkungan melakukan peninjauan kembali kurikulum karena sudah ada peraturan terbaru, saya yakin bapak ibu dosen dan mahasiswa ingin tahu bagaimana peraturan serta proses pelaksaannya seperti apa, saya harap hasil hari ini dapat menjadi pemikiran baru bagi kita untuk nanti di dalam peninjuan kurikulum di magister ilmu lingkungan Pascasarjana UNJA,” Jelas beliau.

Direktur Pascasarjana Universitas Jambi Prof. Dr. H. Haryadi, SE, M.MS. Mengatakan bahwa Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat Penting.

“Saya sangat medukung adanya kegiatan lokakarya peninjauan kembali kurikulum ini karena saya menyikapi dan menyimak progress dari permendikbudristek yang terus berkembang sangking pesatnya progress itu sehingga yang lama belum matang tetapi yang baru sudah muncul lagi, untuk itu kegiatan hari ini sangat penting sekali, mudah- mudahan dengan cepat kita bahas tidak ada lagi keluhan- keluhan yang terjadi,” Ujar Prof. Haryadi.

Setelah pembukaaan oleh direktur pascasarjana Prof. H. Haryadi, SE, M.MS. kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat kepada narasumber Prof. Dr. Nadiroh, M.Pd. serta melakukan foto bersama.

Dalam paparan materinya Prof. Dr. Nadiroh, M.Pd. menyatakan bahwa sebenarnya skripsi itu tidak dihapus.

“Sebenarnya skripsi, tesis, disertasi itu tidak dihapus, ada Permendikbudristek nomor 53 tahun 2023 pasal 1 sampai 51 itu membahas tentang pembelajaran, yang saya soroti di pasal 1 sampai 51 itu tidak asda yang menyebutkan bahwa skripsi itu di hapus hanya saja prodi atau Universitas itu harus mengakomodir atau menyediakan bentuk pilihan lain selain skripsi. Bentukya seperti apa itu diserahkan kepada universitas, walaupun ada pilihan lain tetapi metode yang digunakan harus tetap menggunakan metode ilmiah agar sistematika penyelesaian pilihan lain itu tetap mirip, dan semoga Magister ilmu lingkungan dapan merancang kurikulum yang mantap pada 2024,” tutupnya.

Silvia Yuliansari Asril / Fara / HUMAS

Foto: Rusnanee


Put up Views: 79

UMJ Gelar Sosialisasi Program RPL dan Penerapan Kurikulum OBE

Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menggelar sosialisasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Penerapan Kurikulum Outcame Based mostly Curriculum (OBE) yang diikuti oleh seluruh sivitas akademika di lingkungan UMJ di Auditorium FIP UMJ pada Rabu (06/09/2023).

Baca juga : Sekolah Pascasarjana UMJ Adakan Workshop Kurikulum Program Doktor (S3) Manajemen Pendidikan Islam

RPL adalah pengakuan atas pembelajaran seseorang yang diperoleh dari pendidikan formal, non formal, casual, dan atau pengalaman kerja sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan formal dan untuk melakukan penyetaraan dengan kualifikasi tertentu.

Selain mendukung program pemerintah, program RPL ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya belajar dan motivasi untuk melakukan pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan, dan belajar sepanjang hayat melalui pengakuan SKS mata kuliah dari pendidikan formal, casual, dan atau pengalaman kerja melalui pemenuhan capaian pembelajaran seperti yang telah dicanangkan oleh program pemerintah.

Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si menyatakan bahwa hal ini merupakan peluang bagi UMJ. “Saat ini jumlah keseluruhan mahasiswa kita yang sudah melampaui jumlah mahasiswa dari tahun lalu, ini merupakan sesuatu yang harus kita lakukan dengan serius. Kita harus bisa mengambil dan menyiasatinya sedemikian rupa,” tegas Ma’mun.

Selaras dengan pernyataan Ma’mun, Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Muhammad Hadi, S.KM., M.Kes. menyatakan bahwa program ini merupakan salah satu alternative untuk meningkatkan jumlah mahasiswa. “Melihat mahasiswa baru program RPL yang saat ini berjumlah hampir 1000, menjadi potensi luar biasa yang harus kita garap,” tambah Muhammad Hadi.

Pada kesempatan yang sama Guru Besar Fakultas Teknik UMJ, Prof. Dr. Budiyanto, S.T., M.T., juga mengatakan maksud tan tujuan dari RPL ini adalah membuat standar dari masing-masing fakultas tentang pengakuan SKS baik S1, S2, maupun S3.

Koordinator Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) FIP UMJ, Prof. Dr. Herwina Bahar, M.A., menyampaikan tentang standar penerapan kurikulum OBE. “Ini merupakan bagian dari tim RPL yang sama-sama berupaya untuk merancang dan mempersiapkan panduan RPL. Kurikulum menjadi ruh atau jantung dalam proses persiapan RPL. Pendekatan kurikulum OBE ini adalah bagaimana proses pembelajaran yang dikembangkan terdapat proses studying dan educating.” papar Herwina.

Editor : Tria Patrianti


3

PIU ADB AKSI UNJA Selenggarakan FGD Kurikulum Gender dan Workshop Pendampingan Pengisian GAP and PCR

MENDALO,- Mission Implementation Unit (PIU) Asian Improvement Financial institution (ADB) Advance Information and Abilities for Sustainable Progress (AKSI) Universitas Jambi (UNJA) menyelenggarakan Focus Group Dialogue (FGD) “Implementasi dan Evaluasi Kurikulum Responsif Gender serta Workshop Pendampingan Pengisian GAP and PCR”. Berlangsung di Ruang Senat Gedung Rektorat UNJA Mendalo pada 17-18 Juli 2023.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor UNJA yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Ir. H. Yusrizal, M.Sc., Ph.D. dan Direktur PIU ADB AKSI UNJA, Prof. Dr. lr. Zulkamain, M.Hort.Sc., ClQaR., CIQnR.

Sebagai narasumber utama menghadirkan Elisabeth Dewi, Ph.D. yang merupakan Mission Administration Guide. Peserta yang hadir merupakan perwakilan 30 Prodi, perwakilan Biro, Lembaga, dan UPT, serta anggota Tim Gender Focal Level pada Proyek AKSI-ADB Universitas Jambi.

Ir. Yusrizal dalam sambutannya menyampaikan bahwa ada 3 hal penting di dalam pembangunan proyek ADB AKI UNJA dengan tujuan akhir yaitu memasukkan minimal 1 mata kuliah equality gender ke dalam kurikulum setiap Prodi.

“Proyek ADB ini didesain untuk memperhatikan Inexperienced Constructing yang ketika dioperasionalkan nanti akan hemat energi dan menggunakan panel surya. Selanjutnya juga pleasant terhadap disabilitas untuk mengakses ke seluruh ruangan. Terakhir, perhatian terhadap gender yang setiap ruangannya didesain responsif terhadap kesetaraan gender,” ujar beliau.

“Terkait kegiatan hari ini, kita akan mendiskusikan terhadap kurikulum untuk memperluas wawasan tentang gender supaya lulusan dari UNJA memiliki pengetahuan dasar terhadap kesetaraan gender. Minimal 1 mata kuliah gender equality bisa kita masukkan ke dalam kurikulum di setiap Prodi,” jelas Ir. Yusrizal.

Dimas Anugrah Adiyadmo / HUMAS


Put up Views: 9


FISIP UMJ Gelar Workshop Kurikulum Administrasi Publik Bersama Seluruh PTMA

Program Studi Ilmu Administrasi Publik di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia menggelar Workshop Kurikulum secara daring dengan tema “Pengembangan Kapasitas Administrator Publik dalam Period Society 5.0” di Aula Kasman Singodimedjo pada Kamis, (22/06/2023).

Baca juga : Empat Prinsip Tingkatkan Kualitas Lulusan Sarjana Gizi

Workshop Kurikulum yang berfokus pada pengembangan kapasitas Administrasi Publik dalam period Society 5.0. Acara ini menjadi magnet bagi para dosen di bidang Administrasi Publik yang ingin mengikuti perkembangan terkini dalam menghadapi tantangan masa depan.

Workshop Kurikulum yang digelar oleh prodi Administrasi Publik FISIP UMJ tersebut menjadi ajang diskusi dan pertukaran ide antara dosen yang berasal dari di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Prodi Administrasi Negara/Publik Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah (APSANP PTMA).

Tujuan utama dari Workshop Kurikulum ini adalah mengidentifikasi dan membahas perubahan yang dihadapi oleh Administrasi Publik dalam period Society 5.0, serta mengembangkan strategi dan keahlian yang diperlukan untuk menghadapinya.

Para narasumber yang dihadirkan dalam Workshop Kurikulum adalah pakar di bidang Administrasi Publik yang telah memiliki pengalaman luas dan pemahaman mendalam tentang Society 5.0. Mereka membahas berbagai aspek kunci seperti pemanfaatan teknologi terkini, adaptasi kebijakan publik, perubahan dalam tata kelola organisasi pemerintahan dan Kurikulum.

Prof. Dr. Tobroni, M.Si (Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah) Sudibyo Aji Wijaksono, S.T., M.P.A. (Deputi Bidang Sumberdaya Manusia Aparatur Kemenpan RB) Dr. Khoirul Muluk (Wakil Ketua IAPA) dihadirkan sebagai narasumber dalam kegiatan ini.

Prof. Dr Tobroni, M.Si. menyampaikan gagasanya dengan tema Integrasi Keilmuan Administrasi Publik dengan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Menurutnya bahwa kehidupan saat ini tidak dapat dipisahkan dari pengaruh yang signifikan dari ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) serta agama. IPTEK telah memberikan kemajuan yang luar biasa dan solusi untuk tantangan yang dihadapi manusia.

“Penguatan kurikulum  berbasi IPTEK secara konseptual harus mencakup teori dan metode pendidikan, substantif pendidikan, tujuan pendidikan, dan filosofi pendidikan serta harus sejalan dan diintegrasikan dengan Islam dalam bentuk ilmu pengetahuan dengan kebenaran Al-Qur’an dan Hadits”, jelas Tabroni.

Sementara itu Sudibyo Aji Wijaksono, S.T., M.P.A. dalam temanya Kompetensi Lulusan Prodi Administrasi Publik bagi Pengguna. Menjelaskan bahwa saat ini masih banyak permasalahan publik yang menjadi persoalan besar seperti pengangguran, ketimpangan pendidikan, dan masalah kesehatan.

Sudibdyo juga berbicara mengenai solusi dari permasalahan tersebut bisa kita lakukan melalui Rumusan PP Manajemen Pegawai ASN yang mencabut 307 peraturan dan sebagian dari 16 peraturan harus didukung dengan improve expertise mahasiswa Administrasi Publik dan Analis Kebijakan. Diharapkan dengan adanya solusi tersebut dapat membuat ASN bekerja lebih profesional dan dapat mengatasi tantangan dan masalah publik.

Dalam kesempatan yang sama Dr. Khairul Muluk, M.Si dengan tema materi Kurikulum Administrasi Publik Berbasis OBE dan Persiapan Akreditasi LAMSPAK. Menjelaskan  bahwa kurikulum administrasi publik saat ini berbasis OBE (Final result Primarily based Schooling). OBE merupakan pendekatan kurikulum yang menekankan keberlanjutan pada proses pembelajaran secara inovatif, interaktif dan efektif.

Khairul juga membahas  dan menjelaskan Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK) sebagai instrumen penyusunan akreditasi yang diinisiasi oleh organisasi program studi Administrasi Publik, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Politik dan Asosiasi Profesi. Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) bertugas untuk menyusun, melakukan, menerbitkan, membangun dan mengembangkan instrumen akreditasi program studi perguruan tinggi.

Workshop Kurikulum  di laksanakan selama dua hari dari Rabu (21/06/2023) hingga Kamis (22/06/2023) di lanjutkan dengan agenda terakhir Musyawarah Nasional APSANP PTMA untuk membahas dan pengesahan AD/ART dan pemilihan formatur.

Kegiatan ini di hadir oleh Dekan FISIP UMJ Dr. Evi Satispi, M.Si., Wakil Dekan I FISIP UMJ Drs. H. Moh. Amin Tohari, M.Si., Wakil Dekan II Djoni Gunanto, S.IP.,M.SI, Wakil Dekan III Dr. Fal. Harmonis, M.Si. dan Dosen di lingkungan FISIP UMJ.

Editor : Budiman


1

Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis mengadakan Focus Group Dialogue (FGD) Revisi Kurikulum

Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis mengadakan Focus Group Dialogue (FGD) dalam rangka melakukan revisi kurikulum, Rabu (31/5/2023). Dengan mengusung tema “Penyelarasan Kurikulum Program Studi Manajemen”, kegiatan ini diselenggarakan dengan mengundang para stakeholder dari kalangan pemerintahan, pengusaha, perbankan, BI, Industr, dan alumi.

Adapun yang menjadi narasumber adalah H. Novrial, SE. MA. AK (Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat),

Ir. Durain P Siregar. MT (CEO PT Pasoka Sumber Karya/Grup Semen Padang), Mechy Handayani, SE. AKt.MM (Pimpinan BNI Cabang Padang),

M. Reza Ali Khan SE. (Asisten Direktur Financial institution Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan yang juga merupakan Alumi Program Studi Manajemen FEB Universitas Bung Hatta), Rahim Mardanis, SE. (Perwakilan dari Kadin Sumatera Barat).

FGD ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta diikuti oleh Dosen Fakultas Ekonomi, Dosen Luar Biasa yang mengajar di Prodi Manajemen dan Ketua Prodi Manajemen PTS Swasta. Paparan dari kelima narasumber menekan pentingnya penguasaan keterampilan di bidang IT, kemampuan berkomunikasi dan memiliki sikap yang baik.

Lulusan Program Studi Manajemen harus dibekali dengan laborious ability dan delicate ability. Perlu dikembangkan mata kuliah berbasis digital dan kemampuan untuk menganalisi dan mengambil keputusan.

Dengan Adanya FGD ini, diharapkan Program Studi Manajemen dapat melakukan penyelarasan kurikulum dalam mengantisipasi perubahan di lingkungan eksternal dan menyiapkan lulusan memiliki kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja serta keterampilan dalam berwirausaha.(*rel)