Tag: FIP

FIP UNWAHA bersama MABU Jombang mengadakan Workshop Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Canva dan Digitalisasi Administrasi Guru

Kemajuan Teknologi dan Informasi di Period Industri 4.0 dan Period Society 5.0 yang semakin berkembang pesat sangat mempengaruhi berbagai bidang kehidupan termasuk di dunia pendidikan. Sehingga hal ini menuntut civitas akademika FIP untuk lebih cepat beradaptasi dengan kemajuan teknologi dalam pembelajaran. Sebagai bentuk implementasi kerjasama dengan sekolah, FIP Unwaha Jombang bersama dengan Madrasah Aliyah Bahrul Ulum (MABU) Jombang pada Senin, 18 Desember 2023 mengadakan Workshop dengan tema “Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Canva dan Digitalisasi Administrasi Guru “.

Pada kesempatan tersebut hadir tiga pemateri yang ekspert pada bidangnya masing-masing, yakni Bapak Mashuda, S.Pd., M.Si., Dr. M. Qoyum Zuhriawan, M.Pd. dan Aji Massani.  Acara tersebut dibuka langsung oleh dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Bapak M. Farid Nasrulloh, M.Pd. Pada sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pendidik seharusnya melek teknologi baik di tingkat Pendidikan Tinggi maupun di sekolah, karena Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia pendidikan telah banyak memberikan inovasi-inovasi terbaru untuk menunjang optimalisasi proses pembelajaran di kelas.

Bapak Aji Massani pada kesempatan tersebut menyampaikan materi terkait Digitalisasi Administrasi Guru yang dapat memberikan kemudahan dan mempercepat kerja guru. M. Qoyum Zuhriawan menyampaikan materi penggunaan Canva dalam pembelajaran. Sedangkan pemateri ketiga Bapak Mashuda menyampaikan penggunaan quizziz dalam pemberian penilaian hasil belajar siswa. Dengan adanya pelaksanaan workshop ini Bapak/Ibu peserta semakin semangat menggunakan tekonologi dalam pembelajaran. Harapannya ke depan semakin sering diadakan pelaksanaan workshop atau pelatihan sebagai bentuk simbiosis mutualisme antara Perguruan Tinggi dengan Sekolah/Madrasah.

FIP UMJ Dukung Pengembangan Pembelajaran STEM Coding


4

Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIP UMJ) mendukung pengembangan pembelajaran Science, Know-how, Engineering and Arithmetic  (STEM) Coding dengan melaksanakan Indonesian Workshop Facilitator for STEM-Coding Studying 2023, Kamis, (14/12/2023) di Gedung Enterprise Heart UMJ.

Baca juga : Prodi PAUD UMJ Jadi Tuan Rumah Rakernas APG PAUD/PIAUD se-PTMA

Kegiatan yang diinisiasi oleh Perkumpulan Penggiat Sains Teknologi rekayasa Matematika Indonesia (PPSTEMI) berkolaborasi dengan ARTec Training Japan, Wow Studying Singapore, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA dan Heart for Excellence of Lesson and Studying Research (CELLS) Universitas Pendidikan Indonesia ini, diikuti oleh 29 dosen yang mengampu di bidang Pendidikan Sains, Teknologi, Kejuruan dan Matematika yang berasal dari 25 perguruan tinggi se-Indonesia dan menghadirkan empat orang fasilitator dari Wow Training Singapore dan Artec Japan.

Adapun dosen UMJ yang terlibat sebagai peserta dalam kegiatan ini berasal dari dua program studi yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PGPAUD). Keduanya merupakan program studi yang telah menerapkan pembelajaran STEM di FIP UMJ.

Wakil Rektor 1 UMJ, Dr. Muhammad Hadi, S.Kp., MKep., Menyambut hangat kedatangan para peserta workshop. Pada kesempatan itu, ia menyatakan dukungannya atas kerja sama ini. Menurutnya kegiatan ini menjadi penting untuk mendukung pengembangan sarana pembelajaran. Hadi berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat.

Ketua Pengumpulan Penggiat Sains Teknologi Rekayasa Matematika Indonesia (PPSTEMI), Arif hidayat, M.Si., PhD Ed.,  menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan STEM khususnya STEM Coding kepada dosen. Dalam hal ini, peserta diberikan pemaparan materi yang berkaitan dengan pembelajaran STEM Coding mulai dari pembelajaran STEM Coding untuk tingkat dasar, menangani STEM Coding untuk tingkat dasar, pembelajaran STEM Coding untuk tingkat SMP dan SMA, dan fasilitasi pembelajaran STEM Coding serta tindak lanjutnya.

Arif berharap kegiatan ini dapat mendukung pengembangan STEM Coding dan bisa menyebar dengan baik. “harapannya para dosen kembali ke universitas masing-masing kemudian mendukung untuk mengembangkan STEM Coding dan bermitra dengan sekolah di lingkungan kampus,” Ungkap Arif.

Seusai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian Equipment Pembelajaran STEM Coding kepada peserta kegiatan untuk mengembangkan pembelajaran STEM di lembaganya masing-masing. Melalui workshop yang akan berjalan selama dua hari hingga 14 Desember 2023, akan melahirkan 25 pusat studi kajian tentang STEM di masing-masing Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia.

Ketua Program Studi Magister Pendidikan Dasar, Dr. Muhammad Sofian Hadi, M.Pd., mengatakan ini merupakan ajang internasional pertama yang berkaitan dengan STEM yang diselenggarakan oleh FIP UMJ. “Semoga nanti akan ada kegiatan-kegiatan lainnya, tidak hanya STEM yang levelnya di Tingkat internasional,” Pungkas Sofian.

Editor : Dian Fauzalia

FIP UMJ Kukuhkan 192 Lulusan PPG Tahun 2023


2

Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIP UMJ) kembali mengukuhkan dan angkat sumpah profesi 192 lulusan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan kategori 1 gelombang 2 dan Pra Jabatan gelombang 1 tahun 2022. Kegiatakan diselenggarakan di Aula FEB UMJ, Sabtu, (25/11/2023).

Baca juga : FIP UMJ Selenggarakan Tes PPG Prajabatan

Peserta pengukuhan dan pengambilan sumpah profesi guru ini merupakan guru yang sudah lulus PPG, baik dalam jabatan maupun pra jabatan. Peserta PPG pra jabatan merupakan mahasiswa yang baru lulus S1 kependidikan dan memiliki minat yang kuat untuk menjadi guru profesional. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh guru yang sudah berpengalaman mengajar hingga puluhan tahun, namun belum memiliki sertifikat pendidik sesuai dengan amanat Undang-undang Guru dan Dosen No. 14 tahun 2005.

Adapun peserta terdiri dari lulusan retaker PPG dalam jabatan tahun 2021 berjumlah 5 peserta, lulusan retaker PPG dalam jabatan kategori 1 gelombang 1 tahun 2022 13 peserta, lulusan retaker PPG dalam jabatan kategori 2 tahun 2022 11 peserta, lulusan PPG dalam jabatan kategori 1 gelombang 2 tahun 2022 110 peserta, dan lulusan PPG pra jabatan gelombang 1 tahun 2022 53 peserta.

Prof. Dr. Herwina Bahar, M.A, dosen FIP UMJ yang juga menjabat Koordinator PPG mengatakan bahwa Program PPG sebagai syarat menjadi guru profesional, “Program PPG merupakan program pendidikan yang diselenggarakan untuk guru dalam jabatan untuk memenuhi syarat sebagai guru profesional yang dapat melahirkan generasi baru guru-guru Indonesia yang memiliki panggilan hati menjadi guru profesional, berkomitmen menjadi teladan, cinta terhadap profesi, dan pembelajar sepanjang hayat,” papar Herwina.

Pada kesempatan yang sama, Dekan FIP UMJ, Prof. Dr. Iswan, M.Si., menjelaskan bahwa penyelanggaraan pengukuhan dan pengambilan sumpah program PPG ini merupakan kebijakan yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudaya, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) kepada UMJ sebagai salah satu Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang mendapat izin untuk menyelenggarakan program PPG, dari 78 perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Sejak tahun 2017 dan 2018 UMJ telah menyelenggarakan PPG Pra Jabatan dan dilanjutkan dari tahun ke tahun PPG Dalam Jabatan hingga saat ini.

“PPG itu adalah wajib bagi guru yang dianggap sudah skilled. Kalau tamat S1 saja di pendidikan belum dianggap sebagai guru yang benar-benar memiliki sim mengajar. Maka dengan mengikuti PPG ini, guru yang diambil sumpahnya akan mendapatkan sertifikat pendidikan dan gelar tambahan yang dianggap sudah profesional ,” ungkap Iswan.

Pelaksanaan pengambilan sumpah profesi guru dilaksanakan bertepatan dengan peringatan hari guru nasional. Tentu ini menjadi second yang lebih bermakna bagi para lulusan Program PPG dalam menerima sertifikat penghargaan sebagai guru skilled.

Editor : Dian Fauzalia

Dosen FIP UMJ Raih Gelar Doktor Bidang Ilmu Pengetahuan Budaya


3

Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIP UMJ) menambah satu dosen bergelar doktor. Dosen tersebut adalah Dr. Ahmad Fadly, M.Hum., yang meraih gelar Doktor bidang Ilmu Pengetahuan Budaya dari Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), Senin (30/10/2023).

Baca juga : UMJ Tambah Tiga Doktor Baru

Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ini mempertahankan disertasinya yang berjudul Ekspresi Bahasa Evaluatif pada Artikel Ilmiah Berbahasa Indonesia pada sidang promosi doktor yang diselenggarakan di Gedung IV FIB UI disaksikan oleh Wakil Dekan I Ismah, M.Si., segenap dosen FIP UMJ, keluarga dan kerabat Ahmad Fadly. Atas disertasinya, Ahmad Fadly mendapatkan predikat Pujian oleh para penguji.

Diketahui bahwa Ahmad Fadly melakukan penelitian selama 2 tahun dengan knowledge yang cukup besar yaitu 500 artikel ilmiah semua bidang ilmu pada jurnal terakreditasi nasional terindeks SINTA. Melalui penelitiannya ditemukan hasil sebagai berikut, pertama, bahwa penulis artikel ilmiah harus menempatkan diri sebagai orang lain.

Dr. Ahmad Fadly, M.Hum. (tengah), bersama Ismah, M.Si. (ketiga dari kanan), segenap dosen FIP UMJ, kerabat dan keluarga, seusai Sidang Promosi Doktor di Gedung IV FIB UI, Senin (30/10/2023).

Kedua, peneliti harus bisa mengatur agar subjektivitas tidak terlalu tinggi dalam penulisan ilmiah yang dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu menghindari ekspresi yang bersumber dari luapan persona (subjek atau orang).

Saat dimintai keterangan, Ahmad Fadly mengungkapkan harapannya, “Harapannya, saya dapat mengembangkan ilmu seperti yang telah disampaikan oleh promotor, pengembangan ilmu wacana terutama wacana akademis. Semoga FIP UMJ dapat mempertimbangkan salah satu hasil penelitian saya yaitu menghindari subjektivitas yang terlalu tinggi dalam penulisan karya ilmiah.”

Senada dengan hal tersebut, Wadek I FIP UMJ Ismah, M.Si., berharap penelitian Ahmad Fadly dapat dikembangkan atau membuat penelitian payung dengan mahasiswa. “Harapan besarnya ilmu yang didapat bisa bermanfaat dan diterapkan di dalam proses pembelajaran perkuliahan,” ungkap Ismah.

Ismah menerangkan bahwa FIP menargetkan lebih dari 50 persen dosennya bergelar doktor pada 2024. “Bagi FIP UMJ, Pak Ahmad Fadly adalah doktor ke 3 di tahun 2023. Mengingat dosen-dosen FIP mayoritas masih muda-muda, semangatnya waktu lima tahun lalu mulai studi doktoral berbarengan. Saat ini jumlah dosen yang bergelar magister sudah berkurang,” pungkasnya.

Editor : Dian Fauzalia

FIP UMJ Sambut Mahasiswa Program PMM 2023 dari Unismuh Bangka Belitung –

Pimpinan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIP UMJ) menerima kunjungan dari FKIP Unismuh Bangka Belitung, Jumat (22/09/2023). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka Pertukaran Mahasiswa Merdeka MBKM (PMM 2023).

Baca juga : Wakil Dekan III FIP UMJ Raih Gelar Doktor

Mahasiswa PMM FKIP Unismuh Bangka Belitung berjumlah 8 orang yang terdiri dari 4 jurusan berbeda, yakni Prodi PGSD, Pendidikan Olahraga, Pendidikan Matematika serta Pendidikan Bahasa Inggris. Mahasiswa tersebut mengikuti program pertukaran ini selama satu semester.

Rombongan Unismuh Bangka Belitung disambut hangat oleh Dekan FIP UMJ Prof. Dr. Iswan, M.Si. “Harapannya mahasiswa PMM dapat beradaptasi mengenal lingkungan kampus dan dapat mengikuti perkuliahan PMM ini dengan baik dan maksimal” ungkap Iswan.

Berkaitan dengan hal itu, Iswan menjelaskan bahwa perkuliahan di FIP UMJ masih menggunakan mannequin hybrid studying dan berharap mahasiswa dapat beradaptasi. “dengan kondisi ini saya harap mahasiswa dapat menyesuaikan dan menyiapkan segala keperluan perkuliahannya nanti selama disini” imbuhnya.

Hal senada terkait perkuliahan juga disampaikan oleh Wakil Dekan I Ismah, M.Si. Ia mengatakan bahwa mahasiswa perlu memperhatikan mata kuliah yang perlu dikonversi sehingga penyesuaian dapat berjalan dengan lancar.

Pada kesempatan itu, Wakil Dekan III Dr. Azmi Al Bahij, M.Si., turut hadir dan menyambut rombongan Unismuh Bangka Belitung. “FIP UMJ ini memiliki banyak sekali kegiatan kemahasiswaan, jadi saya harap mahasiswa PMM ini dapat menyesuaikan dan mengikuti berbagai kegiatan disini sesuai prodinya masing-masing,” pungkasnya.

Diskusi selama kegiatan serah terima PMM ini juga disampaikan oleh perwakilah pimpinan dari FKIP Unismuh Bangka Belitung yang diwakili oleh Ketua Penjamin Mutu FKIP Unismuh Bangka Belitung.

“Bahwasannya dengan adanya PMM ini kami berharap dapat menaikan penilaian baik terhadap prodi di FKIP Unismuh Bangka Belitung maupun FIP UMJ,” ungkapnya. Lebih lanjut ia berharap mahasiswa Unismuh Bangka Belitung dapat diterima dan mengikuti perkuliahan di UMJ dengan baik.

Turut hadir Kaprodi Pendidikan Olahraga Dr. Doby Parlindungan, M.Pd., beserta Sekprodi Muhammad Ishaq Gery, M.Pd., Ketua LPPM FIP Hastri Rosiyanti, M.PMat., Sekretaris Prodi PGSD Dewi Setiyaningsih, M.Pd., dan Kepala Tata Usaha Suci Mulya Lestari, M.Pd.

Editor : Dinar Meidiana


17

Dekan FIP Unwaha Jombang Jadi Moderator Sosialisasi Pedoman Beban Kerja Dosen (PO BKD)

Pada hari ini Kamis, 13 Juli 2023 bertempat di Lodge Fave Sidoarjo diadakan Sosialisasi Pedoman Operasional Beban Kerja Dosen (PO BKD) Bagi Perguruan Tinggi LLDIKTI Wilayah VII. Kegiatan tersebut dibuka oleh Ibu Kepala Lembaga LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur yang diwakili oleh Bapak Koordinator Pokja Sertifikasi dan Mutu Pendidik yakni Bapak Muhammad Machmud, M.Kom. Kegiatan ini dimoderatori oleh Bapak M. Farid Nasrulloh, S.Pd.Si., M.Pd. yang merupakan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang.

Paparan Informasi yang akan disampaikan langsung oleh Beberapa Narasumber Ahli dari  Kementerian Pendidikan , Kebudayaan, Riset dan Teknologi dan juga TIM BKD LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur. Diantaranya:

  1. Bapak Iwan Winardi selaku Koordinator Karir Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi menjelaskan terkait “Kebijakan BKD sesuai PermenPAN-RB No 1 Tahun 2023”.
  2. Prof.Eko Hadi Sujiono selaku TIM BKD PUSAT Kementerian Pendidikan Kebudayaan , Riset dan Teknologi menjelaskan terkait “Pedoman Operasional BKD 2021”.
  3. Bapak Rizky Tito Prasetyo selaku Tim Sister Kemendikbudristek menjelaskan terkait “Simulasi Pengisian BKD melalui aplikasi sister Kemendikbudristek”.
  4. Bapak Prof. Dr. Khoirul Huda., M.H selaku Dosen & Guru Besar Universitas Dangle Tuah Surabaya yang Juga merupakan TIM BKD LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur menjelaskan terkait “Praktik Baik Pengisian BKD melalui aplikasi sister Kemendikbudristek”.

Seperti yang kita ketahui bersama, PO BKD atau Pedoman Operasional Beban Kerja Dosen merupakan Pedoman Operasional penyelenggaraan BKD kepada satuan Pendidikan tinggi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, Menjamin Mutu Penyelenggaraan satuan Pendidikan tinggi dalam pelaksanaan BKD serta meningkatkan akuntabilitas dosen dalam melaksanakan tugas, kewajiban serta dalam proses penyusunan laporan BKD secara benar, meningkatkan kinerja satuan Pendidikan tinggi dalam membina karir dosen sebagai pendidik skilled dan ilmuwan secara berkelanjutan. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan dosen dari Perguruan Tinggi Swasta se-Jawa Timur. Pada acara ini, Unwaha mendelegasikan M. Aliyul Wafa, M.Pd selaku Kepala Bagian Umum Kepegawaian. Kegiatan ini ditutup oleh Bapak Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah 7 Jawa Timur Bapak dr. Ivan Rovian, M.Kp. Harapannya dengan adanya pelaksanaan sosialisasi PO BKD 2021, semua dosen dapat melaksanakan pelaporan BKD Genap 2022/2023 dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

IMM FIP Berkurban Bersama Masyarakat Sekitar Kampus UMJ

Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta berkurban bersama masyarakat sekitar UMJ dengan melaksanakan pemotongan hewan kurban sebanyak dua ekor kambing, Kamis (29/06/2023). Pemotongan hewan kurban merupakan salah satu program kerja Bidang Tabligh dan Kajian Islam PK IMM FIP UMJ.

Sebulan sebelum Iduladha, PK IMM FIP telah membuka saluran donasi untuk pembelian hewan kurban. Informasi donasi dibagikan secara masif melalui berbagai kanal media sosial resmi milik PK IMM FIP mulai dari Fb hingga Instagram.

Baca Juga : Masjid At-Taqwa UMJ Selenggarakan Pemotongan Hewan Qurban

Donasi berhasil terkumpul sebanyak Rp. 7.000.000, berasal dari dosen, mahasiswa dan masyarakat umum yang kemudian digunakan untuk membeli hewan kurban. Donasi tersebut menghasilkan hewan kurban sebanyak dua ekor kambing berbobot 55 kg dan 65 kg.

Kader IMM FIP UMJ membagikan daging kurban ke karyawan, satpam, dan masyarakat sekitar kampus UMJ, Kamis (29/06/2023).

Pemotongan hewan kurban dilakukan bersama masyarakat sekitar kampus UMJ, tepatnya Jalan Poncol Indah VII No.43, RT. 04 RW. 02, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Masyarakat menyambut baik kehadiran dan sumbangsih kader-kader IMM FIP UMJ dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Kader IMM FIP tampak ikut serta selama proses pemotongan bersama masyarakat hingga siang hari.

Berdasarkan keterangan Ketua Umum PK IMM FIP UMJ, Dedi Mursadi, hasil pemotongan hewan kurban sebanyak 43 bungkus dibagikan kepada masyarakat dan kader-kader IMM.

“Daging kurban dibagikan kepada masyarakat sekitar UMJ. Kemudian kepada karyawan dan Satpam UMJ, kader-kader IMM perantauan, yatim piatu, dan beberapa kader lainnya,” ungkapnya. Lebih lanjut, Dedi menerangkan bahwa kader IMM mendapat pengetahuan dan ilmu baru dalam pelaksanaan ibadah Iduladha.

Warga setempat mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih pada seluruh kader IMM FIP UMJ yang terlibat. Secara khusus Aminuddin, Ketua RT setempat, menyampaikan agar kegiatan sejenis dapat dilakukan secara berkelanjutan dan berharap para mahasiswa agar kelak bisa menyembelih hewan kurban ketika sudah lulus. (DN/KSU)

Editor : Tria Patrianti


3

Mahasiswa POR FIP UMJ Raih Medali Emas di Kejurnas Atletik 2023

Wahyu Setiawan, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIP UMJ), meraih medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik 2023 yang diadakan di Stadion Sriwedari, Solo, (25/06/2023).

Baca juga : Mahasiswa UMJ Persembahkan Medali Emas Cabang Atletik di SEA Video games

Wahyu, yang sebelumnya pernah meraih medali emas pada cabang atletik di kejuaraan Sea Video games 2023 di Kamboja , merasa sangat bersyukur atas peraihan medali emas di Kejurnas. “Alhamdulillah berkah dari Allah Swt. yang diberikan pada saya sehingga saya bisa memperoleh medali emas,” ujar Wahyu saat diwawancarai melalui pesan singkat.

Kejuaraan Nasional Atletik 2023 merupakan babak kualifikasi sebelum para atlet mengikuti Pertandingan Olahraga Nasional (PON) 2024 yang akan diadakan di Aceh. Wahyu mengakui bahwa latihan untuk Kejurnas yang dilakukannya setiap hari, selalu didukung oleh POR dan FIP UMJ.

Ketua Program Studi POR FIP UMJ, Dr. Doby Putro Parlindungan, M.Pd., AIFO., memberikan apresiasi kepada Wahyu Setiawan atas kemenangannya di Kejurnas 2023 Cabor Atletik 400m ini. “Ini merupakan momentum bagus, karena dalam babak kualifikasi ini , Wahyu menjadikannya sebagai tolak ukur mendapat medali di PON nanti. Saya harap dia dapat konsisten dan menjaga stamina selama latihan, juga dengarkan instruksi pelatih. Semoga untuk event-event selanjutnya , Wahyu dapat menjadi juara,” ujar Dobby.

Pengalaman Wahyu dalam mengikuti pertandingan sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas membuatnya memiliki psychological yang telah terlatih dalam setiap perlombaan. Maka dari itu, dijelaskan Wahyu bahwa pertandingan yang dijalaninya di Kejurnas berjalan lancar sejak pelatihan hingga hari H pertandingan.

Editor : Tria Patrianti


7

Ujian Akhir Semester Mahasiswa FIP UMJ Gelar Bazar Makanan

Semarak Budaya Nusantara (Semardatara) dan Bazar Kewirausahaan jadi kemeriahan gelaran Ujian Akhir Semester Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIP UMJ) mata kuliah minat dan bakat serta kewirausahaan bertempat di Auditorium FIP UMJ, Kamis (22/06/2023).

Baca Juga : Seminar Kepemudaan Awali Rangkaian FIP CUP IV 2023

Ketua pelaksana minat dan bakat Hanifah Nurul Fadhilah mahasiswa FIP UMJ mengatakan maksud diadakannya kegiatan pementasan acara ini sebagai kewajiban dari tugas akhir selain itu mahasiswa mempersembahkan seni dalam rangka melestarikan budaya di Indonesia seperti tari tradisional, lagu daerah, serta serial dongeng dari Sabang sampai Marauke.

Hal tersebut pun disampaikan oleh Wakil Dekan II Dr. Diah Andika Sari, M.Pd. terkait sejarah terbentuknya minat dan bakat di lingkungan FIP. Diah menyampaikan sebelumnya kegiatan minat dan bakat pada tahun 2013/2014 belum masuk kedalam mata kuliah FIP, namun seiring berjalannya waktu kemudian minat dan bakat dijadikan sebagai mata kuliah wajib untuk seluruh prodi FIP UMJ.

“Dengan adanya mata kuliah minat dan bakat ini tentu kami pimpinan fakultas berharap mahasiswa FIP memiliki comfortable talent yang dapat digunakan setelah menjadi alumni UMJ. Tidak hanya itu saja mahasiswa pun diharapkan dapat memberikan kontribusinya kepada FIP,” ungkap Diah.

Sejalan dengan itu, Dekan FIP UMJ Dr. Iswan, M.Si. mengatakan bahwa budaya nusantara yang terdapat di Indonesia perlu dilestarikan untuk menjaga kearifan lokal. Dengan kegiatan UAS mata kuliah minat dan bakat ini tentu Iswan berharap kepada mahasiswa calon guru dapat mensosialisasikan hasil belajarnya ke sekolah tempat mereka mengajar.

“Dapat dilihat dari budaya nusantara ini merupakan ujung tombak untuk dilestarikan maka perlu adanya sosialisasi melalui tenaga pendidik baik pada tingkat TK hingga SMA yang dapat disemarakkan kebudayaannya,” jelas Iswan.

Selain gelaran pentas seni, terdapat bazar mahasiswa sebagai bagian dari UAS mata kuliah kewirausahaan. Iswan menyampaikan bazar yang dilaksanakan oleh mahasiswa FIP ini sebagai bentuk dari wadah dalam menguatkan ekonomi umat.

Terlihat dari keputusan kemdikbudristek kurikulum tahun 1997, Iswan menjelaskan dimana semua Perguruan Tinggi wajib mengadakan mata kuliah kewirausahaan. Hal ini pun sejalan dengan panduan merdeka belajar-kampus merdeka tahun 2020 terkait analysis pada tahun 2019 sebanyak 69,1% milenial di Indonesia memiliki minat untuk berwirausaha.

“Disetiap fakultas pun ada mata kuliah kewirausahaan namun penamaannya saja yang berbeda seperti di FT (tekno preneurship), FISIP (social preneurship), dan FIP (instructor preneurship) yang memiliki mata kuliah kewirausahaan,” jelas Iswan.

Iswan berharap kepada mahasiswa FIP UMJ untuk memanfaatkan dengan baik fasilitas yang sudah diberikan oleh fakultas untuk menjembatani kelestarian budaya di Indonesia agar tetap terjaga dan tidak hilang dimakan usia.

Dinulil Zaman Mahasiswa semester 4 FIP UMJ pelaku bazar makanan kewirausahaan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu tugas akhir semester untuk mata kuliah kewirausahaan. Namun, modal yang didapatkan semua berasal dari masing-masing kelompok dan keuntungannya pun akan kembali pada mereka sendiri.

“Bazar makanan kewirausahaan ini modalnya itu dari kita sendiri dan keuntungannya juga balik ke kita sendiri jadi fakultas hanya menyediakan fasilitas stand jualan dan tempat aja. Bersyukur juga karena FIP sudah kasih wadah untuk kita mahasiswa mengembangkan talent dalam berwirausaha,” ungkap Dinul.

Sebanyak 30 lebih stand bazar makan tersedia dalam memeriahkan semarak ujian akhir semester minat dan bakat mahasiswa FIP UMJ. Bazar makanan dan pentas seni pun dibuka sengaja untuk umum agar mahasiswa dari seluruh fakultas dapat menyaksikan dan merasakan suasana pentas tari, dongeng, serta nyanyian nusantara Indonesia.

Editor : Budiman


22

Seminar Kepemudaan Awali Rangkaian FIP CUP IV 2023

FIP CUP kembali digelar untuk ke empat kalinya oleh organisasi lembaga FIP UMJ yang diawali Seminar Kepemudaan dengan mengangkat tema “Kolaborasi Pemuda dalam Merealisasikan Indonesia Emas”, FIP CUP IV menjaring sekolah SMA se-Jabodetabek untuk bertanding di UMJ mulai dari 20 hingga 29 Juni 2023.

Kegiatan rutin ini merupakan kerja kolaborasi antara Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIP UMJ, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FIP UMJ, dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat FIP UMJ. Kegiatan diawali dengan Opening Ceremony dalam bentuk Seminar Kepemudaan sebagai salah satu rangkaian acara FIP CUP IV, di Auditorium FIP UMJ pada, Selasa (20/06/2023).

Baca juga : IMM FIP Aktualisasikan Gerakan Literasi

Opening Ceremony dihadiri oleh Warek IV UMJ Dr. Septa Chandra, SH., MH., Dekan FIP UMJ Dr. Iswan, M.Si., Asisten Daerah 1 (Asda 1) Drs. Dadang Rahardja, M.Si yang mewakili Walikota Tangerang Selatan. Turut hadir Anggota DPRD Tangerang Selatan Ferdiansyah, S.E., M.M., dan Megawati, P.Pd., Bidang Kepemudaan Dispora Tangsel, serta Wakil Ketua Umum DPP KNPI Rusydi Ali Hanafia.

“Kegiatan ini sudah dipersiapkan sejak tiga bulan lalu karena bukan hanya seminar namun juga ada turnamen perlombaan nasional yang terdiri dari Lomba Futsal, E-Sport Cell Legend, MTQ, dan Musikalisasi Puisi. Kemudian akan ditutup dengan penampilan-penampilan band lokal Tangerang Selatan dan nasional,” ungkap Rifan Ramadhan Ketua Pelaksana FIP CUP 2023.

Dekan FIP UMJ Dr. Iswan, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini sebagai media promosi kepada peserta dari berbagai sekolah se-Jabodetabek yang mengikuti FIP CUP IV.

“UMJ memiliki Fakultas Ilmu Pendidikan dengan beberapa prodi yaitu salah satunya ,Prodi pendidikan olahraga menjadi salah satu favorit yang telah melahirkan banyak atlit secara nasional maupun internasional. Pemuda merupakan ujung tonggak merawat dan mengawal kebhinekaan, maka sebagai seorang pemuda tanggung jawabnya menjadi berat yang berkaitan dengan masa depan bangsa,”ungkap Iswan.

Pada kesempatan yang sama Warek IV UMJ Dr. Septa Chandra, SH., MH. sebagai Pimpinan Universitas bidang Kemahasiswaan dan AIK menyampaikan, “Pimpinan UMJ mendukung kegiatan yang sangat positif yang dilakukan secara rutin ini karena dapat menjaga dan memupuk silahturahmi antar pemuda se-Jabodetabek yang ikut serta dalam acara ini. Pemuda berada seharusnya diliputi rasa penasaran, maka harus diisi dengan kegiatan yang positif untuk menyalurkan minat dan bakatnya,”ujar Septa.

Pemerintah kota Tangerang Selatan juga mengapresiasi kegiatan ini karena menjadi wadah bagi para pemuda untuk mencetak prestasi, hal ini disampaikan oleh  Asda I Drs. Dadang Rahardja, M.Si yang mewakili Walikota Tangerang Selatan.

“Datangnya prestasi tidak serta merta turun dari langit, melainkan dengan usaha yang keras. FIP CUP sebagai salah satu wadahnya, bukan hanya semata-mata untuk mendapatkan sebuah medali namun lebih daripada itu sebagai sebuah pendidikan karakter bagi siswa dan mahasiswa yang hadir dan ikut dalam perlombaan ini. Acara ini sejalan dengan misi kota Tangerang Selatan untuk menciptakan generasi yang unggul di masa yang akan datang. Kami pemerintah kota Tangerang Selatan mengapresiasi kegiatan ini, sebagai wadah untuk memperlihatkan prestasi para siswa dan semoga dapat terus bekersinambungan dan melahirkan atlit yang berpotensi besar,” ungkap Dadang.

Dalam Seminar ini narasumber dari Bidang Kepemudaan Dispora Tangerang Selatan Megawati, M.Pd., menyampaikan bahwa dalam hal ini Dispora Tangsel menjadi wadah bagi anak muda yang ingin meningkatkan kemampuan minat dan bakat.

“Dispora menjadi wadah bagi anak muda kota Tangerang Selatan yang ingin meningkatkan kemampuan yang diminati, setidaknya sudah ada 14 kegiatan yang telah kami lakukan dan fasilitasi diantaranya rias pengantin dan pelatihan kopi barista bagi anak muda. Kita ingin anak muda pintar secara pengetahuan dan ipteknya. Semua kemajuan ada di tangan kita, maka kita harus yang melakukannya. Kalau bukan kita siapa lagi, kalo bukan sekarang kapan lagi,” ungkap Megawati.

Anggota DPRD Komisi 2 kota Tangsel Ferdiansyah, S.E., M.M. menjelaskan bagaimana anak muda bisa menjadi generasi emas dan sebagai penggerak.

“Berhubungan dengan visi Indonesia Emas 2045, maka kalianlah penggeraknya nanti. 2045 merupakan sebuah tantangan yang luas dan sangat besar. Kita harus memiliki nilai etik dan kecerdasan yang unggul. Kita harus berani melihat masa depan yang masih abstrak dengan membuat perencanaan yang baik dan terorganisir, tidak perlu menunggu tua, mulai hari ini kita harus memiliki cita-cita yang tinggi. Sudah melakukan apa? Jangan melakukan sesuatu yang tidak dapat dikendalikan kalian,”ungkap Ferdiansyah.

Disampaikan juga oleh narasumber ketiga Wakil Ketua DPP KNPI Rusydi Ali Hanafia bahwa mahasiswa dan pemuda adalah penentu arah dan agent of change.

“Mahasiswa dan pemuda adalah penentu arah bangsa kedepan. Para pemuda menjadi tonggak semangat kemerdekaan Indonesia, dimulai dari sumpah pemuda sampai memaksa bung Karno untuk memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Pandailah dalam hal yang berbau teknologi dan literasi digital yang untuk menyambut generasi emas 2045 Indonesia. Jika tidak, maka pada tahun itu kita jadi penikmat melainkan hanya menjadi penonton saja,” ungkap Rusydi.

Setelah itu acara dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab dan diakhiri pemberian cinderamata plakat kepada narasumber serta penutup. (KV/KSU)


10