Tag: Depan

Masa Depan Bangsa di Tangan Anak Muda


10

Anak muda disebut sebagai penentu nasib bangsa Indonesia pada Pemilu yang akan digelar 14 Februari 2024 mendatang. Hal itu dikarenakan hampir 60 persen pemegang hak pilih adalah anak muda. Maka dari itu anak muda diharapkan menggunakan hak pilih untuk menentukan nasib bangsa Indonesia.

Baca juga : Mahasiswa Ilmu Politik UMJ Kunjungi Pusat Kebudayaan Perancis di Jakarta

Hal ini yang mendorong Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (HIMAPOL FISIP UMJ) berkolaborasi dengan Komisi.co menggelar Panggung Rakyat di Aula Kasman Singodimedjo, Selasa (12/12/2023).

Kegiatan yang mengusung tema Persiapan dan Dinamika Koalisi Menuju Pemilu 2024 ini menghadirkan tiga narasumber yaitu Founder Komisi.co Gianluigi Kristoikov, Kaprodi Magister Ilmu Politik Dr. Lusi Andriyani, M.Si., dan Wakil Dekan 2 FISIP UMJ Djoni Gunanto, M.Si.

Gianluigi yang akrab disapa Gian mengaku tidak memiliki latar belakang pendidikan Ilmu Politik, tapi dirinya mendirikan Komisi.co salah satu tujuannya ialah untuk memberikan edukasi politik melalui komedi. Gian yang berprofesi sebagai komika (rise up comic) ini mengatakan bahwa anak muda harus melek politik meskipun banyak yang berpandangan negatif terhadap politik.

“Kalau kalian lihat berita yang menakutkan tentang politik, jangan dibaca dari satu sumber. Apa yang ada di media belum tentu terjadi sebenarnya. Saya khawatir, ini membuat anak-anak muda semakin takut dengan politik,” ungkapnya.

Dengan gaya komedi, Gian menyampaikan gagasannya terkait pentingnya anak muda terjun dan berpartisipasi aktif terutama menggunakan hak pilih untuk menentukan masa depan Indonesia dengan memilih pemimpin secara rasional.

HIMAPOL FISIP UMJ berkolaborasi dengan Komisi.co
Mahasiswa bersama narasumber seusai acara Panggung Rakyat di Aula Kasman Singodimedjo, Selasa (12/12/2023).

Senada dengan Gian, Lusi mengajak mahasiswa agar tidak abai dan selalu menganggap politik sebagai hal negatif sebab kebijakan lahir dari proses politik. Ia juga menyoroti dan mengkritisi keterwakilan perempuan dalam Pemilu 2024. “Saat ini UU mengatur affirmative motion 30% angkanya dibulatkan ke bawah bukan ke atas sehingga caleg perempuan pada Pemilu  2024 berkurang drastis,” katanya.

Lebih lanjut, Lusi menjelaskan terkait fenomena pembentukan koalisi partai di Indonesia yang tidak terbentuk atas dasar ideologi partai politik. Begitu pula Djoni Gunanto yang menyimpulkan hal sama bahwa koalisi ketiga pasangan calon presiden dan wakil presiden terbentuk bukan atas dasar ideologi melainkan kepentingan.

“Anak muda harus melek politik, tidak boleh ada yang bisa dibeli dengan uang 20.000 atau 50.000. Hasil Pemilu 2024 akan menentukan partai mana saja yang mendapatkan kursi dan siapa yang bisa mencalonkan eksekutif pada Pemilu 2029,” tegas Djoni.

Ketiga narasumber sepakat bahwa anak muda tidak boleh abai terhadap Pemilu sebagai proses politik. Kegiatan ini didukung penuh oleh pimpinan FISIP UMJ yang diwakili Wakil Dekan 3 Dr. Fal Harmonis, M.Si., yang hadir secara daring.

“Kami mendukung kegiatan yang menambah wawasan. Discussion board ini menjadi sumber informasi, maka mahasiswa akan mendapatkan manfaat. Silakan diikuti dengan baik sehingga mahasiswa tidak hanya menjadi pengikut tapi betul-betul memahami,” ungkapnya.

Bidang Kajian dan Keilmuan HIMAPOL FISIP UMJ Muhammad Fajar Alfirdausi mengungkapkan, “Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar, seru dan mengedukasi, terlebih ada rise up comedy di puncak acara. Saya berharap kegiatan ini dapat mendorong mahasiswa agar lebih peka dan melek terhadap isu perpolitikan di negeri ini,” ungkapnya saat dimintai keterangan seusai acara.

Raki, Group Workforce Komisi.co mengungkapkan rasa terima kasih pada HIMAPOL FISIP UMJ yang telah berkolaborasi. “Acaranya seru. Semoga bisa bikin panggung rakyat lagi di UMJ,” katanya. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa FISIP UMJ dan dihadiri oleh Sekretaris Program Studi Ilmu Politik Ali Noer Zaman, MA., dosen Ilmu Politik Dr. Asep Setiawan, MA., dan Ketua BEM FISIP UMJ Wildan Muttaqin.

Editor : Budiman


Suara Mahasiswa, Inspirasi Masa Depan UEU!

Skip to content material

Suara Mahasiswa, Inspirasi Masa Depan UEU!

Suara Mahasiswa, Inspirasi Masa Depan UEU!

UEU College students Voice 2023

Hanya 5 menit unt menyuarakan pengalaman Anda berkuliah di UEU👇

https://www.surveymonkey.com/r/nps2023_dosen

Suara Anda, Inspirasi Masa Depan UEU!

Staff Market Analysis UEU 2023

Web page load hyperlink

Go to High

Konferensi Internasional Pascasarjana UNJA ke-2 “Menyongsong Masa Depan SDM Unggul di Asia”

JAMBI,- Pascasarjana Universitas Jambi (UNJA) berkolaborasi dengan Discussion board Pimpinan Pascasarjana (FORPIMPAS) adakan pelaksanaan The Second UNJA SMART Worldwide Convention (USIC) dengan tema “Human Useful resource High quality and Character Improvement in Getting ready Asia because the Epicentrum of Development”. Diadakan secara hibrid, pelaksanaan secara luring diselerenggarakan pada Rabu – Kamis, 25-26 Oktober 2023 di Swiss-bell Resort Jambi.

Kegiatan dibuka oleh Rektor Universitas Jambi Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc., Ph.D. dan dihadiri oleh Direktur pascasarjana Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S H., Employees Ahli Gubernur Jambi bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Husairi, S.IP., ME , Ketua FORPIMPAS, Prof. Dr. Ir. Hidayat, MP. serta para keynot speaker,
anggota BKS wilayah barat, discussion board pimpinan dari wilayah BKS Barat, anggota-anggota discussion board pimpinan pascasarjana dari wilayah barat, tengah, dan juga timur.

Rektor Universitas Jambi Prof. H. Sutrisno, M.Sc., Ph.D. dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk menghadapi berbagai persoalan yang ada.

“Acara ini berkaitan dengan bagaimana kita menyiapkan SDM kita agar lebih siap dalam menghadapi berbagai persoalan, untuk itu mari kita diskusikan untuk memecahkan actual drawback dalam konteks berbagai SDM baik dipemerintahan, perguruan tinggi maupun secara umum yang ada di sekitar, dan harus mengalami suatu perubahan dengan harapan mudah-mudahan memberikan manfaat,”tutur beliau.

Ketua FORPIMPAS, Prof. Dr. Ir. Hidayat, MP dalam sambutan menyapaikan bahwa kegiatan ini merupakan suatu bentuk kerjasama.

“Kegiatan ini merupakan suatu bentuk kerjasama antara FORMINPAS wilayah barat yang anggotanya Universitas se sumatra, kalimantan barat dan jawa barat, kurang lebih ada 32 universitas, acara ini juga akan dilanjutkan nanti malam dengan rapat pimpinan pascasarjana wilayah barat, timur, untuk membahas sesuatu yang menjadi sub kita berasama,” ungkapnya.

 

Direktur pascasarjana Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S H., mengatakan tanggapan dan harapannya terkait kegiatan ini.

“Saya senang dengan diadakannya kegiatan ini karena melihat antusias dari peserta yang meningkat dari conferensi sebelumnya, kegiatan ini dilakukan dua tahun sekali dan sebanyak dua kali yang pertama pada tahun 2021 dan itu sukses dilaksanakan tetapi yang kedua juga jauh lebih sukses, dan dari kegiatan ini saya berharap mendapatkan masukan agar kita dapat berkontribusi dalam bidang akademik,” ungkapnya.

Dr. Ummi Kalsum, S.Ok.M., M.Ok.M. selaku Ketua panitia pelaksana dalam sambutannya mengatakan tujuan dan harapannya terhadap Kegiatan ini dilaksanakan.

“Tujuannya yaitu untuk mewadahi kita mendesiminasikan hasil- hasil penelitian pengabdian masyarakat baik itu praktisi maupun dosen civitas akademi yang meneliti kemudian mereka berminat untuk mempresentasikannya,”ungkapnya.

Dr. Ummi Kalsum berharap kegiatan ini berjalan dengan lancar dan kemudian berkesinambungan jadi harapanya tetap berlanjut dan ini adalah yang kedua dan serta peningkatan jumlah presenter, peserta dan minat yang semakin berkembang dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya.

Selain itu pada hari Kedua (Kamis, 25/10/2023) diadakan kegiatan Area Journey For Forpimnas dimulai dengan mengunjungi Tour Kampus UNJA Mendalo, Mengunjungi Sanggar Batik “Selaras Pinang Masak”, Mengunjungi Candi Kedaton, Jembatan Gentala Arasy dan diakhiri menuju Tugu Keris Siginjai.

Silvia Yuliansari Asril / Fara / HUMAS


Publish Views: 25

Workshop FKIK UNJA: Peluang dan Tantangan Profesi Dokter di Masa Depan

JAMBI,- Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi (UNJA) menyelenggarakan workshop dengan tema “Peluang dan Tantangan Untuk Profesi Dokter di Masa Depan” yang dilaksanakan secara hybrid melalui Zoom Assembly dan luring di Gedung Mahligai Jambi pada Selasa (17/10/2023).

Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FKIK UNJA, Dr. dr. Humaryanto, Sp.OT., M.Kes., Ketua Program Studi Kedokteran, dr. Esa Indah Ayudia Tan, M.Biomed., dan menghadirkan 2 narasumber hebat yaitu Prof. Dr. dr. Irfannuddin, Sp.KO., M.Pd.Ked. dari Universitas Sriwijaya, serta Prof. Dr. Robert. G. Carroll, Ph.D., dari East Carolina College. Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut kurang lebih berjumlah 500 orang.

 

Tujuan diadakannya workshop tersebut yaitu untuk menelaah peluang dan tantangan profesi dokter di masa mendatang sekaligus memberikan pembekalan pemahaman yang luas  tentang etika dan kemanusiaan dalam kedokteran serta memberikan motivasi belajar bagi mahasiswa kedokteran.

Dekan FKIK UNJA, Dr. dr. Humaryanto, Sp.OT., M.Kes., mengingatkan peran mahasiswa dalam dunia kedokteran sangat penting untuk menghadapi transformasi digital.

“Saat anda memulai perjalanan di sini, ingatlah bahwa peran anda dalam transformasi digital kedokteran sangat penting. Marilah kita menghadapi tawaran period digital dan memastikan masa depan kedokteran ditandai dengan inovasi. Semoga dengan kerjasama yang bisa kita bangun ini membuat intuisi kita menjadi lebih baik lagi,” ungkap beliau.

Selain itu,  Prof. Dr. dr. Irfannuddin, Sp.KO., M.Pd.Ked. juga memberikan motivasi kepada mahasiswa agar lebih semangat dan serius dalam belajar.

“Tantangan kita ke depannya sangat besar. Oleh karena itu, konsentrasi dan seriuslah belajar dan raih cita-citamu untuk menjadi seorang dokter sambil berlatih keterampilan generik dan ikut dalam organisasi,” tutur beliau

Acara ditutup dengan sesi foto bersama sekaligus penyerahan sertifikat dan kenang-kenangan oleh Dekan FKIK UNJA.

Dimas Anugrah Adiyadmo / Juwita / HUMAS
Foto: Fara


Publish Views: 130


Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Rektor UBL Targetkan Buka Program S3 Ilmu Hukum Tahun Depan

Bandar Lampung, – Universitas Bandar Lampung (UBL) mengukuhkan 4 Guru Besar Fakultas Hukum di gedung Mahligai Agung, Kamis (12/10). Keempat Guru Besar tersebut adalah Prof. Dr. I Ketut Seregig, S.H., M.H untuk bidang Ilmu Hukum Pidana, Prof. Dr. Erlina B., S.H., M.H
dan Prof. Dr. Tami Rusli, S.H., M.Hum untuk bidang Ilmu Hukum Bisnis serta Prof. Dr. Zainab Ompu J., S.H., M.H untuk bidang ilmu Sosilogi Hukum.

Ditemui usai pengukuhan, Rektor UBL, Prof Yusuf Barusman ungkapkan syukur dan harapannya. “Alhamdulillah, hari ini kita melakukan pengukuhan 4 Guru Besar baru Fakultas Hukum. Sebelumnya sudah ada 2 Guru Besar dan ada penambahan 4 orang, sehingga whole ada 6 Guru Besar. Secara keseluruhan ada 9 Guru Besar di UBL saat ini dan akan terus bertambah di tahun depan. Hal ini membuktikan keseriusan UBL dalam meningkatkan kualitas akademik, terutama penguatan kualitas dosennya” kata Yusuf.

 

“Saya berharap pengukuhan Guru Besar baru ini dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat, institusi lainnya serta bangsa dan negara. Guru Besar yang dikukuhkan ini juga bervariasi bidang hukumnya, ada bidang hukum Pidana, Bisnis dan Sosiologi Hukum. Jadi variatif sekali sehingga diharapkan para Guru Besar ini dapat mempraktikan keilmuannya melalui riset-riset yang berkualitas yang dapat berdampak pada kemajuan hukum di Indonesia,” tambahnya.

Prof Yusuf juga mengungapkan bahwa keberadaan Guru Besar sangat penting bagi UBL. “Keberadaan Guru Besar sangat penting karena menyangkut dengan kematangan keilmuan. Sebab jika satu prodi memiliki 1 Guru Besar, maka prodi tersebut dapat dikatakan telah memiliki ahli dalam keilmuan prodi tersebut dan oleh sebab itu kita fokus pada pengembangan SDM dalam hal ini dosen, karena kualitas perguruan tinggi dominannya dipengaruhi pada kualitas SDM nya. UBL juga tidak sungkan membiayai dosen yang ingin melanjutkan pendidikan S3, sampai memberikan pendampingan khusus pada dosen yang ingin menaikan jenjang jabatan akademiknya, karena biasanya yang paling sulit adalah naik jabatan ke Lektor Kepala, terkait dengan karya ilmiah dan lain-lain,” imbuhnya.

Penambahan Guru Besar di UBL juga menjadi sinyal membahagiakan bagi proses pembukaan Program S3 Ilmu Hukum di UBL. Sebab syarat utamanya yakni minimal memiliki 1 Guru Besar.”Alhamdulillah, pembukaan Program S3 saat ini juga sedang disiapkan, apalagi sekarang keberadaan dosen sudah sangat kuat di UBL. Karena persyaratan S3 itu minimal ada satu profesor. Jadi kalau sekarang kita sudah punya 6 profesor di bidang Hukum ya tentu insyallah syarat itu sudah lebih dari cukup. Insyallah tahun depan sudah bisa kita mulai program S3 Ilmu Hukum,” pungkasnya.

Pelantikan Majelis Pembimbing Gugus Depan Muaro Jambi 02.573-02.574 Pangkalan Universitas Jambi

MENDALO,- Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Muaro Jambi melaksanakan upacara pelantikan Majelis Pembimbing Gugus Depan Muaro Jambi 02.573-02.574 pangkalan Universitas Jambi di Aula Gedung Rektorat lantai III Universitas Jambi (UNJA) Mendalo, pada Jumat (8/09/23).

Acara dihadiri oleh Rektor Universitas Jambi Prof. Drs. H. Sutrisno, M,.Sc., Ph.D., Gubernur Jambi selaku Kamabida diwakili H. Sudirman S.H., M.H., Kakak Ketua Kwartir Daerah Jambi, Kakak Ketua Kwartir Cabang Muaro Jambi, Kakak Ketua Kwartir Ranting Jambi Luar Kota, Wakil Rektor dan Dekan di lingkungan UNJA. serta perwakilan dari Gerakan Pramuka Daerah Jambi.

Prosesi pelantikan mencakup pengambilan sumpah dan penyematan tanda jabatan kepada para pemimpin baru. Kegiatan ini tidak hanya menjadi langkah besar bagi Gugus Depan Muaro Jambi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh anggota gerakan kepramukaan di seruluh Indonesia. Universitas jambi, melalui acara pelantikan ini menegaskan komitmen kuatnya untuk mendukung gerakan kepramukaan dan berperan aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih cerah untuk anak-anak muda Indonesia.

Rektor Universitas Jambi, Prof. Dr. Drs. H. Sutrisno, M.SC memberikan statment serta harapannya terhadap kegiatan gerakan pramuka.

“Pramuka adalah landasan kuat bagi perkembangan pribadi dan sosial, harapannya bisa mengembangkan potensi dan karakter mahasiswa kedepannya melalui kepramukaan,” ungkap Prof. Sutrisno.

Ketua Kwarda Provinsi Jambi H. Sudirman S.H., M.H., mengucapkan selamat atas pelantikan Majelis Pembimbing Gugus Depan, Pembina Gugus Depan, Pembina Satuan, Dewan Ambalan, dan Dewan Racana Gugus Depan Muaro Jambi 02.573-02.574 Pangkalan Universitas Jambi.

“Pramuka adalah organisasi pendidikan yang casual belajar diluar sekolah oleh karena itu, ini menjadi bagian penting dalam upaya bersama-sama Perguruan Tinggi, sekolah-sekolah sehingga pendidikan pramuka diharapkan bisa mencetak generasi muda, untuk bisa berkarya lebih baik lagi,”ungkap Sudirman.

Mayang Sosia Lestari sebagai Ketua pelaksana kegiatan menceritakan bagaimana persiapan yang dilakukan sebelum dilaksanakan kegiatan pelantikan gerakan pramuka.

“H-7 kami gencar-gencarnya menpersiapkan mulai dari menyebarkan undangan, absensi kehadiran-kehadiran pesertanya, kami sangat berterima kasih kepada seluruh Kwarda beserta jajarannya, Kamabida, Kwarcap, Kwara beserta jajarannya, Dekan serta Rektor Universitas Jambi,”terangnya.

Universitas Jambi, melalui acara pelantikan ini, menegaskan komitmen kuatnya untuk mendukung gerakan kepramukaan dan berperan aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih cerah untuk anak-anak muda Indonesia.

Silvia Yuliansari Asril/Welsa/Iswanto/Juwita/Afrizal/HUMAS


Put up Views: 57

360 Mahasiswa FKIP UNJA Magang Kependidikan, Meniti Profesionalisme Guru Masa Depan


MENDALO,- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi (UNJA) gelar kegiatan Pelepasan Magang Kependidikan Tahun 2023 di Lapangan Laboratorium Dasar FKIP pada 25 Agustus 2023.

Peserta Magang Kependidikan diikuti sebanyak 360 mahasiswa yang berasal dari 14 Prodi. Acara pelepasan magang ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Supian Ramli S.Ag., M.Ag., Kepala Laboratorium Pembelajaran Ali Sadikin, M.Pd., dan segenap Tim Laboratorium Pembelajaran FKIP UNJA.

Peserta Magang Kependidikan akan melaksanakan programnya selama 4 bulan di lokasi magang di 11 Kab/Kota, mulai dari TK-SMA. Program magang kependidikan ini diprioritaskan untuk membantu pemenuhan IKU2 ( Indikator Kerja Utama).

“Magang Kependidikan merupakan praktek kerja bagi mahasiswa untuk menjadi guru profesional sehingga mampu menyusun modul ajar (RPP), mengembangkan media, serta mampu mengelola keterampilan mengajar. Nanti akan diawasi lewat dengan kewajiban membuat laporan harian dan dimonitor oleh DPL. Mereka magang di sekolah di daerah asal masing-masing mahasiswa, sehingga ilmunya langsung bermanfaat bagi daerahnya,” ujar Ali Sadikin dalam sambutannya.

Dr. Supian menyampaikan dengan adanya pelepasan magang ini diharapkan mahasiswa di lapangan mampu menjadi inspirasi di dunia pendidikan dan menerapkan ilmu di bangku kuliah selama berada di tempat magangnya masing-masing.

Magang Kependidikan FKIP UNJA semester ganjil 2023 resmi dilepas oleh Dr. Sopian Ramli S.Ag., M.Ag., dan ditandai dengan pemakaian almamater UNJA kepada perwakilan peserta Magang Kependidikan tahun 2023.

Dimas Anugrah Adiyadmo / Sri Utami / Khusnul / Aena / HUMAS


Publish Views: 675