Tag: Bahas

PUI-BLasTS UNJA Gelar Seminar Internasional ISoTranS; Bahas Penggunaan Lahan Berkelanjutan

JAMBI,- Pusat Unggulan IPTEK Biodiversitas dan Perubahan Penggunaan Lahan / Biodiversity and Landuse Transformation Programs (PUI-BLasTS) Universitas Jambi (UNJA) menggelar Worldwide Seminar on-Land Makes use of Transformation System (ISoTranS) dengan tema ‘Integration of Manufacturing, Social, and Ecological Features on The Land Makes use of Sustainable Administration’. Acara digelar secara hybrid melalui Zoom Assembly dan luring di Lodge BW Luxurious Jambi pada Rabu (15/11/2023).

Kegiatan dibuka oleh Rektor UNJA yang diwakili Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNJA, Dr. Ade Octavia, S.E., M.M.

Dalam sambutannya, Dr. Ade Octavia menyampaikan harapannya melalui kegiatan ini.

“Kami berharap melalui seminar ini kita akan bersama-sama bertukar pikiran dan menghasilkan sesuatu yang menjadi pijakan bagi kami dalam rangka untuk menyusun program dan kebijakan di tahun-tahun yang akan datang. Setelah itu, kami juga berharap dari kegiatan ini bisa menimbulkan ide-ide yang cemerlang dan inovatif untuk PUI-PUI yang lain agar bisa berkontribusi positif,” pungkas beliau.

Kegiatan tersebut menghadirkan 7 keynote speaker dari dalam dan luar negeri, antara lain:

  • Forst. Bambang Irawan (Kepala PUI BLasTS UNJA ),
  • Putu Grhyate Yonata Aksa (Supervisor Sustainability Operation dan CSR Asian Agri),
  • Dr. Azwan Bin Awang (Dekan Fakultas Pertanian Berkelanjutan, College Malaysia Sabah),
  • Ing. Bart W Van Assen (Penasihat Teknis, Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO); Criticism Panel High quality Panel Member, Excessive Conservation Worth (HCV), Community & Excessive Carbon Inventory Strategy (HCSA),
  • Dr. Clara Zemp (Kepala Konservasi Biologi, College of Neuchâtel, Switzerland),
  • Turinah (The French Agricultural Analysis Centre for Worldwide Improvement (CIRAD)), dan
  • Dr. Carola Paul (Departemen Kehutanan Ekonomi dan Berkelanjutan Fakultas Perencanaan Tata Guna Lahan Ilmu Kehutanan dan Hutan Ekologi, College of Göttingen).

Dr. Ir. Rahmi Dianita, S.Pt., M.Sc. IPM. selaku Ketua Pelaksana memaparkan tujuan dari kegiatan tersebut.

“Tujuan dari acara ini yaitu sebagai wadah berdiskusi, pertukaran informasi dan pengalaman dari riset-riset yang dilakukan oleh para peneliti agar bisa memperkaya pengetahuan dan menemukan temuan-temuan baru, baik secara teori maupun penerapannya. Dalam hal ini, yang berhubungan dengan sistem transformasi perubahan penggunaan lahan seperti penyebab, kegiatan-kegiatan yang dilakukan, kemudian juga dampak dari perubahan penggunaan lahan terhadap biodiversity, produksi, sosial-ekonomi, dan aspek ekologi,” paparnya.

Wakil Dekan Bidang Akademik, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Fakultas Pertanian yang juga Kepala PUI BLasTS UNJA, Dr. Forst Bambang Irawan, S.P., M.Sc. IPU., mengatakan bahwa ini merupakan seminar internasional pertama yang diikuti berbagai negara yang diadakan oleh PUI-BLasTS.

“Ini merupakan seminar internasional pertama yang diadakan oleh PUI-BLasTS yang diikuti beragam peserta dan pemakalah dari berbagai negara. Tentunya ini sangat luar biasa karena mendukung sesuai visi misi dan fokus PUI-BLasTS yaitu menyelenggarakan riset dan pengembangan terkait dengan cara mengelola perubahan penggunaan lahan secara sustainable, lestari, baik dari aspek produksi, ekonomi, sosial, dan ekologi,” tutur Dr. Bambang.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh keynote speaker sekaligus sesi tanya jawab dan dilanjutkan dengan voluntarily papers oleh peserta dengan tiga sub tema, yakni aspek ekologi penggunaan lahan berkelanjutan, aspek sosial dan budaya dari penggunaan lahan berkelanjutan, serta aspek ekonomi dari penggunaan lahan berkelanjutan.

Dimas Anugrah Adiyadmo / Yulia / HUMAS 

Foto: Rohanee


Submit Views: 53


Para Ahli Internasional Berkumpul di UNJA Bahas Inovasi Teknologi dan Energi Terbarukan di JICEST FST

Mendalo,- Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Jambi (UNJA) menggelar kegiatan Seminar Internasional 1st Jambi Worldwide Convention on Engineering, Science, and Know-how tahun 2023 dengan tema “Sensible Innovation in Superior Supplies, Tecnologies and Renewable Energies for Sustainably and Environmentally Development” pada Rabu (1-2/11/2023) secara hybrid di Ruang Senat Rektorat Lantai III Universitas Jambi.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Chemical Engineering, College of Warwick (Sustainable Power Tecnologies) Dr. Volkan Degirmenci, kemudian Prof. Sougata Gosh dari Division of Physics, Kasetsart College, Thailand Division of Microbiology BM College India, Prof. Muhammad Aziz dari College of Tokyo, institute of Industrial Science Power and Course of Integration Engineering, Elvi Restiawaty. ph.D dari Affiliate Professor at Fakulty of Industrial Know-how ITB (Biotechnology), Muhammad Mufti Aziz, Ph.D dari Division of Chemical Engineering UGM Biomass Conversion Know-how, Dr. Muhammad Roil Bilad dari Fakulty of Built-in Applied sciences College Brunei Darussalam, Prof. Sal Prima Yudha S dari Chemistry Division College of Bengkulu.

Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Drs. Jefri Marzal, M.Sc., D.I.T dan dihadiri Wakil Dekan Bidang Umum, Perencanaan, dan Keuangan Fakultas Sains dan Teknologi Dr. Madyawati Latief, S.P., M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi Ir. Bambang Hariyadi, M.Si., Ph.D., Nazarudin, S.Si, M.Si., Ph.D., dan undangan lainnya.

Dekan Fakultas Sans dan Teknologi Drs. Jefri Marzal, M.Sc., D.I.T mengatakan bahwa FST sudah melaksanakan konferensi private pertama Engineering Sains dan Teknologi di Jambi.

“Kita sudah melaksanakan konferensi private pertama Engineering Sains dan Teknologi di Jambi. Ini merupakan kegiatan akademis dimana para peneliti di berbagai belahan dunia melakukan presentasi memberikan kontribusi dan pemikiran mereka bagaimana cara untuk memperbaiki dan meningkatkan kelestarian lingkungan itu ide utama yang yang dibahas kemarin,”ujar Dekan FST.

Jefri Marzal juga mengatakan pembicaranya datang dari Inggris, India, kemudian ada dari Brunei dan beberapa profesor dari Universitas yang ada di Indonesia. Mereka mendiskusikan bagaimana membenahi atau meningkatkan kelestarian lingkungan berbasis teknologi di dunia ini.

“Harapannya adalah dengan kedatanganya eksper-eksper tersebut ke Fakultas Sains dan Teknologi, tentu kita harapkan pengetahuan atau pengalaman dosen Universitas dan beserta mahasiswanya juga akan meningkatkan,”ungkap Jefri Marzal.

Jefri Marzal menambahkan Nantinya akan ada topik-topik riset yang terkait dengan sustainable power yang akan ditekuni oleh mahasiswa UNJA, dan FST juga berharap sedang merancang kerjasama-kerjasama dengan para speaker tadi yang berasal dari luar negeri dan Universitas yang telah maju yang ada di Indonesia.

“Kita rancang kerja sama dosen kita, dan mahasiswa kita sehingga bisa mengembangkan risetnya dan potensi daerah yang ada di Jambi, karena kita resorsis tentang energi kita juga sangat banyak tapi bagaimana ini diteliti dan dikelola secara profesional tentu itu harus berbasiskan riset yang sudah disharing oleh kawan-kawan dari berbagai negara dan PTN terbuka di Indonesia,”tutup Jefri Marzal.

Silvia Yuliansari Asril / Welsa / HUMAS
Foto: Marta


Submit Views: 78

BAHAS DIGITALISASI DALAM TRANSFORMASI SOSIAL BUDAYA DAN EKONOMI, FAKULTAS DHARMA DUTA UHN SUGRIWA GELAR SEMINAR NASIONAL

GIANYAR, UHN SUGRIWA – Fakultas Dharma Duta Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar melaksanakan Seminar Nasional bertajuk ‘Digitalisasi dalam Transformasi Sosial Budaya dan Ekonomi’ di Inexperienced Kubu, Tegalalang, Jumat (13/10/2023).

Seminar di penghujung tahun ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Prof. Ananda Sabil Hussein, S.E., M.Com., dari Universitas Brawijaya, Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si dari UIN Syarif Hidayatullah, dan Prof. Dr. I Nyoman Yoga Segara, S.Ag., M.Hum dari UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Kegiatan dipandu Moderator, Ni Luh Putu Uttari Premananda, SE., M.Si. yang merupakan salah satu dosen Fakultas Dharma Duta.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor II UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar yang juga sekaligus narasumber, yakni Prof Nyoman Yoga Segara. Ia menyambut baik kegiatan yang diikuti ratusan mahasiswa ini. Ia berterima kasih kepada para narasumber yang berkenan berbagi ilmu sebagai ‘pencerahan’ sebagai upaya penyelesaian persoalan yang dirangkum dalam tema. “Persoalan-persoalan seperti ini memang memerlukan banyak perspektif. Ilmu itu akan fungsional kalau banyak perspektif, karena satu ilmu tidak akan bisa menyelesaikan semua persoalan dalam hidup,” ujarnya.

Kegiatan dihadiri pula oleh Dekan Fakultas Dharma Duta, Dr. Drs. I Nyoman Ananda, M.Ag; Ketua Panitia, Putu Riska Wulandari, S.Si., M.Si dan jajaran, Kepala Biro AAKK, Kepala Biro AUPK, Para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Jurusan, Kabag, dosen, maupun pegawai di lingkungan Fakultas Dharma Duta.

Adapun Prof. Ananda Sabil Hussein menerangkan materi tentang Optimalisasi Sistem Ekonomi Digital Indonesia. Kemudian Dr. Gun Gun Heryanto menjelaskan tentang Digitalisasi dalam Transformasi Sosial, Ekonomi, dan Budaya. Sedangkan Prof. Yoga Segara memaparkan tentang Digitalisasi dan Transformasi Budaya.

Peserta tampak bersemangat mendengarkan penyampaian materi oleh narasumber yang sangat relevan dengan situasi dan kondisi terkini dunia secara international. Hal ini terlihat para peserta mengantre untuk bertanya hingga sesi tanya jawab dan diskusi terpaksa berakhir karena batasan waktu yang tersedia.

Pada penghujung acara, diserahkan plakat dan sertifikat kepada narasumber oleh Dekan Fakultas Dharma Duta, doorprize berupa tas, serta buku spesial dari Prof Yoga Segara berjudul Hindu Naulu di Pulau Seram bagi sejumlah peserta yang bertanya. Kegiatan diakhiri ramah tamah. (nas/sas)

.
Pusdok-Humas-Uhnsugriwa
#uhnsugriwa

Bahas ‘Kampung Pemulung Legok’, Tim UNJA Lolos PKM-M Belmawa Nasional

MENDALO,- Tim Mahasiswa Universitas Jambi (UNJA) berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa-Pengabdian Masyarakat (PKM-M) Tingkat Nasional yang di selenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek), kegiatan PKM-M ini berlansung di Kampung Pemulung Rt 19, Kelurahan Legok, Jambi pada Juni-November 2023.

Berasal dari 3 prodi yang berbeda mereka bersatu dalam Tim PKM-M dengan jumlah 5 orang anggota, yaitu: Fernadi Abi Wijaya, dari prodi Akuntansi angkatan 2020; RD. Azi Kusuma Wijaya, dari Prodi Ekonomi Islam Angkatan 2022; dan Natata Julian, Intan Nuraini, Gadis Anggraini Safitri, dari Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Angkatan 2022.

Tim PKM-M UNJA tersebut mengangkat judul “Pondok Cipta Karya: Pemberdayaan Masyarakat melalui Metode Wholesome To Expert sebagai Upaya Perbaikan Sikap Sadar Lingkungan Kampung Pemulung Legok Jambi” dan bersaing bersama 39 tim yang ikut serta. Keberhasilan mereka diberikan apresiasi berupa dapat mengikuti Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).

Kesungguhan persiapan yang dilakukan oleh tim PKM-M UNJA berbuah manis, mulai dari studi literatur, observasi, konsultasi dengan dosen pendamping, pembekalan dari kampus, pembuatan proposal kegiatan yang diajukan ke Kemendikbud, turun ke lapangan pelaksanaan program, persiapan PKP2M, serta persiapan PIMNAS.

“Motivasi kami adalah ingin membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di lingkungan sekitar, serta mencari pengalaman hasil belajar langsung di lapangan agar dapat bermanfaat bagi orang lain. Harapannya dengandiadakannya program ini mampu menambah keterampilan masyarakat Kampung Pemulung, sehingga mampu menambah penghasilan masyarakat yang mayoritas pemulung,” ungkap mereka.

Dr. Nurida Isnaeni, S.E., M.Si. selaku dosen pembimbing tim PKM-M ini mengungkapkan rasa bangga dan harapannya.

“Saya selaku dosen pembimbing mereka sangat bangga dengan program kerja yang digagas. Semoga ide dan inovasi anak-anak bisa membuat wajah kampung Pemulung Legok Jambi lebih nyaman tempat tinggalnya dan bisa menjadi destinasi wisata sebagai bagian dari Water Entrance Metropolis. Saya Berharap juga tim PKM-M ini bisa melaju sampai ke tingkat PIMNAS,” ujar beliau.

Dimas Anugrah Adiyadmo / Kaka / HUMAS


Put up Views: 47


Magister Studi Islam UMJ Bahas Islam dan Perempuan

Program Studi Magister Studi Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta (MSI FAI UMJ) gelar webinar bertajuk Islam, Perempuan, dan Peradaban, Kamis (21/09/2023). Menghadirkan Dr. Nahlah Shabry El-Siedy, Dekan Fakultas Studi Islam Universitas Al-Azhar Mesir, webinar berlangsung sangat interaktif.

Baca juga : Program Magister FAI Selenggarakan Kuliah Pakar Bahas Eksistensi Hukum Islam di Indonesia

Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., mengapresiasi webinar yang mengangkat tema perempuan tersebut. “Islam itu agama pembebas perempuan. Semoga seminar ini dapat menghasilkan pandangan baru tentang Perempuan,” ungkapnya.

Ma’mun juga mengatakan bahwa tokoh perempuan Islam lainnya seperti Khodijah, Aisyah, dan Fatimah adalah sederet nama yang mewarnai perkembangan Islam pada masa itu. Menurutnya Islam adalah satu-satunya agama yang memiliki posisi tegas soal perempuan karena aturan yang dijelaskan Al-Qur’an soal pembagian zakat, waris, dan poligami menunjukkan tingginya derajat perempuan.

Para peserta yang merupakan mahasiswa Prodi MSI dan sivitas akademika UMJ sangat antusias berdiskusi dengan Dr. Nahlah Shabry El-Siedy yang membahas riwayat hidup Karimah Al-Marwaziyyah Ummul Kiram r.a.

Karimah Marwaziyyah dijuluki sebagai amirul mukminin fil hadis. Sifat jujur, amanah, dan ’adalah (kepatutan) melekat di pribadinya sejak dini. Ini mengundang kepercayaan para ulama untuk menimba ilmu pada perempuan berjuluk Ummul Kiram (ibu orang-orang mulia).

Karimah merupakan sosok perempuan perawi (sanad) otoritatif dari shahih Bukhari. Sanadnya ke Bukhari ia peroleh dari Abu Haitsam al-Kusymahani, Dhahir Ibnu Ahmad Assarkhasi, dan Abdullah Ibnu Yusuf bin Bamuwaih as-Ashbahani.

Sejarawan ad-Dzahabi menggambarkan Karimah sebagai sosok perempuan agung, ahli ilmu, dan mempunyai sanad hadis yang berkualitas. Karimah seorang figur yang produktif berkarya. Karya tulis yang dihasilkan sepanjang hidupnya mencapai 100 kitab.

Karimah merupakan sosok yang sangat mencintai ilmu. Riwayat menyebut ia memilih lajang hingga akhir hayat karena kesibukannya mendalami dan mencintai ilmu. Hal ini terbukti dengan ketinggian ilmu yang dimilikinya dan menempatkannya sebagai ahli hadis perempuan.

Perempuan muliah ini wafat di Mekkah 463 H pada usia 100 tahun. Dikisahkan pula Karimah tidak pernah membedakan jenis kelamin dan menerima siapa pun yang hendak belajar kepadanya. Beberapa ulama besar yang belajar di antaranya Hafizd Abu Bakar al-Khatib al-Baghdadi pengarang kitab sejarah ternama Tarikh Baghdad.

Abu Dzar, pakar hadis dari Harrah menyarankan muridnya agar hanya mengambil riwayat Bukhari dari Karimah. Dari kisah itu, dapat diambil kesimpulan bahwa seorang perempuan hendaknya meneladani karakter unggul yang ada dalam diri Karimah. Perempuan dapat menjadi suluh peradaban.

Editor : Budiman


16

LPPA PWA DKI Jakarta Bahas Peran Perempuan Dalam Politik

Sekretaris Jendral Partai Perindo Ahmad Rofiq, menyebut posisi perempuan strategis dalam pembangunan politik. Jumlah pemilih perempuan lebih banyak dibandingkan dengan pemilih laki-laki. Hal tersebut disampaikan saat memaparkan materi dalam Diskusi Publik Lembaga Penelitian dan Pengembangan ‘Aisyiyah (LPPA) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Aula Resort Alia Cikini secara hybrid, Rabu (27/9/23).

Baca juga : PWM DKI Jakarta: Warga Muhammadiyah Tidak Boleh Apatis

“Dalam survei Litbang Kompas, potensi suara perempuan sangat banyak dibanding laki-laki. Perempuan sangat strategis dalam politik, tentu dalam hal suara. Untuk itu, partisipasi perempuan ke depan dalam politik sangat penting. Hal itu terlihat dengan knowledge bahwa dengan tujuh puluh dua persen memilih, dan sisanya golput,” pungkas Rofiq

Selain itu, Rofiq menjelaskan posisi perempuan dalam politik tidak ultimate. Keterwakilan perempuan dalam politik dianggap sebagai pelengkap, komoditas politik, dan hanya sedikit perempuan yang berpolitik.

Berbeda dengan hari pertama, diskusi kali ini membahas tentang peran dan kepemimpinan dalam politik. Narasumber hari kedua ini diisi oleh Sekjend Perindo, Ahmad Rofiq, Ketua Divisi Kajian LPPA Dr. Endang Sulastri, M.Si., Ketua LPPA PP ‘Aisyiyah Prof. Dr. Syamsiyatun., dan Dimoderasi oleh Anggota LPPA PWA DKI Jakarta, Dr. Tria Patrianti, M.I.Kom.

Menurut Rofiq sebagai pemilih potensial, arah referensi politik perempuan akan mempengaruhi elektabilitas suara calon maupun partai politik. Oleh karenanya ia mendorong ‘Aisyiyah menjadi gerbang terdepan untuk meningkatkan keterwakilan perempuan. Nantinya, akan ada perubahan yang sejalan dengan misi ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah.

“Ini menjadi sebuah kesempatan untuk melakukan perubahan yang siginifikan dalam politik. Dalam politik, jangan hanya berbicara dalam konteks teoritik. Tetapi, kita harus ikut telibat aktif sehingga bisa mewujudkan perubahan itu,” ungkap Rofiq

Ketua Divisi Kajian LPPA PWA DKI Jakarta Dr. Endang Sulastri, menyampaikan bahwa dalam sistem demokrasi, kedaulatan politik berada di tangan rakyat. Untuk merealisasikan kedaulatan rakyat diperlukan perwakilan politik yang dibentuk melalui pemilihan umum (Pemilu). Untuk itu, penting untuk membahas strategi dan optimalisasi kader ‘Aisyiyah dalam pemilu serentak mendatang.

Lebih lanjut, Ia menyoroti bagaimana diskusi sebelumnya, kebijakan Pimpinan Wilayah Muhamammadiyah (PWM) DKI Jakarta mengenai diaspora kader dalam politik. Endang berharap pembahasan ini bisa menjadi komitmen bahwa kader “Aisyiyah siap untuk terlibat aktif dalam politik.

Selain itu, Endang yang juga dikenal sebagai dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), menjelaskan bagaimana mengoptimalisasi peran kader ‘Aisyiyah dalam pemilu. Optimalisasi peran itu dimulai dari sebagai pemilih, terlibat dalam penyelenggaraan pemilu, pemantau, saksi, ataupun relawan.

“Mari kita siapkan ‘Aisyiyah ini, jangan sampai tertinggal. Kita mulai identifikasi siapa yang mengisi peran-peran itu,” ungkap Endang.

Setelah membahas tentang keterlibatan perempuan, Ketua LPPA PP ‘Aisyiyah Prof. Dr. Syamsiyatun membahas secara khusus tantangan kepemimpinan perempuan dalam politik. Syamsiyatun menjelaskan bagaimana mewujudkan kepemimpinan profetik perempuan.

“Manhaj (metode) Muhammadiyah meniscayakan aktivasi dari berbagai nalar dalam memahami dan mengimplementasikan ajaran Islam yang diajarkan Nabi dalam konteks kepemimpinan,” tutur Syamsiatun.

Selain itu, Syamsidar juga menyampaikan bahwa ‘Aisyiyah perlu terlibat dalam politik, baik itu formal ataupun non formal dengan landasan kepemimpinan profetik. Dalam hal kepemimpinan organisasi, ‘Aisyiyah perlu mensinergikan berbagai kepemimpinan perempuan di berbagai ranah untuk mencapai tujuan bersama.

Terakhir, ia mengajak untuk menilik kembali sejauh mana ‘Aisyiyah berperan dalam menginternalisasi nilai-nilai profetik yang dirumuskan, cakupan dalam mengaktifkan kepemimpinan, serta ketangguhan dalam menghadapi tantangan.

Dalam sesi lain, Hesti kader Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Jakarta Timur, mendukung kegiatan program yang diselenggarakan oleh LPPA PWA DKI Jakarta. Diskusi publik ini bisa menjadi acuan oleh PDA dalam menyambut pesta demokrasi 2024.

“Ini bisa menjadi acuan bagi kami PDA Jakarta Timur dan pengurus ‘Aisyiyah di wilayah lainnya. Harapannya, ini bisa ditularkan ke daerah masing-masing di wilayah DKI Jakarta. Apalagi menjadi ajang menyambut pesta demokrasi yang akan datang, ” pungkas Hesti ditemui disela-sela kegiatan diskusi publik.

Diskusi kali ini menghasilkan Rencana Tindak Lanjut yang akan dikerjakan oleh PWA yakni membuat materi tentang sosialiasi pemilu disebarkan ke seluruh ranting, pemetaan pemilih, identifikasi kader-kader ‘Aisyiyah untuk menjadi penyelenggara pemilu ditingkat bawah, penguatan kapasitas untuk penyelenggara pemilu, melakukan pendaftaran sebagai pemantau pemilu, dan mendirikan sekolah kader perempuan.

Editor : Dian Fauzalia


14

Wujudkan Perempuan Berkemajuan, LPPA PWA DKI Jakarta Bahas Pemilu Berkeadaban –

Lembaga Penelitian dan Pengembangan ”Aisyiyah (LPPA) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta selenggarakan Diskusi Publik dengan tajuk Pemilu Berkeadaban Menuju Demokrasi Yang Lebih Baik di Aula Lodge Alia Cikini secara hybrid, Senin dan Rabu (25-27/9/23).

Penyelenggaraan Diskusi Publik ini sebagai bentuk komitmen ‘Aisyiyah yang tertuang dalam risalah perempuan berkemajuan. Risalah tersebut merupakan hasil dari Muktamar ke-48, yang mengharuskan ‘Aisyiyah untuk ikut berperan aktif membantu menyelesaikan masalah kebangsaan dalam hal ini tentang masalah kepemiluan dalam menyongsong pemilu 2024. Hal itu disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah DKI Jakarta Drs. Hj. Elo Albugis, M.Ag., saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara.

Baca juga : Camat Senen Dukung PWA DKI Jakarta Turunkan Angka Stunting

Hal senada disampaikan Wakil Rektor II sekaligus Ketua Pelaksana Acara, Dr. Ir. Mutmainah, MM., sebagai organisasi perempuan terbesar ‘Aisyiyah memiliki komitmen untuk berperan aktif dan mendorong keterlibatan perempuan dalam semua aspek kehidupan terutama politik.

“Keterlibatan perempuan dalam proses politik sangat penting. ‘Aisyiyah berkomitmen untuk terus mendorong keterlibatan perempuan, sesuai dengan tagline ‘Aisyiyah perempuan berkemajuan yakni ikut terlibat dalam aspek ekonomi, politik, sosial, dan budaya,” ungkap Mutmainah.

Universitas Muhamamdiyah Jakarta (UMJ) memiliki keterlibatan dalam acara diskusi publik dengan pimpinan, dosen, dan alumni menjadi pelaksana dan pembicara pada kegiatan tersebut. Antara lain, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta, Prof. Dr. Agus Suradika, M.P.d., Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod, S.Sos., M.Si., Wakil Rektor II, Dr. Ir. Mutmainah, MM., Wakil Ketua Divisi Kajian LPPA PWA DKI Jakarta, Dr. Endang Sulastri, M.si., Anggota KPU DKI Jakarta, Dody Wijaya S.sos., dan Ketua Prodi MIPOL FISIP UMJ Dr. Lusi Andriyani, M.Si.

Pandangan tentang peran Muhammadiyah terhadap politik mengemuka diawal diskusi publik. Menurut, Wakil PWM DKI Jakarta yang juga dikenal sebagai Guru Besar UMJ, Prof. Agus Suradika, keterlibatan Muhammadiyah dalam politik adalah sebuah keniscayaan. Muhammadiyah perlu ikut ambil bagian dan tidak boleh apatis terhadap politik.

Lebih lanjut, Agus menyoroti tentang bagaimana kader Muhammadiyah perlu berdiaspora dalam politik. Hal ini sebagai bentuk dukungan untuk mewujudkan cita-cita Muhammadiyah dalam membangun masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
“Biarkan kader menyebar ke berbagai partai politik, dengan harapan membawa nilai-nilai perjuangan amar ma’ruf nahi munkar sesuai ajaran Muhammadiyah,” pungkas Agus.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod, S.Sos., M.Si., dalam paparannya mengatakan bahwa menjelang pemilihan umum banyak isu-isu politik strategis yang muncul menjelang pemilu. Ia memetakan mulai dari idependensi penyelenggara pemilu, netralitas lembaga survei, ongkos politik yang mahal, polarisasi politik, politik puritan, hoax, hingga politik identitas.

Dengan jejaring yang luas tentu Muhammadiyah dapat berperan aktif dalam politik. Ma’mun juga menyampaikan bahwa sikap Muhammadiyah dalam menghadapi kontestasi politik adalah independen aktif. “Organisasinya independen, tetapi warga muhammadiyah aktif. Jadi, Bapak atau Ibu semua harus aktif, jangan diam. Memang untuk saat ini politik kita terlihat maskulin walaupun ada keterlibatan tiga puluh persen untuk perempuan, namun wajahnya tetap maskulin. Harapannya dengan keterlibatan Ibu (‘Aisyiyah) di politik, nantinya bisa memperhalus politik kita,” jelas Mamun.

Tak kalah menarik, pembahasan diskusi publik juga menilik dari sisi keterlibatan perempuan. Hal itu disampaikan Ketua Divisi riset LPP PWA DKI Jakarta, Prof. Dr. Suswandari, M.Pd yang membahas tentang pentingnya Keterwakilan perempuan dalam lembaga politik. Ia menjelaskan bagaimana tantangan perempuan dalam kesetaraan politik, mulai dari hambatan struktural, institusiomal, dan kultural.

Tidak hanya itu, untuk menakar kesiapan pemilu, diskusi juga melibatkan dari sisi penyelenggara yakni alumni dari Ilmu Politik FISIP UMJ dan juga Anggota KPU DKI Jakarta 2023-2028, Doddy Wijaya, S.sos membahas tentang teknis penyelenggaraan pemilu dari tahapan, kampanye, dasar hukum, hingga masalah dan tantangan pemilu. Turut juga mengundang lembaga pemerhati pemilu, yang dihadiri langsung oleh Direktur Perludem, Khaerunissa Agustiani, ia mengupas bagaimana strategi kampanye caleg perempuan dalam menarik simpati Pemilih.

Kegiatan diskusi dihadiri Organisasi Otonom (Ortom) Wilayah DKI Jakarta. Diskusi Publik akan dilanjutkan pada Rabu mendatang.

Editor : Dian Fauzalia


7

Rektor Bersama LP3M Adakan Rapat Bahas Peningkatan Akreditasi UNJA

Mendalo- Universitas Jambi lakukan rapat terkait Permendikbudristek No 53 tahun 2023 dalam menyusun langkah strategis Universitas untuk meningkatkan kinerja, transformasi standar nasional, dan akreditasi Universitas Jambi, kegiatan berlangsung di Ruang Senat Gedung Rektorat lantai III Universitas Jambi Mendalo pada (13/9/23).

Rapat ini dihadiri langsung oleh Rektor UNJA Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc., Ph.D., 4 wakil Rektor dilingkungan UNJA, Ketua LP3M UNJA, Dr. Ir. Hj. Sunarti, S.P., M.P., IPU, serta undanga lainnya.

Rapat ini dibuka oleh Prof. Dr. Drs. Kamid, M.Si. selaku Wakil Rektor Bidang Akademik sebagai pengantar acara, dan dilanjutkan penjelasan maksud dan tujuan rapat oleh Rektor UNJA Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc., Ph.D. mengenai langkah Universitas Jambi untuk meningkatkan kinerja, transformasi standar nasional, dan akreditasi Universitas Jambi.

Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc., Ph.D. Rektor Universitas Jambi menyampaikan kepada jajaran tinggi agar lebih meningkatkan kinerja kerja, bekerja sama mendapatkan aset dan lebih cepat melakukan proses pergerakan untuk meningkatkan akreditasi.

“Tujuan kita ini adalah bergabung meningkatkan potensi, pendidikan vokasi, sehingga kita mendapatkan aset yang diperlukan Universitas Jambi. Tahun 2024 itu kita wajib untuk penguatan Laboratorium, jadi kepada jajaran tinggi jika ada yang kurang, sampaikan kepada kami dalam mengawal implementasi akreditasi Internasional.” ujar Rektor.

Ketua LP3M, Dr. Ir. Hj. Sunarti, S.P., M.P., IPU juga menyampaikan respon LP3M terhadap permendikbudristek no. 53/2023 tersebut.

“Berkaitan dengan hal itu, kami melakukan peninjauan Sistem Penjaminan Mutu Inside (SPMI) Universitas Jambi, membangun sinergisitas antara Pusat Penjaminan Mutu Universitas (PPM), Unit Jaminan Mutu Pakultas (UJMF)dan Gugus Jaminan Mutu (GJM Jurusan) melalui perumusan tugas pokok PPM, UJMF dan GJM, memperkuat peran SPMI dalam akreditasi nasional dan akreditasi internasional, pemetaan Akreditasi program studi di lingkungan Universitas Jambi, serta penyusunan pedoman bentuk tugas akhir mahasiswa.” tutupnya.

Silvia Yuliansari Asril / Annisa / HUMAS

Foto: Rusnanaee


Publish Views: 27


Halaqah Tarjih LPP-AIK UMJ Bahas Kepemimpinan dalam Islam

Terciptanya masyarakat yang baik tidak terlepas dari jasa pemimpin. Apabila pemimpin dengan kekuasaannya membiarkan masyarakat hilang arah akidah, maka sesat sudah suatu negara. Kutipan tersebut disampaikan narasumber Halaqah Tarjih, Dr. Saiful Bahri, Lc. M.A., di Masjid At-Taqwa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Jumat, (25/08/2023).

Baca juga : LPP-AIK UMJ Ingatkan Sifat Sombong Melalui Surah Muhammad Ayat 20

Isu pemimpin dan kekuasaan tidak terlepas dari bagaimana agama Islam memandang kedua hal tersebut. Topik inilah yang diangkat Lembaga Pengkajian dan Penerapan Al-Islam Kemuhammadiyahan (LPP-AIK) UMJ dalam kajian yang mengusung tema Kepemimpinan Indonesia Masa Depan Tinjauan Tarjih Muhammadiyah dan Ilmu Politik.

Ketua MTT PWM DKI Jakarta sekaligus dosen Pasca Sarjana UMJ, Dr. Saiful Bahri, Lc. M.A., mengupas tuntas bagaimana kepemimpinan yang telah tertuang dalam Al-Quran. Salah satunya perihal Ummatan Wasathan atau umat yang dikenal dengan tenang, adil, dan unggul.

Menciptakan Ummatan Wasathan akan membentuk management yang baik di lingkungan masyarakat. Saiful bercerita bagaimana dulu Rasul diturunkan di kota yang jauh dari akidah dan penduduknya buta aksara. Namun Rasul mengubah semua itu dengan membangun peradaban yang maju.

“Kehadiran seorang pemimpin harus dinamis. Salah satu syaratnya dengan menghadirkan Rasulullah SAW sebagai motivasi dan spirit di tengah masyarakat. Dan inilah bentuk management yang kuat, yaitu selalu menghadirkan Rasul di kehidupan masyarakat,” ujar Saiful.

Pada kesempatan yang sama, narasumber kedua yaitu dosen FISIP UMJ, Dr. Sri Yunanto, Ph.D., menjelaskan tentang kepemimpinan di Indonesia pada masa yang akan datang. Pemimpin adalah orang yang dapat mempengaruhi anak buah atau rakyat untuk suatu tujuan. Keberhasilan suatu pemimpin adalah ketika ia bisa membawa rakyat pada tujuan tersebut.

“Kepemimpinan lahir dari suatu situasi tertentu. Kalau ada yang tidak kita suka, tapi di situasi tersebut kita harus tetap memilih salah satu, maka kita harus terima. Oleh karena itu, siapa pun pemimpinnya, bagaimana karakternya, dan kompetesinnya, kalau sudah resmi menjadi pemimpin bangsa maka harus tunduk pada tujuan negara,” tutur Yunanto.

Tidak ada pemimpin yang sempurna. Namun tidak ada juga pemimpin yang gagal complete. Untuk menyikapi pemilihan umum di tahun 2024, Yunanto memberi saran agar masyarakat mengenali kapasitas, kapabilitas, kemantapan, kesanggupan, dan terakhir kepribadian dari pemimpin yang dipilih.

Selain itu, Yunanto juga membicarakan strategi politik dari organisasi Muhammadiyah yang terus mendukung semua kader Muhammadiyah dalam pemilu 2024. “Selama visi misinya sejalan dengan Muhammadiyah. Muhammadiyah sudah terbukti mendidik kader untuk melanjutkan amal usaha Muhammadiyah di seluruh daerah,” ujar Yunanto.

Acara Halaqah Tarjih dibuka dengan sambutan dari Ketua LPP-AIK UMJ, Drs. Fakhurazi, MA., dengan dihadiri oleh sejumlah jamaah dari sivitas akademika UMJ.

Editor : Tria Patrianti


29

Lecturer Sequence MIPOL UMJ Bahas Partisipasi Milenial dalam Pemilu 2024 –

Berdasarkan knowledge dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, generasi milenial menjadi kategori yang mendominasi dalam Daftar Pemilih Tetap untuk Pemilu 2024 mendatang. Sekitar 66,8 juta dari lebih 204 juta pemilih adalah milenial. Oleh karenanya partisipasi generasi milenial sangat mempengaruhi hasil Pemilu.

Baca juga : Kelompok Milenial Menentukan Pemilu 2024

Hal inilah yang mendorong Program Magister Ilmu Politik Faultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (FISIP UMJ) mengangkat tema Aspirasi dan Partisipasi Milenial dalam Pemilu 2024 pada Lecturer Sequence yang digelar secara daring dan ditayangkan melalui kanal Youtube MIPOL FISIP UMJ, Selasa (22/08/2023).

Menghadirkan tiga dosen Ilmu Politik dari berbagai perguruan tinggi yaitu Dr. Iding Rosyidin, M.Si. (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Dr. Asep Setiawan, MA. (MIPOL FISIP UMJ), dan Dr. Indaru Setyo Nurprojo, MA. (Pascasarjana Universitas Jenderal Soedirman).

Ketiganya memberikan pemaparan menarik dan memperlihatkan karakteristik milenial yang mestinya dapat dilirik oleh partai politik maupun calon presiden. Dr. Iding Rosyidin, M.Si., mengatakan bahwa generasi milenial memiliki tempat yang penting, akan tetapi cenderung tidak acuh pada isu politik.

Oleh karenanya, Iding yang juga Ketua APSIPOL (Asosiasi Program Studi Ilmu Politik Indonesia) berharap Lecturer Sequence kali ini perlu mencari strategi agar aspirasi dan partisipasi milenial ini dapat dibawa ke ranah politik.

Iding merumuskan empat langkah yang dapat dilakukan yaitu mendengar suara milenial, merangkul milenial dengan cara yang serupa dengan gayanya, dan masuk ke dunia digital karena milenial akrab dengan teknologi informasi. Sementara itu, dosen MIPOL FISIP UMJ Dr. Asep Setiawan menyampaikan bahwa terdapat faktor yang menentukan partisipasi milenial.

Menurut Asep, dalam faktor politik terdapat lima hal yang menentukan yaitu kredibilitas dan relevansi calon, pilihan ideologis dan nilai-nilai politik, transparansi dan akuntabilitas politik, media dan kampanye politik, serta konteks politik nasional dan international.

“Kaum milenial yang jumahnya mencapai 66,8 juta dari sekitar 204 juta pemilih akan cenderung memberikan dukungan kepada calon yang memiliki rekam jejak yang baik dalam memenuhi janji-janji kampanye,” katanya.” ujar Asep.

Tak kalah menarik, pandangan Dr. Indaru Setyo Nurprojo, MA., tentang generasi milenial sangat positif. Menurutnya, milenial memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa Indonesia. Hal ini dilihat dari hasil survei IDN Analysis Institute tentang Indonesia Millenial Report 2022.

Survei menunjukkan pandangan milenial terhadap calon pemimpin meliputi visi dan misi politik, integritas, pengalaman politik, dan latar belakang figur pemimpin.

“Meskipun abai ada sisi lain misalnya parpol dan Pemilu. Persoalan mereka mau milih atau tidak itu lain hal, tapi kepedulian tentang pemimpin masa depan sudah diwujudkan di sosial media, lewat video, tulisan, bahkan musik,” ungkapnya.

Indaru menyampaikan bahwa milenial menaruh harapan besar pada politik Indonesia. “Mereka mengharapkan terdapat nilai-nilai penting yang tumbuh kuat dalam politik Indonesia seperti  keberagaman, rasa kesatuan, keamanan negara, nilai demokrasi, kondisi ekonomi membaik, tindakan penghapusan korupsi, dan lainnya,” ungkap Indaru.

Ketua Prodi MIPOL FISIP UMJ Dr. Lusi Andriyani, M.Si., turut hadir dan membuka diskusi. Lusi mengatakan bahwa kajian rutin ini digalakkan untuk membangun iklim akademik dengan menghadirkan dosen-dosen Ilmu Politik dari berbagai perguruan tinggi. Lecturer Sequence diikuti oleh mahasiswa dan dosen dari berbagai perguruan tinggi.

Editor : Tria Patrianti


37